Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Konten Video di Media Sosial Jadi Dasar Laporan ke Polisi

    4 Juni 2026

    Jemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Debarkasi Grand El Hajj dengan Selamat

    3 Juni 2026

    Pemprov Banten Diganjar Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman RI

    3 Juni 2026

    Gubernur Banten Tandatangani Komitmen Bersama SPMB Ramah 2026, Tekankan Transparansi dan Berkeadilan

    3 Juni 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Perjuangan Anak Pedagang Pentol Keliling Jadi Prajurit TNI

    Perjuangan Anak Pedagang Pentol Keliling Jadi Prajurit TNI

    Maslam Danur11 Desember 20252 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Wisnu Surya Saputra anak ketiga dari dua bersaudara asal Desa Warunggunung, Kecamatan Warunggunung, Lebak, Banten, Rabu (10/12/2025)
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Bantencorner.com Banten – Seorang anak penjual pentol kuah sukses menjadi anggota prajurit TNI Angkatan Darat (AD). Dia adalah Wisnu Surya Saputra yang kini sedang mengikuti pendidikan di Pangalengan Kodam III Siliwangi.

    Sang ayah setiap sore hari berjualan pentol kuah di pinggir jalan persis di depan Alfamart Desa Warunggunung, Kecamatan Warunggunung, Lebak. Sementara itu, sang Ibu setiap pagi berjualan jamu keliling mengumpulkan uang untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

    Wisnu Surya Saputra anak ketiga dari dua bersaudara asal Desa Warunggunung, Kecamatan Warunggunung, Lebak, Banten. Keseharian dia, setiap pulang sekolah selalu membantu ayah nya berjualan pentol kuah di pinggir jalan.

    Menurut Nardi (orang tua) dari Wisnu Surya Saputra menjadi anggota prajurit TNI AD tidak lah mudah. Sebab, kata Nardi, berdasarkan cerita-cerita yang beredar di tengah masyarakat kalau menjadi prajurit harus menyediakan uang dalam jumlah tertentu.

    Tapi kata Nardi, dengan tekad dan niat yang kuat dari anaknya, Wisnu Surya Saputra bisa lulus tanpa biaya. Nardi mengaku terharu dan merasa bangga anaknya bisa lulus menjadi anggota prajurit TNI dengan murni.

    “Anak saya modal nekat dan niat, saya bilang sama Wisnu kita tidak punya uang untuk biaya, paling hanya bisa mendoakan dan membantu uang untuk transport semampunya. Alhamdulilah anak saya mengerti kondisi ekonomi keluarga,” ucap Nardi dengan penuh haru.

    Nardi, ayah dari Wisnu Surya Saputra yang berprofesi sebagai pedagang pentol kuah bercerita memang anaknya sejak kecil sudah menjadi atlit pencak silat. Bahkan, kata Nardi, Wisnu pernah menjadi Juara 1 nasional kelas E putra kejuaraan cabang olahraga DBON, Juara 2 propinsi
    Juara 1 kabupaten.

    Nardi bersyukur anaknya lulus masuk TNI-AD yang merupakan cita-cita kebanggaan keluarganya. Dalam himpitan ekonomi tersebut, kata Nardi, dia hampir dilanda putus asa. Dalam benak pikiran Nardi, dia sempat mengatakan apakah mungkin anaknya bisa lulus menjadi anggota TNI AD lantaran tidak memiliki uang untuk biaya.

    Namun, mimpi anaknya menjadi anggota TNI kembali melecutnya. Tak mau menjadi beban pikiran sang ibu dan ayah. Kata Nardi, anaknya terus mengikuti proses seleksi dan sampai tingkat akhir di Bandung.

    “Saya mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0603 Lebak, Korem 064 Maulana Yusuf Serang, Grup 1 Kopassus Serang, Kodam III Siliwangi yang telah mensupport para calon Prajurit asli negeri menempuh seleksi dari Tes Administrasi sampai Pantukhir,” sebutnya.

    “Cerita jadi prajurit perlu biaya besar itu bohong, ternyata tidak pakai biaya. Saya saksi hidup biaya seleksi tidak dipungut biaya hanya untuk transportasi dan makan saja,” tambah Nardi dengan mata berkaca-kaca.

    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Diduga Terjadi Tindakan Premanisme di Lingkungan Kampus UNIBA, Mahasiswa Tempuh Jalur Hukum

    NEWS 31 Mei 2026

    Bangsa Kecam Tindakan Anarkis dan Minta Polisi Usut Tuntas

    BEM UNIBA Minta Maaf atas Kerusuhan Konser Rilaya, Desak Polisi Usut Provokator

    Modus Gelap Limbah Industri Serang: Dijual Murah Jadi Urukan Jalan Ilegal

    SPMB Segera Dilaunching, Dindikbud Kab Serang Tolak Percaloan Siswa Baru

    Recent Post

    Relawan Ungkap Copot dan Tahan Eks Pimpinan BGN Bukti Prabowo Tegas

    3 Juni 2026

    SPMB Segera Dilaunching, Dindikbud Kab Serang Tolak Percaloan Siswa Baru

    3 Juni 2026

    Aplikasi Transportasi Online JAM Street Tancap Gas di Banten, Hadirkan Tarif Rp1 dan Potongan Driver Hanya 5 Persen

    3 Juni 2026

    Yudi Budi Wibowo: MBG Tak Hanya Cegah Stunting, Tapi Hidupkan Ekonomi Lokal

    3 Juni 2026

    ‎Soroti Aset Pemkab dan Pemkot Serang, Pengamat: Undang-undang Sudah Jelas, Harus Diserahkan

    3 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.