Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Kepala Dindikbud Kota Serang Tegaskan Peringatan Harus Bermakna: Tak Hanya Refleksi, Tapi Bangun Karakter dan Kepedulian Sejak Dini

    2 Mei 2026

    Matahukum Bedah Dua Wajah Nanik Deyang: Menangis tapi Suka Blokir Wartawan

    1 Mei 2026

    Komitmen Kuat Majukan Pendidikan, Bonnie Triyana Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

    30 April 2026

    Adde Rosi: Pengurus Kecamatan Adalah Ujung Tombak

    30 April 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»KKKM 43 Universitas Bina Bangsa Ajak Siswa SDN Tanjungjaya 2 Lawan Bullying Lewat Edukasi Positif

    KKKM 43 Universitas Bina Bangsa Ajak Siswa SDN Tanjungjaya 2 Lawan Bullying Lewat Edukasi Positif

    Rizki Mubarok24 Juli 20252 Mins Read KAMPUS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM- Mahasiswa Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 43 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menyelenggarakan kegiatan edukatif bertema “Stop Bullying, Jadilah Teman yang Baik” di SDN Tanjungjaya 2, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.

     

    Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KKM 43 dalam menanamkan nilai-nilai empati, toleransi, dan kepedulian sosial sejak usia dini, khususnya bagi anak-anak sekolah dasar di Desa Tanjungjaya. Bertempat di dalam ruang kelas yang sederhana namun penuh semangat, siswa diajak mengenali berbagai bentuk perundungan serta bagaimana cara mencegahnya.

     

    Kegiatan diawali dengan pemutaran video pendek yang menggambarkan dampak psikologis dari bullying. Banyak siswa terlihat mulai memahami bahwa bullying tidak selalu berbentuk kekerasan fisik, tetapi juga bisa berupa kata-kata kasar, ejekan, pengucilan, hingga menyebarkan kabar bohong.

     

    Alfaizah, Koordinator Bidang Pendidikan KKM 43, memberikan pemahaman menyeluruh dengan pendekatan komunikatif dan ramah anak. Ia menjelaskan bahwa tindakan sekecil apapun bisa melukai perasaan orang lain, dan penting bagi setiap anak untuk menjadi teman yang baik, bukan sumber ketakutan bagi sesama.

     

    “Kami ingin anak-anak bisa mengenali perundungan dari hal-hal kecil di sekitar mereka. Lebih penting lagi, mereka harus tahu bahwa mereka punya kekuatan untuk menghentikannya dengan menjadi teman yang baik dan saling melindungi,” jelas Alfaizah.

     

    Dalam sesi diskusi kelompok, para siswa dibagi menjadi tim kecil untuk berbagi pengalaman dan pandangan pribadi. Beberapa siswa dengan berani mulai menceritakan pengalaman mereka—baik sebagai korban, pelaku tanpa sadar, maupun saksi.

     

    Sebagai bentuk komitmen, seluruh siswa menuliskan janji mereka untuk tidak melakukan bullying di atas kertas warna-warni. Kertas-kertas itu ditempel di papan tulis menjadi kolase besar bertuliskan: “Kami Bersama Melawan Bullying.”

     

    Melalui kegiatan sederhana ini, KKM 43 Universitas Bina Bangsa berharap dapat menanamkan kesadaran sosial dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan saling menghargai.

     

    “Ini bukan sekadar program kerja, tapi bentuk kepedulian kami terhadap generasi muda. Kami percaya perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil seperti ini” tutup Faizah.

     

    Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa dan siswa, kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi karakter mampu membentuk masa depan yang lebih ramah dan penuh empati.

    Bullying KKM UNIBA

    Related Posts

    NEWS

    Solidaritas Mahasiswa UNIBA Gelar Aksi, Soroti Dugaan Pelecehan hingga Biaya TOEFL-EPT dan KIP

    12 Maret 2026
    NEWS

    LMND UNIBA Gelar Dialog Publik dan Buka Bersama, Bahas Strategi Kampus Cegah Disorientasi Ideologi Mahasiswa

    10 Maret 2026
    KAMPUS

    LMND UNIBA Soroti Munculnya Persoalan Baru di Tengah Reformasi Birokrasi Universitas Bina Bangsa

    8 Maret 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Legenda Rakyat Kisah Pangeran Pande Gelang dan Putri Cadasari

    NEWS 24 April 2025

    Peran Kesultanan Banten dalam Sejarah Perdagangan di Asia Tenggara

    Kehidupan di Banten pada Masa Kolonial: Sebuah Tinjauan Sosial

    Peran Banten dalam Penyebaran Islam di Jawa dan Sumatera

    Mengungkap Keindahan dan Filosofi Masjid Agung Banten

    Recent Post

    Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Lebih Mudah Tanpa KTP Pemilik Pertama

    29 April 2026

    Sejalan Desakan Arif Rahman, Tambang Ilegal Pandeglang Dihentikan Sementara

    29 April 2026

    Hadir di SMAN 1 Warunggunung, Adde Rosi: Pendidikan Kunci Perubahan

    28 April 2026

    Legislator Banten, Encop Sopia Sukses Raih Gelar Doktor dengan Yudisium Sangat Memuaskan

    28 April 2026

    Kepala Biro Ekbang Banten Bicara Arah Penataan BUMD Lebih Produktif dan Menguntungkan Tingkatkan PAD

    28 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.