BANTENCORNER.COM – Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman menunjukkan kepeduliannya terhadap penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
Bahkan, biaya rehabilitasi seorang ODGJ bernama Sapi’i akan dibantu menggunakan dana pribadi agar proses penanganan dapat segera dilakukan.
Langkah tersebut terungkap setelah Dinas Sosial Kota Serang melakukan home visit dan asesmen terhadap Sapi’i, warga Komplek Panjunan Indah, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, berdasarkan laporan yang sebelumnya disampaikan politisi senior Partai Golkar tersebut.
Dari hasil asesmen, diketahui Sapi’i merupakan pria kelahiran Serang tahun 1993 yang selama ini hidup dalam kondisi memprihatinkan. Ia tinggal seorang diri di rumah kayu sederhana yang berdiri di atas lahan milik pemerintah.
Ayah kandungnya, Mamat, tidak lagi tinggal bersama karena kerap menjadi korban amukan anaknya. Menurut pengakuan keluarga, Sapi’i sering bertindak agresif saat tidak diberi uang untuk membeli rokok.
Petugas Dinas Sosial juga menemukan bahwa kondisi ekonomi keluarga sangat terbatas. Sang ayah bekerja sebagai buruh harian lepas dengan berjualan air di kawasan ziarah Banten.
Keluarga sebelumnya pernah berupaya mengobatkan Sapi’i ke sejumlah rumah sakit jiwa, mulai dari RSJ Grogol Jakarta hingga RSJ Marzoeki Mahdi Bogor. Mereka juga sempat menitipkan Sapi’i ke yayasan rehabilitasi.
“Keterbatasan biaya membuat pengobatan tidak dapat dilanjutkan dalam jangka panjang. Bahkan, keluarga terpaksa menjual sejumlah perabot rumah tangga dan barang berharga untuk membiayai perawatan,” kata Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman, Minggu (27/9/2026).
Berdasarkan keterangan keluarga, gangguan kejiwaan yang dialami Sapi’i diduga mulai muncul setelah rencana pernikahannya gagal terlaksana akibat kondisi ekonomi keluarga yang terbelit utang.
Siapkan Dana Pribadi
Sebagai tindak lanjut, pihaknya dan Dinsos Kota Serang berkoordinasi dengan Yayasan Nururrohman untuk proses rehabilitasi Sapi’i.
Berdasarkan rincian biaya yang diterima Dinas Sosial, kebutuhan rehabilitasi selama satu bulan mencapai sekitar Rp4 juta.
Biaya tersebut mencakup terapi, konsumsi, perawatan harian, pembinaan keagamaan, laundry, hingga biaya asrama.
Ketua DPRD Kota Serang menyatakan kesiapannya membantu pembiayaan rehabilitasi menggunakan dana pribadi agar Sapi’i segera mendapatkan penanganan yang layak.
“Insya Allah akan saya bantu menggunakan dana pribadi,” tegasnya. ***








