Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Kolaborasi DPR RI dan BRIN, Gelar Edukasi Deteksi Dini Gangguan Mental Remaja

    5 Mei 2026

    Diguyur Hujan, Kasat Intelkam Polresta Serang Kota AKP Tatang Kawal Aksi Mahasiswa Secara Humanis, Aman dan Kondusif

    5 Mei 2026

    Stop Corat-coret dan Konvoi! Dindikbud Serang Dorong Perayaan Kelulusan yang Lebih Positif

    4 Mei 2026

    Adde Rosi Khoerunnisa Dampingi Menteri Wihaji di Lebak: Wujudkan Keluarga Sehat dan Hunian Layak

    3 Mei 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Alfamidi Dorong Bank Sampah Olah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme

    Alfamidi Dorong Bank Sampah Olah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme

    Aikal Pratama29 Januari 20262 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Puluhan anggota komunitas bank sampah di Kecamatan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, mengikuti pelatihan pembuatan eco enzyme yang diselenggarakan Alfamidi di Bank Sampah Sakura, Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini mendapat sambutan antusias sebagai bagian dari upaya penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berorientasi pada kelestarian lingkungan.

    Pelatihan tersebut merupakan rangkaian program Kampung Merdeka Alfamidi yang menitikberatkan pada pembangunan lingkungan berkelanjutan. Para peserta dibekali pengetahuan dan praktik mengolah sampah organik rumah tangga, seperti sisa kulit buah dan sayuran, menjadi eco enzyme yang bernilai guna.

    Eco enzyme dikenal sebagai cairan multifungsi yang dapat dimanfaatkan untuk menyiram tanaman, membersihkan lantai, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya. Selain ramah lingkungan, pengolahan ini juga dinilai efektif mengurangi volume sampah organik yang biasanya berakhir di tempat pembuangan akhir.

    Selain praktik langsung, peserta mendapatkan edukasi mengenai manfaat eco enzyme dalam mendukung gaya hidup berkelanjutan. Pegiat lingkungan Tri Sugiarti atau yang akrab disapa Menik hadir sebagai fasilitator, membimbing proses pembuatan sekaligus mendorong peserta untuk mulai mengelola sampah organik dari lingkungan rumah masing-masing.

    “Cara membuat eco enzyme cukup sederhana dan bahannya mudah didapat. Selain membantu mengurangi sampah, hasilnya bisa dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan sehari-hari,” jelas Menik.

    Corporate Communication Manager Alfamidi, Retriantina Marhendra, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran sekaligus wadah berbagi pengalaman dalam pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.

    “Melalui program Kampung Merdeka Alfamidi, kami ingin mengajak masyarakat melihat sampah organik sebagai sesuatu yang memiliki nilai. Dengan pengolahan yang sederhana, sampah dapat dimanfaatkan kembali dan memberi dampak positif bagi lingkungan,” ujar Retriantina.

    Salah satu peserta pelatihan, Fatur, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan pembuatan eco enzyme dari sisa buah tidak hanya menarik, tetapi juga aplikatif.

    “Kegiatannya seru dan bermanfaat. Ke depan, saya ingin menerapkannya bersama teman-teman karang taruna,” katanya.

    Ke depannya, Alfamidi berkomitmen untuk terus menghadirkan program edukasi lingkungan serupa dengan menggandeng komunitas lokal sebagai mitra utama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

    Alfamidi Bank sampah Komunitas Lingkungan masyarakat pelatihan

    Related Posts

    NEWS

    Pererat Ukhuwah di Ramadan, MWC NU Curug Gelar Nahdlatul Ulama Festival

    10 Maret 2026
    NEWS

    Ciputra Hospital CitraRaya Luruskan Isu Penolakan Pasien BPJS

    7 Februari 2026
    NEWS

    PAC GP Ansor Kecamatan Serang Gelar Jumat Berkah, Santuni Anak Yatim dan Bagikan Alat Tulis

    7 Februari 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Kehidupan di Banten pada Masa Kolonial: Sebuah Tinjauan Sosial

    ARTIKEL 21 Januari 2025

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten yang Masih Bisa Kamu Kunjungi

    Kepala Dindikbud Kota Serang Tegaskan Peringatan Harus Bermakna: Tak Hanya Refleksi, Tapi Bangun Karakter dan Kepedulian Sejak Dini

    Peran Banten dalam Penyebaran Islam di Jawa dan Sumatera

    Mengungkap Keindahan dan Filosofi Masjid Agung Banten

    Recent Post

    Kepala Dindikbud Kota Serang Tegaskan Peringatan Harus Bermakna: Tak Hanya Refleksi, Tapi Bangun Karakter dan Kepedulian Sejak Dini

    2 Mei 2026

    Matahukum Bedah Dua Wajah Nanik Deyang: Menangis tapi Suka Blokir Wartawan

    1 Mei 2026

    Komitmen Kuat Majukan Pendidikan, Bonnie Triyana Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

    30 April 2026

    Adde Rosi: Pengurus Kecamatan Adalah Ujung Tombak

    30 April 2026

    Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Lebih Mudah Tanpa KTP Pemilik Pertama

    29 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.