Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    PADIKSI Unisbank Gelar Bakti Sosial di Desa Pranten, Salurkan Sembako dan Edukasi Kesehatan

    10 Agustus 2026

    Didampingi DPL, KKM 19 Uniba Perkuat Ketahanan Pangan Desa Beberan melalui Program Penghijauan

    10 Agustus 2026

    Terangi Jalan Gelap, KKM 19 UNIBA Pasang Lampu Penerangan Tenaga Surya di Desa Beberan

    10 Agustus 2026

    Mahasiswa KKM 25 Uniba Dorong Pencegahan Stunting melalui Inovasi MPASI Puding Ubi Ungu di Desa Singamerta

    10 Agustus 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»KKM 78 UNIBA Kunjungi Petani Kampung Sanding, Catat Kendala Utama Budidaya Padi dan Timun

    KKM 78 UNIBA Kunjungi Petani Kampung Sanding, Catat Kendala Utama Budidaya Padi dan Timun

    Rizki Mubarok19 Juli 20263 Mins Read KAMPUS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Kelompok 78 Sumurbandung melaksanakan kegiatan observasi sekaligus kunjungan kepada kelompok petani padi dan petani timun di RW 06 RT 22 Kampung Sanding, Desa Sumurbandung, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, pada Sabtu,18 Juli 2026.

    Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk mengenal lebih dekat kondisi pertanian, potensi desa, serta berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya para petani sebagai salah satu mata pencaharian utama di Desa Sumurbandung.

     

    Kegiatan observasi disambut dengan hangat oleh sekelompok petani padi dan Pak Juen sebagai petani timun. Dalam suasana penuh keakraban, mahasiswa KKM berdialog langsung dengan para petani untuk menggali informasi mengenai proses budidaya, tantangan yang dihadapi, hingga harapan mereka terhadap perkembangan sektor pertanian di desa.

     

    Kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh data lapangan sebagai dasar dalam penyusunan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga ingin mempererat hubungan silaturahmi dengan warga sehingga keberadaan KKM dapat memberikan manfaat yang nyata selama masa pengabdian di Desa Sumurbandung.

     

    Dari hasil diskusi bersama kelompok petani padi, diketahui bahwa salah satu kendala utama yang sering dihadapi adalah serangan hama keong yang dapat merusak tanaman padi sejak masa awal pertumbuhan. Selain itu, keberadaan tikus juga menjadi ancaman yang sulit dikendalikan. Para petani menjelaskan bahwa pengendalian hama tikus membutuhkan kerja sama yang lebih luas karena penyebarannya cukup cepat dan sulit ditangani secara individu.

     

    “Kalau pupuk bersubsidi harus diambil melalui kelompok tani dan petani yang punya kartu tani. Jadi, kadang kami kesulitan ketika pupuk dibutuhkan secepatnya,” ujar salah seorang petani padi.

     

    Para petani mengeluhkan keterbatasan dalam memperoleh pupuk. Mereka menjelaskan bahwa pupuk bersubsidi hanya dapat diambil melalui kelompok tani dan petani yang memiliki kartu tani. Kondisi tersebut terkadang menjadi kendala ketika kebutuhan pupuk harus segera dipenuhi untuk menjaga pertumbuhan tanaman.

     

    Para petani menyampaikan bahwa tanaman padi mereka kerap mengalami batang yang layu sehingga memerlukan perawatan lebih intensif. Mereka juga menjelaskan bahwa pemupukan dilakukan hingga empat kali dalam sehari sesuai kebutuhan tanaman, sementara masa panen padi umumnya dapat dilakukan setelah sekitar 35 hari sesuai dengan kondisi lahan dan pertumbuhan tanaman.

     

    Sementara itu, Pak Juen selaku petani timun turut membagikan pengalaman dalam membudidayakan tanaman timun. Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi adalah serangan hama ulat yang menyerang daun maupun buah timun. Namun demikian, ia menjelaskan bahwa hama tersebut biasanya akan mati dengan sendirinya sehingga tidak selalu menimbulkan kerusakan yang berkepanjangan apabila tanaman tetap dirawat dengan baik.

     

    Melalui kegiatan observasi ini, mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 78 Sumurbandung memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi pertanian di Kampung Sanding. Informasi yang diperoleh akan menjadi bahan pertimbangan dalam merancang kegiatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pertanian dan pemberdayaan desa.

    Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memahami bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam menunjang perekonomian masyarakat Desa Sumurbandung. Di balik hasil panen yang diperoleh, para petani harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari serangan hama, keterbatasan pupuk, hingga perawatan tanaman yang membutuhkan ketelatenan dan kerja keras.

     

    Dengan adanya kunjungan tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 78 Sumurbandung dan masyarakat Kampung Sanding. Mahasiswa berharap berbagai informasi yang diperoleh selama observasi dapat menjadi dasar untuk menghadirkan program-program yang bermanfaat serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan sektor pertanian di Desa Sumurbandung.

    Kegiatan ini sekaligus mencerminkan semangat pengabdian mahasiswa dalam belajar langsung dari masyarakat dan bersama-sama mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi demi mewujudkan pembangunan desa yang lebih baik.***

    Budidaya KKM Uniba Petani
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Kasus Gas Portable: Hakim Reduksi Pelanggaran Jadi Kesalahan Biasa ​

    NEWS 3 Agustus 2026

    9 Fraksi DPRD Kota Serang Sepakat Bahas Raperda Pariwisata, Operasional THM Bakal Diperketat

    Ketua DPRD Kota Serang: Siswa Tak Lolos SPMB Tetap Bisa Sekolah Lewat Program Gratis di Sekolah Swasta

    Didampingi DPL, KKM 19 Uniba Perkuat Ketahanan Pangan Desa Beberan melalui Program Penghijauan

    Satu Dekade Bank Banten Dinilai Semakin Kuat, Ketua DPRD Banten Ajak Pemda Perkuat Kolaborasi

    Recent Post

    Bangun Kedekatan dengan Warga, KKM 78 UNIBA Gelar Kegiatan Jum’at Berkah

    9 Agustus 2026

    Kongres Pendirian PERWAKIN: Satukan Kearifan Lokal & Standar Global Wisata Sehat

    9 Agustus 2026

    KKM 78 UNIBA Dukung Layanan Hukum melalui Pembuatan Banner Posbankum di Desa Sumurbandung

    9 Agustus 2026

    Bangun Kesadaran Sejak Dini, KKM UNIBA Kelompok 78 Kenalkan Pencegahan Banjir kepada Siswa SDN 1 Sumurbandung

    9 Agustus 2026

    Wakil Rakyat Kotor Tangan, Anton Suratto Perbaiki Fasilitas dan Hijaukan Lingkungan

    9 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.