Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Modus WO Janji Pelunasan Khusus, Oknum Matel ACC BSD Malah Lakukan Penganiayaan dan Intimidasi

    04 Maret, 2026

    Kisah Septi : Dari Kelangitan di Kamboja di Kamboja Hingga Kebaikan Datang dari Demokrat Jabar

    04 Maret, 2026

    LPPL RSTG Diduga Jadi Sapi Perah Pribadi, Gagak Akan Demo di Kejagung

    04 Maret, 2026

    Politisi PDIP Ingatkan LPDP Bukan untuk Pansos, Ini Uang Rakyat!

    27 Februari, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»Mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa Kelompok 68 Dukung Kegiatan Posyandu di Desa Tanjung Teja
    KAMPUS

    Mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa Kelompok 68 Dukung Kegiatan Posyandu di Desa Tanjung Teja

    By Rizki Mubarok10 Juli, 20252 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 68 Universitas Bina Bangsa memberikan kontribusi nyata dalam upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak di Desa Tanjung Teja, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang pada 10 Juli 2025. Para mahasiswa aktif berpartisipasi dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) setempat, memberikan dukungan langsung kepada tenaga kesehatan dan masyarakat.

    Di Balai Desa Tanjung Teja, mahasiswa tak hanya membantu proses penimbangan dan pengukuran balita, serta pendistribusian vitamin, tetapi juga berperan aktif dalam pencatatan data kesehatan. Lebih jauh lagi, mereka memberikan edukasi kesehatan kepada para ibu, menekankan pentingnya gizi seimbang, pola asuh anak yang tepat, dan upaya pencegahan stunting.

    Inisiatif ini dinilai sangat penting mengingat stunting masih menjadi masalah kesehatan yang perlu diatasi secara serius di Indonesia.

    “Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi kami karena dapat langsung terlibat dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Kami berharap kehadiran kami bisa memberi manfaat dan meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya Posyandu,” jelas vidya, salah satu mahasiswa KKM kepada media.

    Kegiatan Posyandu di Desa Tanjung Teja berjalan lancar berkat kolaborasi yang erat antara mahasiswa KKM, tenaga kesehatan, dan kader Posyandu. Tim Posyandu terdiri dari Bidan Riska Alawian dan kader-kader: Aisyah, Badriah, Aniyah, Juleha, dan Suhartini. Kerja sama ini menunjukkan sinergi positif antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah desa dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam bidang kesehatan.

    Bidan Riska Alawian menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan mahasiswa KKM, yang sangat membantu kelancaran Posyandu dan mempererat hubungan antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa.

    “Partisipasi aktif mahasiswa ini sangat membantu kelancaran kegiatan Posyandu dan memperkuat hubungan antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa. Semoga kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi desa-desa lain untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi ibu dan anak,” ujarnya.

    Sebagai Informasi, Pos Pelayanan Terpadu tersebut, dipimpin oleh bidan dan kader-kader yang bertugas, diantaranya:

    1. Riska Alawian (Bidan)

    2. Aisyah (Kader)

    3. Badriah (Kader)

    4. Aniyah (Kader)

    5. Juleha (Kader)

    6. Suhartini (Kader)

    Di sisi lain, Ayulia, salah-satu anggota KKM juga ikut mengungkapkan rasa optimismenya bahwa keterlibatan mereka di Posyandu akan berdampak positif pada kesehatan ibu dan anak di desa tersebut.

    “Kami berharap kehadiran kami di Posyandu dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak,” tutup Ayulia.***

    KKM Posyandu UNIBA
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Kehidupan di Banten pada Masa Kolonial: Sebuah Tinjauan Sosial

    ARTIKEL 21 Januari, 2025

    Sultan Ageng Tirtayasa: Pemimpin Legendaris yang Berjuang Melawan Belanda

    Nyimas Gamparan, Pendekar Perempuan Gerilyawan Perang Cikande Melawan Kolonial

    Peran Banten dalam Penyebaran Islam di Jawa dan Sumatera

    Tradisi Unik Pernikahan Adat Banten yang Sarat Makna

    Recent Post

    LMND Serang Raya Soroti Kemiskinan dan Tata Kelola, Satu Tahun Pemerintah Budi Agis Dievaluasi

    24 Februari, 2026

    Ramadan Tanpa Khawatir Harga Mahal, Bulog Lebak-Pandeglang Siapkan Pasokan Melimpah dan Pasar Murah

    24 Februari, 2026

    Mantan Direktur PT ARA Jadi DPO RI-Cina, Diduga Gelapkan Ratusan Miliar

    24 Februari, 2026

    PRIMA Soroti Rencana Impor 105 Ribu Pikap: Antara Penguatan Desa dan Masa Depan Industri Nasional

    23 Februari, 2026

    Laporan Korupsi Dana BLU, Jaksa Telaah Keterlibatan Anggota DPRD Banten

    23 Februari, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.