BANTENCORNER – Andra Soni lahir dari keluarga sederhana sebagai anak kelima dari enam bersaudara. Masa kecilnya penuh dengan tantangan, terutama dalam pendidikan. Setelah lulus sekolah dasar (SD), Andra sempat menghadapi kesulitan melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Malaysia karena kendala dokumen. Ia pun kembali ke Indonesia dan tinggal bersama kakaknya di Ciledug, Tangerang.
Di masa sekolah, Andra Soni sering kehabisan ongkos, hingga terkadang harus menginap di rumah rekannya. Momen inilah yang kemudian mengubah hidupnya. Raden Muhidin Wiranata Kusuma, putra dari Raden Aria Adipati Wiranata Kusuma (Menteri Dalam Negeri pertama Indonesia), kemudian menjadi bapak angkatnya dan membantu membiayai pendidikannya hingga lulus SMA
Setelah lulus SMA, Andra tidak dapat langsung melanjutkan ke perguruan tinggi karena keterbatasan biaya. Ia bekerja di beberapa perusahaan di Jakarta. Selama bekerja, Andra menyisihkan penghasilannya untuk membiayai kuliah di STIE Bakti Pembangunan dengan program Diploma III.
Meski sempat terhenti akibat krisis moneter, Andra tetap bertahan. Ia berpindah pekerjaan hingga akhirnya memutuskan mendirikan perusahaan sendiri. Pada 2004-2007, ia menjadi direktur di PT Antaran Sukses Express, sebuah perusahaan ekspedisi.
Perjalanan politik Andra Soni dimulai pada 2014 ketika ia terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten dari Partai Gerindra. Berkat kerja keras dan loyalitasnya, ia kemudian diangkat sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gerindra Banten.
Pada pemilu legislatif 2019, Andra kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPRD, namun partai memilihnya untuk menjabat sebagai Ketua DPRD Banten. Selama menjabat, ia dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat.
Andra Soni dicalonkan oleh koalisi tujuh partai, yakni Gerindra, PKS, Nasdem, PSI, PKB, PAN, dan PPP. Dalam Pemilihan Gubernur Banten 2024, ia berpasangan dengan Dimyati Natakusumah. Pasangan ini berhasil unggul dari pesaingnya, Airin Rachmi Diany dan Ade Sumardi, dengan memperoleh 57,52% suara berdasarkan hasil hitung cepat (quick count).
Andra berjanji untuk melanjutkan program-program pembangunan Banten serta mengawal kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sebagai gubernur, Andra Soni berkomitmen melanjutkan dan memperkuat program-program pembangunan di Banten. Ia berjanji untuk mengedepankan kepentingan rakyat dan memastikan semua kebijakan yang diambil selaras dengan program nasional yang digagas oleh pemerintah pusat.
Kemenangan Andra Soni dalam Pilkada Banten 2024 mencerminkan fenomena populisme lokal, di mana figur pemimpin dari latar belakang rakyat kecil mendapatkan simpati luas. Tantangan yang dihadapinya adalah bagaimana menjaga koalisi politik yang luas dan tetap mempertahankan gaya kepemimpinan yang membumi. Selain itu, ekspektasi publik terhadap janji-janji kampanye dan penguatan peran masyarakat sipil akan menjadi agenda besar pemerintahannya.
Sebagai Gubernur Banten 2024, Andra Soni membawa narasi “dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”. Perjalanan hidupnya yang penuh liku menjadi inspirasi bagi banyak kalangan. Dari kuli bangunan hingga menjadi gubernur, Andra Soni adalah contoh nyata dari “politik harapan” yang kerap dikampanyekan dalam pemilu.
Banyak pengamat politik memandangnya sebagai simbol dari kebangkitan pemimpin lokal berbasis rakyat yang kini menghadapi tantangan besar untuk merealisasikan janjinya.***







