Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Tolak Tuduhan Tanpa Bukti, PT Kristalin Ekalestari Tegaskan Kepatuhan Regulasi

    6 Juli 2026

    Peringati Hari Kelautan Nasional, Arif Rahman Ajak Jaga Laut demi Masa Depan

    4 Juli 2026

    Budaya Kota Serang Bersinar di Kancah Nasional, Raih Juara III Pentas Seni APEKSI

    3 Juli 2026

    Tuntaskan Masalah Sampah, Pemkot Serang Optimalkan Bank Sampah & Libatkan Peran Aktif Warga

    3 Juli 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»BANTENPEDIA»Menyelami Sejarah Kesultanan Banten: Dari Kejayaan hingga Keruntuhannya

    Menyelami Sejarah Kesultanan Banten: Dari Kejayaan hingga Keruntuhannya

    Sae13 Januari 20253 Mins Read BANTENPEDIA
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner – Kalau ngomongin sejarah Nusantara, pasti nggak jauh-jauh dari kerajaan besar yang punya pengaruh kuat, salah satunya Kesultanan Banten.

    Kesultanan ini nggak cuma terkenal karena kejayaannya, tapi juga peran pentingnya sebagai pusat perdagangan di masa lalu. Tapi, seiring waktu, Kesultanan Banten mengalami masa-masa sulit hingga akhirnya runtuh.

    Menariknya, jejak sejarah Kesultanan Banten masih bisa kita lihat sampai sekarang, mulai dari bangunan-bangunan tua seperti Masjid Agung Banten hingga cerita tentang strategi politik dan perdagangan yang canggih di zamannya.

    Kalau kamu penasaran gimana perjalanan Kesultanan Banten dari masa ke masa, yuk kita bahas lebih dalam!

    Awal Berdirinya Kesultanan Banten

    Kesultanan Banten berdiri sekitar abad ke-16, didirikan oleh Sunan Gunung Jati dan anaknya, Maulana Hasanuddin. Awalnya, Banten merupakan wilayah yang dikuasai oleh Kerajaan Sunda, tapi setelah Sunan Gunung Jati menaklukkan daerah ini, Banten menjadi pusat penyebaran Islam di wilayah barat Pulau Jawa.

    Kesultanan Banten berkembang pesat karena letaknya yang strategis, yakni di Selat Sunda. Lokasi ini bikin Banten jadi jalur perdagangan internasional yang menghubungkan Asia dan Eropa. Pedagang dari Arab, Tiongkok, hingga Portugis sering mampir ke pelabuhan Banten.

    Selain itu, Kesultanan Banten juga dikenal sebagai produsen lada hitam berkualitas tinggi, yang waktu itu jadi komoditas utama perdagangan dunia.

    Masa Kejayaan Kesultanan Banten

    Puncak kejayaan Kesultanan Banten terjadi pada masa Sultan Ageng Tirtayasa (1651–1682). Di bawah kepemimpinannya, Banten jadi kerajaan yang kuat secara ekonomi dan militer. Sultan Ageng juga menjalin hubungan dagang dengan berbagai negara, termasuk Inggris dan Belanda.

    Namun, ia tetap berpegang teguh pada kemandirian kerajaan dan nggak mau tunduk pada VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie).

    Sultan Ageng juga memimpin pembangunan infrastruktur besar-besaran, termasuk saluran irigasi untuk mendukung pertanian rakyatnya. Masjid Agung Banten yang megah juga dibangun pada masa ini, dan hingga sekarang masih berdiri sebagai simbol kejayaan Kesultanan Banten.

    Konflik Internal dan Keruntuhan

    Sayangnya, kejayaan ini nggak berlangsung selamanya. Konflik internal jadi salah satu faktor utama keruntuhan Kesultanan Banten.

    Perselisihan antara Sultan Ageng Tirtayasa dan anaknya, Sultan Haji, membuka peluang bagi VOC untuk ikut campur. Sultan Haji yang didukung VOC berhasil merebut kekuasaan dari ayahnya.

    Setelah Sultan Ageng ditangkap, Kesultanan Banten makin lemah. VOC perlahan-lahan mengambil alih kendali ekonomi dan politik di wilayah Banten. Pada akhirnya, Kesultanan Banten resmi dibubarkan pada tahun 1813 oleh pemerintah kolonial Belanda.

    Jejak Kesultanan Banten di Masa Kini

    Meskipun sudah runtuh, jejak Kesultanan Banten masih terasa hingga kini. Masjid Agung Banten, Keraton Surosowan yang sekarang tinggal reruntuhan, hingga budaya lokal yang masih kental, menjadi saksi bisu dari kejayaan masa lalu.

    Kalau kamu main ke Banten, jangan lupa mampir ke situs-situs ini biar bisa merasakan langsung atmosfer sejarahnya.

    Sejarah Kesultanan Banten mengingatkan kita bahwa kejayaan suatu bangsa nggak bisa lepas dari persatuan, kemandirian, dan pemimpin yang visioner. Di sisi lain, konflik internal bisa jadi bumerang yang menghancurkan segalanya.

    Menyelami perjalanan Kesultanan Banten, dari masa kejayaan sebagai pusat perdagangan hingga keruntuhannya akibat konflik internal dan VOC.***

    Banten Kesultanan Banten Sultan Ageng Tirtayasa
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Usia 83 Tahun, H. Sanusi Dituduh Menggelapkan Hanya Karena Jaga Masjid Wakaf

    NEWS 30 Juni 2026

    Budaya Kota Serang Bersinar di Kancah Nasional, Raih Juara III Pentas Seni APEKSI

    Diduga Terjadi Tindakan Premanisme di Lingkungan Kampus UNIBA, Mahasiswa Tempuh Jalur Hukum

    DPW PBJM Banten Resmi Dilantik, Siap Perkuat Khidmat dan Syiar Islam

    ‎Swasembada Pangan di Kab Serang: Kendala Irigasi, Serangan Hama & Upaya Pemerintah Menjawab Kebutuhan Petani

    Recent Post

    DPW PBJM Banten Resmi Dilantik, Siap Perkuat Khidmat dan Syiar Islam

    2 Juli 2026

    Selesai 100 Persen, Bulog Siap Lanjutkan Banpang Semester II 2026

    2 Juli 2026

    ‎Swasembada Pangan di Kab Serang: Kendala Irigasi, Serangan Hama & Upaya Pemerintah Menjawab Kebutuhan Petani

    1 Juli 2026

    Adde Rosi: Transformasi Digital Perbukuan Kunci Tingkatkan Mutu Pendidikan Daerah

    30 Juni 2026

    Usia 83 Tahun, H. Sanusi Dituduh Menggelapkan Hanya Karena Jaga Masjid Wakaf

    30 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.