Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Pejabat Kemendag di Sidang Blueray Cargo, LHKPN Dua Pejabat Disorot

    23 Juni 2026

    DPRD Kota Serang Soroti Potensi PAD Hilang Rp7-8 Miliar Akibat Pembebasan PBG Rumah Subsidi

    22 Juni 2026

    DPRD Kota Serang Dukung Penuh SPMB 2026 dan Peluncuran Sekolah Aman dan Nyaman

    22 Juni 2026

    Aliansi BEM Serukan Demokrasi Berbasis Dialog dan Argumen, Bukan Provokasi

    20 Juni 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»Dorong Penguatan UMKM, KKM 36 Gelar Pelatihan Digitalisasi Usaha Emping di Pandeglang

    Dorong Penguatan UMKM, KKM 36 Gelar Pelatihan Digitalisasi Usaha Emping di Pandeglang

    Rizki Mubarok19 Agustus 20252 Mins Read KAMPUS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Upaya mendorong penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali dilakukan melalui program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa. Kali ini, pelatihan digitalisasi usaha emping digelar di tempat produksi emping milik Ibu Evi Liani, pada Sabtu 16 Agustus 2025, di Desa Kertasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten.

     

    Pelatihan tersebut dihadiri langsung oleh pemilik usaha, Ibu Evi Liani, bersama sejumlah mahasiswa, termasuk Alya Dwi Adinda, yang berperan sebagai fasilitator. Kegiatan ini difokuskan pada pengenalan strategi pemasaran digital, mulai dari cara menggunakan media sosial untuk promosi hingga memperluas pasar melalui platform e-commerce.

     

    Menurut KKM 36, tujuan utama kegiatan ini adalah agar pelaku UMKM, khususnya pengusaha emping, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

    “Digitalisasi bukan hanya soal mengikuti tren, tetapi kebutuhan agar produk lokal tetap bisa bersaing di pasar yang semakin luas,” ujar salah seorang mahasiswa peserta KKM.

    Ibu Evi Liani, pemilik usaha emping, menyampaikan bahwa selama ini pemasaran produknya masih terbatas di lingkungan sekitar dan pasar tradisional. Ia mengaku pelatihan ini sangat membantu untuk memahami cara menjangkau konsumen yang lebih luas.

    “Saya biasanya hanya menjual emping kepada tetangga dan di pasar. Dengan pelatihan ini, saya jadi tahu bagaimana caranya menjual lewat internet supaya bisa dikenal lebih banyak orang,” ungkapnya.

    Alya Dwi Adinda, selaku fasilitator, menambahkan bahwa pelaku UMKM perlu memahami pentingnya branding dan pengemasan produk agar lebih menarik. Ia menekankan bahwa konsumen saat ini tidak hanya mencari rasa, tetapi juga kualitas tampilan produk. Menurutnya, strategi sederhana seperti memotret produk dengan baik dan menuliskannya di media sosial dapat meningkatkan daya tarik pembeli.

    Selain pemasaran, pelatihan ini juga memberikan edukasi mengenai pencatatan keuangan sederhana. Hal ini bertujuan agar pelaku usaha lebih tertib dalam mengelola modal, keuntungan, dan biaya produksi.

    “Kalau pencatatan rapi, kita bisa tahu berapa keuntungan sebenarnya, dan itu sangat penting untuk mengembangkan usaha,” tutur mahasiswa KKM lain yang tidak ingin disebutkan namanya.

    Dengan adanya pelatihan ini, masyarakat Desa Kertasana berharap produk emping lokal dapat lebih dikenal hingga menembus pasar di luar daerah. Dukungan dari mahasiswa melalui program kerja nyata menjadi langkah strategis untuk memberdayakan UMKM desa.

    Harapannya, usaha emping milik Ibu Evi Liani bisa menjadi contoh sukses digitalisasi UMKM di Pandeglang.**

    KKM UMKM UNIBA
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Puji Kepempinan Kepala BKD Ai Dwi Suzana, Taufik Hidayat: Kami Percaya Beliau Mampu Selesaikan PPPK dan Honorer

    NEWS 18 Juni 2026

    Rayakan HUT ke-14, Pensiunan Karyawan Krakatau Steel Gelar Sunatan Massal Gratis untuk 60 Anak

    Diduga Terjadi Tindakan Premanisme di Lingkungan Kampus UNIBA, Mahasiswa Tempuh Jalur Hukum

    Terima Audiensi, Furqon Tegaskan Status Hukum Situ Rancagede Jakung Miliki Pemprov Banten, Segera Dimanfaatkan

    Pejabat Kemendag di Sidang Blueray Cargo, LHKPN Dua Pejabat Disorot

    Recent Post

    Rayakan HUT ke-14, Pensiunan Karyawan Krakatau Steel Gelar Sunatan Massal Gratis untuk 60 Anak

    20 Juni 2026

    Nama di Surat Sony Sonjaya Hanya Calon Saksi, Bukan Pihak yang Terlibat Korupsi

    19 Juni 2026

    DPUPR Pastikan Pembangunan Alun-Alun Kota Serang Tak Ganggu Infrastruktur Dasar dan Fasilitas Pelayanan Publik

    19 Juni 2026

    Terima Audiensi, Furqon Tegaskan Status Hukum Situ Rancagede Jakung Miliki Pemprov Banten, Segera Dimanfaatkan

    19 Juni 2026

    Komisi IV DPRD Kota Serang Gelar Raker Bersama OPD, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Pelayanan Dasar

    19 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.