Bantencorner.com Jakarta — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Sales and Operation Region II (SOR II) terus memperkokoh sinergi antar-pelaku industri gas bumi di wilayah Jawa Bagian Barat. Langkah ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Gas Coordination Meeting (GCM) 2026 yang berlangsung di Cibubur pada 18–19 Juni 2026.
Sebagai tuan rumah, PGN SOR II mempertemukan berbagai pihak penting dalam rantai pasok gas bumi, mulai dari regulator, produsen, transporter, konsumen langsung, hingga perusahaan perdagangan gas (trader). Forum strategis ini dihadiri oleh perwakilan dari 135 perusahaan dan institusi sektor energi.
Dalam pertemuan tersebut, para peserta fokus membahas proyeksi pasokan dan kebutuhan gas ke depan, kesiapan infrastruktur penyaluran, serta langkah-langkah penguatan koordinasi operasional demi menjamin keandalan sistem distribusi gas di lapangan.
General Manager Sales and Operation Region II PGN, Iwan Yuli Widyastanto, menjelaskan bahwa forum tahunan ini menjadi instrumen penting untuk menyelaraskan perencanaan dari hulu hingga ke hilir.
“Gas Coordination Meeting menjadi wadah strategis untuk menyatukan rencana pasokan, kesiapan infrastruktur, dan kebutuhan riil konsumen. Lewat komunikasi yang terus berjalan, kita bersama-sama bisa menjaga keandalan energi sekaligus mendukung geliat industri nasional,” ujar Iwan, Jumat (26/6/2026).
Iwan menambahkan, kebutuhan akan gas bumi diproyeksikan akan terus tumbuh seiring pesatnya perkembangan sektor industri dan perekonomian, khususnya di wilayah Jawa Bagian Barat. Oleh sebab itu, kerja sama yang solid antar-pemangku kepentingan menjadi kunci utama untuk menjaga stabilitas energi secara berkelanjutan.
Melalui kesuksesan GCM 2026, PGN SOR II berkomitmen untuk terus mendorong pengelolaan gas bumi yang lebih terintegrasi demi memberikan manfaat optimal bagi seluruh pelanggan dan masyarakat luas.







