Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    ASDP Catat Peningkatan Arus Mudik, Heru Widodo: 6,8% Penumpang dan 18% Kendaraan

    19 Maret, 2026

    Arus Mudik Lebaran 2026 Lancar, Komisi III DPR RI Beri Apresiasi Dirut ASDP Heru Widodo

    19 Maret, 2026

    Polres Tangerang Kota Berhasil Tangkap 14 Terlapor, Ungkap Ragam Modus Curas Sepenjang Ramadan

    18 Maret, 2026

    Launching Bantuan Pangan Jelang Lebaran, Bulog Berikan Bantuan ke Lebak-Pandeglang

    18 Maret, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»Dorong Penguatan UMKM, KKM 36 Gelar Pelatihan Digitalisasi Usaha Emping di Pandeglang
    KAMPUS

    Dorong Penguatan UMKM, KKM 36 Gelar Pelatihan Digitalisasi Usaha Emping di Pandeglang

    By Rizki Mubarok19 Agustus, 20252 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Upaya mendorong penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali dilakukan melalui program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa. Kali ini, pelatihan digitalisasi usaha emping digelar di tempat produksi emping milik Ibu Evi Liani, pada Sabtu 16 Agustus 2025, di Desa Kertasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten.

     

    Pelatihan tersebut dihadiri langsung oleh pemilik usaha, Ibu Evi Liani, bersama sejumlah mahasiswa, termasuk Alya Dwi Adinda, yang berperan sebagai fasilitator. Kegiatan ini difokuskan pada pengenalan strategi pemasaran digital, mulai dari cara menggunakan media sosial untuk promosi hingga memperluas pasar melalui platform e-commerce.

     

    Menurut KKM 36, tujuan utama kegiatan ini adalah agar pelaku UMKM, khususnya pengusaha emping, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

    “Digitalisasi bukan hanya soal mengikuti tren, tetapi kebutuhan agar produk lokal tetap bisa bersaing di pasar yang semakin luas,” ujar salah seorang mahasiswa peserta KKM.

    Ibu Evi Liani, pemilik usaha emping, menyampaikan bahwa selama ini pemasaran produknya masih terbatas di lingkungan sekitar dan pasar tradisional. Ia mengaku pelatihan ini sangat membantu untuk memahami cara menjangkau konsumen yang lebih luas.

    “Saya biasanya hanya menjual emping kepada tetangga dan di pasar. Dengan pelatihan ini, saya jadi tahu bagaimana caranya menjual lewat internet supaya bisa dikenal lebih banyak orang,” ungkapnya.

    Alya Dwi Adinda, selaku fasilitator, menambahkan bahwa pelaku UMKM perlu memahami pentingnya branding dan pengemasan produk agar lebih menarik. Ia menekankan bahwa konsumen saat ini tidak hanya mencari rasa, tetapi juga kualitas tampilan produk. Menurutnya, strategi sederhana seperti memotret produk dengan baik dan menuliskannya di media sosial dapat meningkatkan daya tarik pembeli.

    Selain pemasaran, pelatihan ini juga memberikan edukasi mengenai pencatatan keuangan sederhana. Hal ini bertujuan agar pelaku usaha lebih tertib dalam mengelola modal, keuntungan, dan biaya produksi.

    “Kalau pencatatan rapi, kita bisa tahu berapa keuntungan sebenarnya, dan itu sangat penting untuk mengembangkan usaha,” tutur mahasiswa KKM lain yang tidak ingin disebutkan namanya.

    Dengan adanya pelatihan ini, masyarakat Desa Kertasana berharap produk emping lokal dapat lebih dikenal hingga menembus pasar di luar daerah. Dukungan dari mahasiswa melalui program kerja nyata menjadi langkah strategis untuk memberdayakan UMKM desa.

    Harapannya, usaha emping milik Ibu Evi Liani bisa menjadi contoh sukses digitalisasi UMKM di Pandeglang.**

    KKM UMKM UNIBA
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Asal-usul Nama Banten: Dari Mitologi hingga Fakta Sejarah

    ARTIKEL 21 Januari, 2025

    Tradisi dan Budaya Banten Zaman Kesultanan yang Masih Hidup Hingga Kini

    HIPMI Banten Gelar Fit and Proper Test Basnom di Tangerang Selatan, Dorong Lahirnya Kader Pengusaha Muda Berintegritas

    Heru Widodo Cek Posko Lebaran, ASDP Bantu Pemudik Dapatkan Tiket Kapal

    Peran Banten dalam Sejarah Perjuangan Melawan Penjajah

    Recent Post

    Serangan Andrie Yunus: IMM Sumenep Minta Usut Hingga Otak Intelektualnya

    18 Maret, 2026
    Heru Widodo Saat Menyapa Pengguna Jasa Penyebrangan ASDP

    Heru Widodo: Puncak Arus Mudik 18 Maret, 18.000 Kendaraan Sudah Check-in di Pelabuhan Merak

    18 Maret, 2026

    Heru Widodo: Arus Mudik 2026 Terbilang Lancar Berkat Kebijakan Strategis

    17 Maret, 2026

    Video Yusuf Manubulu Hina Islam Viral, Pengurus Harian Abdi Rakyar Laporkan ke Polisi

    16 Maret, 2026

    Video TikTok Yusuf Manubulu Sebut ‘Allah Seperti Mucikari’, Ormas KITA Laporkan ke Polisi Sebagai Dugaan Penistaan Agama

    16 Maret, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.