Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Mahasiswa KKM UNIBA Bangun TPA Berteknologi Rocket Stove untuk Tekan Permasalahan Sampah Desa

    5 September 2026

    Mahasiswa KKM UNIBA Bantu Desa Bangun Akun Media Sosial untuk Promosi dan Informasi

    5 September 2026

    Dukung Kesehatan Ibu dan Janin, Mahasiswa KKM 63 Pulo Panjang Berkolaborasi dengan Puskesdes Gelar Senam Hamil di Kelas Ibu Hamil

    5 September 2026

    Inovasi Kuliner, KKM 63 UNIBA Olah rumput Laut Jari Produk Dodol Di Pulo Panjang

    5 September 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»KKM 78 Sumurbandung Hadirkan AKAL, Inovasi Sederhana untuk Kelola Sampah Organik

    KKM 78 Sumurbandung Hadirkan AKAL, Inovasi Sederhana untuk Kelola Sampah Organik

    Rizki Mubarok5 September 20262 Mins Read KAMPUS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Mahasiswa KKM 78 UNIBA Desa Sumurbandung melaksanakan kegiatan pembuatan Alat Komposter Air Liandi (AKAL) pada 17 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk inovasi sederhana yang dilakukan untuk mengajak masyarakat memanfaatkan barang bekas sekaligus mengelola sampah organik agar tidak langsung dibuang.

     

    Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Sumurbandung ini menggunakan wadah atau galon plastik bekas sebagai bahan utama pembuatan komposter. Wadah tersebut terlebih dahulu dibersihkan, kemudian dimodifikasi sesuai dengan rancangan alat. Pada bagian bawah wadah dibuat lubang untuk memasang keran yang berfungsi sebagai saluran keluarnya cairan hasil dari proses penguraian sampah organik.

     

    M. Fatkhu Qolbi selaku perwakilan Bidang Tata Kelola Pemerintahan Desa, Pelayanan Publik, dan Inovasi Teknologi menjelaskan bahwa pembuatan AKAL diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam memanfaatkan barang yang sudah tidak digunakan.

     

    “Kami ingin menunjukkan bahwa barang bekas seperti galon plastik masih bisa dimanfaatkan menjadi alat yang berguna, salah satunya untuk mengolah sampah organik,” ujarnya.

     

    Menurutnya, penggunaan AKAL cukup sederhana dan dapat dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar. Setelah alat selesai dibuat dan dipastikan tidak mengalami kebocoran, sampah organik seperti daun, sisa sayuran, dan bahan organik lainnya dapat dimasukkan ke dalam wadah secara bertahap. Setelah itu, wadah ditutup dan dibiarkan agar proses penguraian dapat berlangsung.

     

    Selama proses tersebut, cairan hasil penguraian akan terkumpul di bagian bawah komposter dan dapat dikeluarkan melalui keran yang telah dipasang. Cairan tersebut dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan, khususnya untuk mendukung kegiatan pertanian setelah melalui proses pengolahan dan penggunaan yang sesuai.

     

    Pembuatan AKAL dilakukan karena sampah organik masih menjadi salah satu jenis sampah yang sering tercampur dengan sampah lainnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM 78 Sumurbandung berupaya memberikan pemahaman bahwa sampah organik dapat dikelola dengan cara yang sederhana dan tidak selalu harus berakhir sebagai limbah.

     

    Melalui kegiatan tersebut, KKM 78 UNIBA berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah semakin meningkat. Selain mengurangi jumlah sampah organik, pemanfaatan AKAL juga menjadi langkah kecil dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan barang bekas. ***

    KKM Uniba Pengelolaan Sampah
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    KKM UNIBA Kelompok 78 Hadirkan Alat Penyiram Pupuk sebagai Inovasi Teknologi Sederhana bagi Petani

    KAMPUS 5 September 2026

    Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat, KKM 63 Kolaborasi Bersama Pita Putih Indonesia Provinsi Banten Gelar Sosialisasi PHBS dan Resmikan Rocket Stove

    KKM Kelompok 63 Pulo Panjang 2 Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SDN Pulo Panjang 1

    Sinergi Bersama Puskesdes Setempat, Mahasiswa KKM 63 Pulo Panjang 2 Dampingi Pelaksanaan Vaksinasi BIAS di SDN Pulo Panjang 1

    Atasi Sampah Organik, KKM 12 UNIBA Beri Pelatihan Biopori Kompos dan Teknologi Komposter di Kelurahan Sukalaksana

    Recent Post

    Kreatif, KKM 78 Sumurbandung ubah Sampah Nonorganik Jadi Gantungan Kunci

    5 September 2026

    KKM 78 Sumurbandung Hadirkan AKAL, Inovasi Sederhana untuk Kelola Sampah Organik

    5 September 2026

    KKM UNIBA Kelompok 78 Hadirkan Alat Penyiram Pupuk sebagai Inovasi Teknologi Sederhana bagi Petani

    5 September 2026

    KKM Kelompok 63 Pulo Panjang 2 Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SDN Pulo Panjang 1

    5 September 2026

    Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat, KKM 63 Kolaborasi Bersama Pita Putih Indonesia Provinsi Banten Gelar Sosialisasi PHBS dan Resmikan Rocket Stove

    5 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.