Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Nama di Surat Sony Sonjaya Hanya Calon Saksi, Bukan Pihak yang Terlibat Korupsi

    19 Juni 2026

    DPUPR Pastikan Pembangunan Alun-Alun Kota Serang Tak Ganggu Infrastruktur Dasar dan Fasilitas Pelayanan Publik

    19 Juni 2026

    Terima Audiensi, Furqon Tegaskan Status Hukum Situ Rancagede Jakung Miliki Pemprov Banten, Segera Dimanfaatkan

    19 Juni 2026

    DPRD Kota Serang Perketat Pengawasan SPMB 2026, Cegah Praktik Curang

    18 Juni 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»KKKM 43 Universitas Bina Bangsa Ajak Siswa SDN Tanjungjaya 2 Lawan Bullying Lewat Edukasi Positif

    KKKM 43 Universitas Bina Bangsa Ajak Siswa SDN Tanjungjaya 2 Lawan Bullying Lewat Edukasi Positif

    Rizki Mubarok24 Juli 20252 Mins Read KAMPUS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM- Mahasiswa Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 43 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menyelenggarakan kegiatan edukatif bertema “Stop Bullying, Jadilah Teman yang Baik” di SDN Tanjungjaya 2, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.

     

    Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KKM 43 dalam menanamkan nilai-nilai empati, toleransi, dan kepedulian sosial sejak usia dini, khususnya bagi anak-anak sekolah dasar di Desa Tanjungjaya. Bertempat di dalam ruang kelas yang sederhana namun penuh semangat, siswa diajak mengenali berbagai bentuk perundungan serta bagaimana cara mencegahnya.

     

    Kegiatan diawali dengan pemutaran video pendek yang menggambarkan dampak psikologis dari bullying. Banyak siswa terlihat mulai memahami bahwa bullying tidak selalu berbentuk kekerasan fisik, tetapi juga bisa berupa kata-kata kasar, ejekan, pengucilan, hingga menyebarkan kabar bohong.

     

    Alfaizah, Koordinator Bidang Pendidikan KKM 43, memberikan pemahaman menyeluruh dengan pendekatan komunikatif dan ramah anak. Ia menjelaskan bahwa tindakan sekecil apapun bisa melukai perasaan orang lain, dan penting bagi setiap anak untuk menjadi teman yang baik, bukan sumber ketakutan bagi sesama.

     

    “Kami ingin anak-anak bisa mengenali perundungan dari hal-hal kecil di sekitar mereka. Lebih penting lagi, mereka harus tahu bahwa mereka punya kekuatan untuk menghentikannya dengan menjadi teman yang baik dan saling melindungi,” jelas Alfaizah.

     

    Dalam sesi diskusi kelompok, para siswa dibagi menjadi tim kecil untuk berbagi pengalaman dan pandangan pribadi. Beberapa siswa dengan berani mulai menceritakan pengalaman mereka—baik sebagai korban, pelaku tanpa sadar, maupun saksi.

     

    Sebagai bentuk komitmen, seluruh siswa menuliskan janji mereka untuk tidak melakukan bullying di atas kertas warna-warni. Kertas-kertas itu ditempel di papan tulis menjadi kolase besar bertuliskan: “Kami Bersama Melawan Bullying.”

     

    Melalui kegiatan sederhana ini, KKM 43 Universitas Bina Bangsa berharap dapat menanamkan kesadaran sosial dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan saling menghargai.

     

    “Ini bukan sekadar program kerja, tapi bentuk kepedulian kami terhadap generasi muda. Kami percaya perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil seperti ini” tutup Faizah.

     

    Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa dan siswa, kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi karakter mampu membentuk masa depan yang lebih ramah dan penuh empati.

    Bullying KKM UNIBA
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Puji Kepempinan Kepala BKD Ai Dwi Suzana, Taufik Hidayat: Kami Percaya Beliau Mampu Selesaikan PPPK dan Honorer

    NEWS 18 Juni 2026

    Diduga Terjadi Tindakan Premanisme di Lingkungan Kampus UNIBA, Mahasiswa Tempuh Jalur Hukum

    Menyambut SPMB 2026 PMII Cabang Cilegon Mendesak Sinergi Dindikbud, APIP dan APH dalam Menjamin SPMB Bersih di Kota Cilegon

    Nelayan di Pandeglang Keluhkan Kenaikan BBM hingga Pendangkalan Alur Dermaga

    Terima Audiensi, Furqon Tegaskan Status Hukum Situ Rancagede Jakung Miliki Pemprov Banten, Segera Dimanfaatkan

    Recent Post

    Komisi I DPRD Puji Kinerja Kepala Diskominfo Banten Beni Ismail, Riyan Hidayat Beri Catatan

    18 Juni 2026

    Puji Kepempinan Kepala BKD Ai Dwi Suzana, Taufik Hidayat: Kami Percaya Beliau Mampu Selesaikan PPPK dan Honorer

    18 Juni 2026

    GMPK: Ruang Akademik Harus Tetap Menjadi Tempat Berpikir, Bukan Melampiaskan Emosi

    17 Juni 2026

    Sudah Dipecat PDIP, Pengamat Ingatkan Jokowi Fokus ke PSI Jangan Main Api

    17 Juni 2026

    Koordinator BEM UPI Soroti RUU Polri: Perluasan Kewenangan Harus Tetap Dalam Koridor Demokrasi dan Supremasi Sipil

    16 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.