Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Fuso Berkah Ramadan 2026: Siaga 24 Jam dan Berbagi Kebahagiaan untuk Pengemudi Truk

    05 Maret, 2026

    Danrem 064 Maulana Yusuf: Karya Bakti di Lebak Turunkan Angka Kemiskinan

    05 Maret, 2026

    Modus WO Janji Pelunasan Khusus, Oknum Matel ACC BSD Malah Lakukan Penganiayaan dan Intimidasi

    04 Maret, 2026

    Kisah Septi : Dari Kelangitan di Kamboja di Kamboja Hingga Kebaikan Datang dari Demokrat Jabar

    04 Maret, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»KKKM 43 Universitas Bina Bangsa Ajak Siswa SDN Tanjungjaya 2 Lawan Bullying Lewat Edukasi Positif
    KAMPUS

    KKKM 43 Universitas Bina Bangsa Ajak Siswa SDN Tanjungjaya 2 Lawan Bullying Lewat Edukasi Positif

    By Rizki Mubarok24 Juli, 20252 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM- Mahasiswa Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 43 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menyelenggarakan kegiatan edukatif bertema “Stop Bullying, Jadilah Teman yang Baik” di SDN Tanjungjaya 2, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.

     

    Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KKM 43 dalam menanamkan nilai-nilai empati, toleransi, dan kepedulian sosial sejak usia dini, khususnya bagi anak-anak sekolah dasar di Desa Tanjungjaya. Bertempat di dalam ruang kelas yang sederhana namun penuh semangat, siswa diajak mengenali berbagai bentuk perundungan serta bagaimana cara mencegahnya.

     

    Kegiatan diawali dengan pemutaran video pendek yang menggambarkan dampak psikologis dari bullying. Banyak siswa terlihat mulai memahami bahwa bullying tidak selalu berbentuk kekerasan fisik, tetapi juga bisa berupa kata-kata kasar, ejekan, pengucilan, hingga menyebarkan kabar bohong.

     

    Alfaizah, Koordinator Bidang Pendidikan KKM 43, memberikan pemahaman menyeluruh dengan pendekatan komunikatif dan ramah anak. Ia menjelaskan bahwa tindakan sekecil apapun bisa melukai perasaan orang lain, dan penting bagi setiap anak untuk menjadi teman yang baik, bukan sumber ketakutan bagi sesama.

     

    “Kami ingin anak-anak bisa mengenali perundungan dari hal-hal kecil di sekitar mereka. Lebih penting lagi, mereka harus tahu bahwa mereka punya kekuatan untuk menghentikannya dengan menjadi teman yang baik dan saling melindungi,” jelas Alfaizah.

     

    Dalam sesi diskusi kelompok, para siswa dibagi menjadi tim kecil untuk berbagi pengalaman dan pandangan pribadi. Beberapa siswa dengan berani mulai menceritakan pengalaman mereka—baik sebagai korban, pelaku tanpa sadar, maupun saksi.

     

    Sebagai bentuk komitmen, seluruh siswa menuliskan janji mereka untuk tidak melakukan bullying di atas kertas warna-warni. Kertas-kertas itu ditempel di papan tulis menjadi kolase besar bertuliskan: “Kami Bersama Melawan Bullying.”

     

    Melalui kegiatan sederhana ini, KKM 43 Universitas Bina Bangsa berharap dapat menanamkan kesadaran sosial dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan saling menghargai.

     

    “Ini bukan sekadar program kerja, tapi bentuk kepedulian kami terhadap generasi muda. Kami percaya perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil seperti ini” tutup Faizah.

     

    Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa dan siswa, kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi karakter mampu membentuk masa depan yang lebih ramah dan penuh empati.

    Bullying KKM UNIBA
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Fuso Berkah Ramadan 2026: Siaga 24 Jam dan Berbagi Kebahagiaan untuk Pengemudi Truk

    NEWS 05 Maret, 2026

    Kehidupan di Banten pada Masa Kolonial: Sebuah Tinjauan Sosial

    Sultan Ageng Tirtayasa: Pemimpin Legendaris yang Berjuang Melawan Belanda

    Nyimas Gamparan, Pendekar Perempuan Gerilyawan Perang Cikande Melawan Kolonial

    Peran Banten dalam Penyebaran Islam di Jawa dan Sumatera

    Recent Post

    LPPL RSTG Diduga Jadi Sapi Perah Pribadi, Gagak Akan Demo di Kejagung

    04 Maret, 2026

    Politisi PDIP Ingatkan LPDP Bukan untuk Pansos, Ini Uang Rakyat!

    27 Februari, 2026

    LMND Serang Raya Soroti Kemiskinan dan Tata Kelola, Satu Tahun Pemerintah Budi Agis Dievaluasi

    24 Februari, 2026

    Ramadan Tanpa Khawatir Harga Mahal, Bulog Lebak-Pandeglang Siapkan Pasokan Melimpah dan Pasar Murah

    24 Februari, 2026

    Mantan Direktur PT ARA Jadi DPO RI-Cina, Diduga Gelapkan Ratusan Miliar

    24 Februari, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.