Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Kolaborasi DPR RI dan BRIN, Gelar Edukasi Deteksi Dini Gangguan Mental Remaja

    5 Mei 2026

    Diguyur Hujan, Kasat Intelkam Polresta Serang Kota AKP Tatang Kawal Aksi Mahasiswa Secara Humanis, Aman dan Kondusif

    5 Mei 2026

    Stop Corat-coret dan Konvoi! Dindikbud Serang Dorong Perayaan Kelulusan yang Lebih Positif

    4 Mei 2026

    Adde Rosi Khoerunnisa Dampingi Menteri Wihaji di Lebak: Wujudkan Keluarga Sehat dan Hunian Layak

    3 Mei 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»Pentingnya Gizi Seimbang, KKM 93 UNIBA Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Desa Lempuyang

    Pentingnya Gizi Seimbang, KKM 93 UNIBA Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Desa Lempuyang

    Rizki Mubarok24 Juli 20252 Mins Read KAMPUS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) kelompok 93 menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan tentang stunting di Desa Lempuyang, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten pada Kamis, 24 Juli 2025 sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang bagi anak demi masa depan bangsa yang lebih sehat dan unggul.

    Kegiatan ini dilaksanakan di rumah sebrang pak RT 07 dengan melibatkan ibu-ibu hamil, ibu menyusui, lansia, kader posyandu, serta masyarakat umum. Acara ini turut dihadiri oleh perangkat desa dan petugas Puskesmas setempat.

    Dalam penyuluhannya, petugas Puskesmas menyapaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai stunting, dampaknya, serta cara pencegahan yang bisa dilakukan sejak dini.

     

    “Stunting bukan hanya soal tubuh anak yang pendek, tapi juga berhubungan dengan perkembangan otak dan masa depan generasi kita. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat bisa lebih peduli terhadap asupan gizi, pola asuh, dan kebersihan lingkungan,” ujar ibu Alfiani Listiana Putri selaku ahli gizi di UPT Puskesmas Tanara

    Penyuluhan disampaikan oleh petugas Puskesmas dengan latar belakang ilmu gizi, yang menjelaskan bahwa stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan. Kurangnya akses terhadap makanan bergizi, pola makan yang tidak seimbang, dan sanitasi yang buruk menjadi penyebab utama terjadinya stunting di Indonesia.

    Dalam sesi diskusi interaktif, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya dan berbagi pengalaman mengenai stunting.

     

    Kepala Desa Lempuyang menyambut baik kegiatan ini dan berharap masyarakat dapat terus menerapkan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari.

     

    “Kami mengapresiasi kehadiran mahasiswa UNIBA yang telah berkontribusi dalam mengedukasi warga kami. Semoga ke depannya kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut,” ungkap ibu alfi

    Dengan dilaksanakannya sosialisasi dan penyuluhan ini, KKM UNIBA 93 berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya mencegah stunting sejak dini. Karena anak-anak hari ini adalah pemimpin masa depan bangsa, dan masa depan bangsa dimulai dari generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.***

     

     

     

     

    KKM Stunting UNIBA

    Related Posts

    NEWS

    Solidaritas Mahasiswa UNIBA Gelar Aksi, Soroti Dugaan Pelecehan hingga Biaya TOEFL-EPT dan KIP

    12 Maret 2026
    NEWS

    LMND UNIBA Gelar Dialog Publik dan Buka Bersama, Bahas Strategi Kampus Cegah Disorientasi Ideologi Mahasiswa

    10 Maret 2026
    KAMPUS

    LMND UNIBA Soroti Munculnya Persoalan Baru di Tengah Reformasi Birokrasi Universitas Bina Bangsa

    8 Maret 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Kehidupan di Banten pada Masa Kolonial: Sebuah Tinjauan Sosial

    ARTIKEL 21 Januari 2025

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten yang Masih Bisa Kamu Kunjungi

    Kepala Dindikbud Kota Serang Tegaskan Peringatan Harus Bermakna: Tak Hanya Refleksi, Tapi Bangun Karakter dan Kepedulian Sejak Dini

    Peran Banten dalam Penyebaran Islam di Jawa dan Sumatera

    Mengungkap Keindahan dan Filosofi Masjid Agung Banten

    Recent Post

    Kepala Dindikbud Kota Serang Tegaskan Peringatan Harus Bermakna: Tak Hanya Refleksi, Tapi Bangun Karakter dan Kepedulian Sejak Dini

    2 Mei 2026

    Matahukum Bedah Dua Wajah Nanik Deyang: Menangis tapi Suka Blokir Wartawan

    1 Mei 2026

    Komitmen Kuat Majukan Pendidikan, Bonnie Triyana Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

    30 April 2026

    Adde Rosi: Pengurus Kecamatan Adalah Ujung Tombak

    30 April 2026

    Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Lebih Mudah Tanpa KTP Pemilik Pertama

    29 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.