BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Kelompok 78 Sumurbandung turut berpartisipasi dalam proses produksi salah satu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di Desa Sumurbandung, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 6 Agustus 2026, bersama pelaku UMKM dapros dan renggining.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari program kerja bidang pemberdayaan ekonomi, UMKM, koperasi, dan ekonomi kreatif. Dalam kegiatan tersebut, Ririn Brigita ikut terlibat secara langsung untuk membantu sekaligus mempelajari proses pembuatan produk UMKM yang menjadi salah satu usaha masyarakat Desa Sumurbandung.
Mahasiswa KKM Kelompok 78 tidak hanya melihat proses produksi, tetapi juga ikut membantu beberapa tahapan pembuatan dapros dan renggining. Mulai dari menyiapkan bahan, mengolah adonan, mencetak, hingga membantu proses pengemasan produk. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat mengetahui secara langsung bagaimana proses sebuah produk UMKM dibuat sebelum siap dipasarkan kepada konsumen.
Ririn Brigita mengatakan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam proses produksi menjadi pengalaman yang bermanfaat karena mahasiswa dapat melihat secara langsung kegiatan usaha yang dilakukan masyarakat.
“Dengan ikut membantu proses produksi, kami jadi lebih memahami bagaimana perjuangan pelaku UMKM dalam membuat produknya dari awal sampai siap dijual. Kami juga berharap usaha dapros dan rengginang ini bisa terus berkembang,” ujar Ririn.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk membantu proses produksi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar mengenai potensi usaha yang ada di Desa Sumurbandung.
Menurut Ririn, UMKM seperti dapros dan rengginang memiliki potensi untuk terus dikembangkan, terutama dari segi pengemasan dan pemasaran. Produk yang sudah dibuat dengan baik akan lebih menarik apabila didukung dengan kemasan yang rapi serta pemasaran yang lebih luas.
Dalam kegiatan tersebut, pelaku UMKM juga menjelaskan beberapa tahapan produksi kepada mahasiswa. Mahasiswa kemudian mengikuti proses tersebut sambil membantu pekerjaan yang dapat dilakukan. Interaksi antara mahasiswa dan pelaku UMKM membuat kegiatan berlangsung dengan suasana yang santai dan penuh pembelajaran.
Partisipasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak. Mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai pengelolaan usaha masyarakat, sedangkan pelaku UMKM mendapatkan bantuan dalam proses produksi.
Melalui kegiatan ini, KKM UNIBA Kelompok 78 berupaya untuk ikut mendukung keberadaan UMKM di Desa Sumurbandung. Selain membantu secara langsung, kegiatan tersebut juga menjadi langkah untuk mengenal lebih dekat potensi ekonomi masyarakat dan mendorong agar produk lokal dapat terus berkembang.
Kegiatan produksi dapros dan renggining tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian mahasiswa KKM terhadap perkembangan UMKM di Desa Sumurbandung. Diharapkan, pendampingan dan partisipasi seperti ini dapat memberikan semangat kepada pelaku UMKM untuk terus mempertahankan serta mengembangkan usahanya.***








