BANTENCORNER.COM – Pulo Panjang yang kaya akan hasil laut menjadi saksi bisu lahirnya sebuah inovasi kuliner baru dari tangan-tangan kreatif mahasiswa. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 63 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) pada Rabu, 12 Agustus 2026 potensi pesisir yang melimpah ini tidak lagi sekadar dijual sebagai bahan mentah, melainkan ditransformasikan menjadi produk pangan bernilai tambah tinggi.
Melihat ketersediaan rumput laut yang melimpah di pulau tersebut, tim KKM 63 UNIBA tergerak untuk mengoptimalkan pemanfaatannya demi mendongkrak perekonomian warga lokal. Langkah nyata ini diwujudkan dengan mengolah rumput laut segar menjadi penganan olahan bernutrisi, lezat, dan bernilai jual tinggi, yaitu dodol rumput laut yang diberi nama merek DOLA-DOLA.
Produk olahan DOLA-DOLA dirancang tidak hanya sekadar memanjakan lidah, tetapi juga mengusung keunggulan sebagai makanan yang berkhasiat tinggi, sehat, dan lezat. Kandungan serat serta nutrisi alami dari rumput laut menjadikan dodol ini sebagai alternatif camilan bernutrisi bagi masyarakat luas sekaligus buah tangan khas dari Pulo Panjang.
Dalam proses pembuatannya, mahasiswa KKM 63 UNIBA tidak bekerja sendiri. Mereka merangkul dan melibatkan secara aktif warga serta ibu-ibu setempat di Desa Pulo Panjang, Kabupaten Serang, Banten. Pendampingan ini mencakup pelatihan teknik pengolahan yang higienis, pengemasan menarik, hingga strategi pemasaran produk.
Antusiasme dan kehangatan terlihat jelas saat warga bersama mahasiswa membentangkan spanduk DOLA-DOLA Dodol Rumput Laut. Senyum penuh optimisme terpancar dari raut wajah para warga, menandakan harapan baru bagi berkembangnya produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal yang mandiri dan berdaya saing.
Inovasi kuliner ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai program kerja mahasiswa semata, tetapi dapat terus berlanjut secara konsisten oleh masyarakat Pulo Panjang. Kehadiran DOLA-DOLA menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara akademisi dan masyarakat mampu mengubah potensi alam menjadi wujud pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. ***





