Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Tak Main-main, Seluruh Kepala Samsat di Banten Dievaluasi, Bapenda Ancam Potong Tukin yang Tak Capai Target

    9 Oktober 2026

    HMPS BSA UIN Banten Gelar Diskusi Indonesia Emas 2045

    9 Oktober 2026

    KOSMAK Desak Copot Jaksa Agung Burhanuddin Terkait Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

    9 Oktober 2026

    Lantik Pengurus Baru, LMND Banten Tegaskan Perjuangan Ekonomi Kerakyatan dan Lawan Serakhnomic

    8 Oktober 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»Mahasiswa KKM UNIBA Bangun TPA Berteknologi Rocket Stove untuk Tekan Permasalahan Sampah Desa

    Mahasiswa KKM UNIBA Bangun TPA Berteknologi Rocket Stove untuk Tekan Permasalahan Sampah Desa

    Rizki Mubarok5 September 20262 Mins Read KAMPUS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM — Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Kelompok 63 membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan teknologi pembakaran modern Rocket Stove sebagai solusi pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan di desa binaan, pada 4 Agustus 2026. Inovasi ini dihadirkan untuk menjawab permasalahan penumpukan sampah yang selama ini menjadi tantangan warga setempat.

     

    Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja pengabdian masyarakat yang berfokus pada penanganan limbah dan pelestarian lingkungan. Melalui teknologi Rocket Stove, mahasiswa menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang efisien, terjangkau, dan tepat guna, khususnya untuk sampah anorganik yang tidak dapat didaur ulang maupun dimanfaatkan kembali.

     

    Perwakilan KKM Kelompok 63 menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memberikan solusi sederhana namun efektif dalam mengurangi tumpukan sampah di desa, sekaligus mengedukasi masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya pengelolaan limbah yang tidak merugikan lingkungan.

     

    “Kami menghadirkan teknologi Rocket Stove ini karena ingin memberikan solusi yang bisa langsung dipakai dan mudah dirawat oleh warga. Pembakaran yang lebih efisien dan minim asap diharapkan dapat mengurangi dampak polusi sekaligus memudahkan warga dalam menangani sampah yang tidak bisa dimanfaatkan kembali,” ujar perwakilan KKM Kelompok 63.

     

    Rocket Stove yang dibangun dirancang untuk menghasilkan proses pembakaran yang lebih efisien dan terkendali, sehingga dapat mengurangi asap serta dampak polusi udara yang kerap muncul dari pembakaran sampah konvensional. Alat ini dibuat menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar, sehingga masyarakat dapat dengan mudah memperbaikinya dan mengembangkannya secara mandiri.

     

    Selain pembangunan fasilitas, mahasiswa juga memberikan pendampingan dan edukasi kepada warga mengenai cara penggunaan yang benar, serta pentingnya pemilahan sampah sebelum dibakar. Masyarakat diingatkan agar hanya membakar sampah yang sudah dikeringkan dan tidak mengandung bahan berbahaya, guna menjaga keamanan dan kesehatan lingkungan sekitar.

     

    Perangkat desa dan warga menyambut baik kehadiran fasilitas ini. Mereka berkomitmen untuk merawat dan menggunakan alat tersebut sesuai dengan panduan yang telah diberikan, agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang dan terus berlanjut setelah masa KKM berakhir. Program ini menjadi bukti nyata bahwa teknologi sederhana namun tepat guna dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat desa. ***

    KKM Uniba Pengabdian Teknologi
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Lantik Pengurus Baru, LMND Banten Tegaskan Perjuangan Ekonomi Kerakyatan dan Lawan Serakhnomic

    NEWS 8 Oktober 2026

    26 Tahun Banten, Yeremia Mendrofa Harap Banten Maju, Mandiri Sejahtera Berlandaskan Iman dan Takwa

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten: Masjid Agung Banten dan Keindahan Arsitektur Islam

    HMPS BSA UIN Banten Gelar Diskusi Indonesia Emas 2045

    26 Tahun Banten, Legislator PDIP: Kita Harap Tidak Ada Lagi Orang Tua Bingung Anaknya Lulus Harus Kerja Di mana

    Recent Post

    Hadir Langsung ke Bayah, Arif Rahman: Hutan Rakyat Aset Masa Depan yang Harus Dijaga dan Dihasilkan

    7 Oktober 2026

    Subhan Setiabudi Hadirkan E-SETWAN BANTEN untuk Integrasikan Layanan Sekretariat DPRD

    7 Oktober 2026

    Musim Hujan Mundur hingga Desember, Ancaman Kekeringan Terus Mengintai

    7 Oktober 2026

    APBD Banten 2027 Berisiko “Boncos”, Target Penerimaan Lesu, Ini kata Sekda Deden

    7 Oktober 2026

    Perusahaan hingga Mobil Mewah “Ngemplang” Pajak di Banten, Potensi Capai Ratusan Miliar

    7 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.