BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) ikut Berpartisipasi aktif dalam program ketahanan pangan inovatif sedang berlangsung di Desa Bojong Pandan, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Banten. Program penanaman jagung ini digagas oleh pihak kepolisian setempat dan masyarakat pada Rabu, 9 Juli 2025.
Para mahasiswa KKM tidak hanya sekedar mendukung, tetapi terlibat langsung dalam berbagai tahapan program, mulai dari penanaman hingga pemanenan. Program ini mengedepankan nilai-nilai budaya lokal, khususnya semangat gotong royong dan kerjasama dalam proses penanaman hingga pemanenan.
Jagung yang dihasilkan tidak hanya untuk dikonsumsi sebagai makanan pokok pengganti nasi, tetapi juga kulit jagungnya dimanfaatkan sebagai bahan baku kerajinan tangan, menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
“Partisipasi aktif mahasiswa KKM ini sangat membantu keberhasilan program,” ujar Joko, anggota kepolisian Polsek Petir yang terlibat langsung dalam program tersebut.
“Kami berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat,khususnya untuk para petani dalam pembangunan ekonomi Desa Bojong Pandan,” lanjutnya.
Mahasiswa KKM Kelompok 68, Vidya, menjelaskan keterlibatan mereka sebagai bentuk nyata kontribusi dalam bidang sosial, budaya, dan lingkungan.
“Program penanaman jagung ini juga berkontribusi pada penghijauan dan konservasi lingkungan. Lahan jagung yang luas berfungsi sebagai peneduh dan penahan erosi,” ungkap Vidya.
Program ketahanan pangan berbasis jagung di Desa Bojong Pandan ini menjadi contoh nyata kolaborasi yang sukses antara pemerintah, kepolisian, akademisi, dan masyarakat. Inisiatif ini tidak hanya menjamin ketahanan pangan, tetapi juga mendorong kreativitas, pelestarian budaya, dan keberlanjutan lingkungan. Suksesnya program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia untuk mengembangkan program serupa.***







