BANTENCORNER.COM – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 36 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) berkolaborasi dengan mahasiswa Program Magister Pendidikan menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di SDN Kertasana 2, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten pada Jum’at, 08 Agustus 2025 dengan fokus pada edukasi parenting untuk mencegah kekerasan dan meningkatkan keselamatan anak di lingkungan sekolah.
Inisiatif ini merupakan sinergi antara KKM 36 UNIBA dengan keahlian akademis mahasiswa Magister Pendidikan, yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan ramah anak. Program ini menargetkan peningkatan pemahaman orang tua mengenai pola asuh positif, deteksi dini tanda kekerasan, dan strategi komunikasi efektif dengan anak.
Kegiatan yang bertajuk “Parenting Orang Tua: Mencegah Kekerasan dan Menjaga Keselamatan Anak di Lingkungan Sekolah” ini melibatkan puluhan orang tua, guru, serta tokoh masyarakat setempat. Kolaborasi ini memungkinkan penyampaian materi yang komprehensif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Mahasiswa Magister Pendidikan UNIBA berperan aktif dalam memberikan sesi edukasi interaktif, berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka dalam bidang pendidikan, serta memberikan solusi praktis untuk permasalahan yang sering dihadapi oleh orang tua.
Selain itu, KKM 36 UNIBA juga turut berkontribusi dalam menyelenggarakan kegiatan ini, mulai dari persiapan logistik, koordinasi dengan pihak sekolah, hingga pendampingan peserta selama acara berlangsung.
Ibu Rosi, salah satu perwakilan dari mahasiswa Magister Pendidikan, menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan praktisi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, sekaligus mengaplikasikan ilmu yang kami peroleh di bangku kuliah,” ujarnya.
Dengan adanya sinergi antara KKM 36 UNIBA dan mahasiswa Magister Pendidikan, diharapkan program parenting ini dapat memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pentingnya pencegahan kekerasan dan perlindungan anak, serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan kondusif bagi tumbuh kembang anak.***






