Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Peringati HUT Banten, GMPK Banten Selenggarakan Dialog Kebangsaan Jaga Nilai Ideologi Bangsa

    12 Oktober 2026

    Resmi Dilantik, PAC GP Ansor Padarincang Siap Perkuat Pengabdian

    10 Oktober 2026

    Ribuan Warga Tangsel Padati Jalan Santai Bulan Bakti Karang Taruna

    10 Oktober 2026

    SWOT Banten Gugat Transparansi Persyaratan Pendidikan Gibran, Serukan Gerakan Simbolik Pelepasan Foto

    10 Oktober 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»KITA Banten: Laporkan dan Investigasi Total, Tutup Mitra MBG Cigadung 3

    KITA Banten: Laporkan dan Investigasi Total, Tutup Mitra MBG Cigadung 3

    Maslam Danur7 Mei 20262 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Keterangan foto : Agus Suryaman saat melaporkan kasus MBG ke Kejagung
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Bantencorner.com Pandeglang – Ambisi besar pemerintah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhantam realitas pahit di lapangan. Bukannya gizi yang didapat, ribuan siswa di Kelurahan Cigadung, Pandeglang, justru nyaris menyantap makanan busuk berbelatung. Insiden yang terjadi pada Rabu (6/5/2026) ini mengungkap rapuhnya sistem pengawasan dan indikasi pengabaian standar keamanan pangan demi mengejar kuota distribusi.

    Menu Busuk dan Aroma Amis Kelalaian
    Ribuan paket menu ayam stik (nugget) yang diproduksi oleh dapur MBG Insani Fastabiqul Khairat di SPPG Cigadung 3 terpaksa dikembalikan pihak sekolah. Saat segel dibuka, aroma busuk menyengat menyeruak, dibarengi temuan belatung yang menggeliat di dalam olahan daging tersebut.

    Pihak sekolah bertindak cepat dengan membatalkan distribusi. “Kami tidak mau bertaruh dengan nyawa siswa. Ini bukan sekadar tidak enak, tapi beracun,” tegas salah satu guru dengan nada geram.

    “Rapel” Makan: Menabrak Aturan, Mengabaikan Gizi
    Ironisnya, alih-alih melakukan evaluasi total, penanggung jawab dapur, Parta, justru mengeluarkan kebijakan kontroversial dengan menjanjikan distribusi “rapel” atau akumulasi di hari berikutnya. Langkah ini jelas-jelas menabrak petunjuk teknis (Juknis) yang ditetapkan Badan Gizi Nasional.

    Wakil Ketua Badan Gizi Nasional, Nanik, dalam berbagai kesempatan telah melarang keras sistem rapel. Alasannya jelas: makanan gizi harian tidak bisa ditumpuk karena menyangkut metabolisme siswa dan jaminan kesegaran bahan pangan.

    Kritik Tajam KITA Banten: “Jangan Jadikan Perut Siswa Lahan Bancakan”

    Menanggapi carut-marut ini, Agus Suryaman, Ketua Bidang Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) Provinsi Banten, angkat bicara

    “Ini adalah tamparan keras bagi Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan Badan Gizi Nasional. Menemukan belatung dalam makanan anak sekolah bukan sekadar ‘kelalaian teknis’, ini adalah kejahatan kemanusiaan dan bentuk degradasi moral dalam pengelolaan anggaran negara,” tegas Agus Suryaman.

    Agus menambahkan, fungsi pengawasan ahli gizi dan Kepala SPPG Cigadung 3 patut dipertanyakan keberadaannya.

    “Di mana ahli gizinya? Di mana kontrol kualitasnya? Jangan-jangan audit mutu hanya formalitas di atas kertas sementara di dapur mereka bekerja asal-asalan. Kami menuntut transparansi penuh. Siapa vendornya, bagaimana rantai pasoknya, dan mengapa makanan busuk bisa lolos dari pintu dapur. Jangan sampai program mulia ini hanya jadi lahan ‘bancakan’ oknum yang mencari keuntungan dengan menekan biaya bahan baku hingga mengabaikan kelayakan, hari ini kita laporkan ke pengawasan BGN Pusat” tambahnya.

    Investigasi atau Sekadar Formalitas?
    Saat ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPI) dikabarkan tengah melakukan investigasi internal. Namun, publik meragukan efektivitas investigasi tersebut jika tidak melibatkan pihak independen dan aparat penegak hukum.

    MBG di Pandeglang
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Lantik Pengurus Baru, LMND Banten Tegaskan Perjuangan Ekonomi Kerakyatan dan Lawan Serakhnomic

    NEWS 8 Oktober 2026

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten: Masjid Agung Banten dan Keindahan Arsitektur Islam

    Ribuan Warga Tangsel Padati Jalan Santai Bulan Bakti Karang Taruna

    Resmikan 7 Daerah Irigasi, Gubernur Banten: Setiap Rupiah yang Dikeluarkan Harus Memberi Manfaat untuk Masyarakat

    Peringati HUT Banten, GMPK Banten Selenggarakan Dialog Kebangsaan Jaga Nilai Ideologi Bangsa

    Recent Post

    Haris Azhar Pertanyakan Rezim Hukum Satgas PKH: PT KEL Ditertibkan, Penambang Baru Muncul di Nabire

    9 Oktober 2026

    BULOG Lebak‑Pandeglang Rayakan Rekor Beras Nasional dengan Santunan Anak Yatim Sekitar Kantor

    9 Oktober 2026

    Tak Main-main, Seluruh Kepala Samsat di Banten Dievaluasi, Bapenda Ancam Potong Tukin yang Tak Capai Target

    9 Oktober 2026

    HMPS BSA UIN Banten Gelar Diskusi Indonesia Emas 2045

    9 Oktober 2026

    KOSMAK Desak Copot Jaksa Agung Burhanuddin Terkait Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

    9 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.