BANTENCORNER.COM – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 43 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menggelar aksi bersih-bersih di Pantai Cipanon, Kabupaten Pandeglang, Banten pada Kamis, 07 Agustus 2025. Aksi ini bertujuan mengatasi masalah sampah yang menumpuk di area pesisir dan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya nelayan, tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Kegiatan ini berfokus pada area pantai yang menjadi tempat bersandarnya kapal-kapal nelayan setempat. Kondisi pantai yang memprihatinkan, akibat tumpukan sampah yang mengotori area tersebut, menjadi latar belakang utama dilaksanakannya aksi bersih-bersih ini.
Menurut perwakilan KKM 43 UNIBA, rendahnya kesadaran masyarakat dan pengunjung dalam membuang sampah pada tempatnya menjadi penyebab utama permasalahan sampah di Pantai Cipanon. Sampah-sampah ini tidak hanya mengganggu aktivitas nelayan, tetapi juga berpotensi membahayakan ekosistem laut.
Aksi bersih-bersih ini mendapat sambutan positif dari para nelayan setempat. Salah seorang nelayan mengungkapkan rasa senangnya atas inisiatif yang dilakukan oleh para mahasiswa KKM 43 UNIBA. “Kami sangat senang. Jarang sekali ada yang mau peduli dan ikut bersih-bersih di sini,” ujarnya.
Selain melakukan aksi bersih-bersih, para mahasiswa KKM 43 UNIBA juga berupaya untuk memberikan edukasi kepada para nelayan dan masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Mereka berharap, melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat akan semakin meningkat.
Dengan adanya aksi bersih-bersih ini, diharapkan Pantai Cipanon dapat kembali menjadi tempat yang bersih, nyaman, dan lestari. Selain itu, diharapkan pula para nelayan dan masyarakat sekitar dapat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, sehingga Pantai Cipanon dapat terus menjadi sumber penghidupan yang sehat bagi para nelayan serta destinasi wisata yang menarik bagi semua orang.
Kegiatan bersih-bersih Pantai Cipanon ini merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen Universitas Bina Bangsa dalam mendukung program-program pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.***







