BANTENCORNER.COM — Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 63 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) melaksanakan program pendampingan dan pembuatan akun media sosial Instagram serta TikTok bagi desa binaan sebagai sarana peningkatan pelayanan informasi dan promosi potensi desa, pada 24 Agustus 2026. Langkah ini menjadi upaya nyata mahasiswa dalam mendorong transformasi digital di tingkat desa.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari realisasi program kerja KKM yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan tata kelola pemerintahan desa berbasis teknologi. Melalui program ini, mahasiswa membantu pemerintah desa membangun kehadiran digital yang selama ini belum dimiliki secara optimal.
Pembuatan akun Instagram dan TikTok desa bertujuan untuk memperluas jangkauan penyampaian informasi kegiatan desa, pelayanan publik, serta berbagai program dan kebijakan pemerintah desa. Dengan adanya platform digital ini, masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi kapan saja dan di mana saja.
Selain pembuatan akun, mahasiswa juga memberikan pendampingan langsung kepada perangkat desa terkait pengelolaan media sosial. Mulai dari cara menyusun konten, mengunggah informasi, hingga strategi mempertahankan keberadaan akun secara berkelanjutan agar tetap aktif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Media sosial tersebut juga difungsikan sebagai sarana promosi potensi desa, mencakup produk UMKM, kerajinan lokal, hasil pertanian, hingga destinasi wisata desa. Hal ini diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi warga desa.
Perangkat desa menyambut baik program ini dan berkomitmen untuk terus mengelola akun tersebut setelah masa KKM berakhir. Kolaborasi antara mahasiswa dan desa menjadi bukti bahwa sinergi antara akademisi dan masyarakat dapat mempercepat kemajuan desa melalui pemanfaatan teknologi.
Dengan selesainya program ini, desa kini memiliki saluran informasi dan promosi yang lebih modern dan terjangkau. Diharapkan ke depan, kehadiran media sosial desa dapat meningkatkan transparansi pelayanan serta memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat luas. ***





