Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Solidaritas Mahasiswa UNIBA Gelar Aksi, Soroti Dugaan Pelecehan hingga Biaya TOEFL-EPT dan KIP

    12 Maret, 2026

    KOMNAS Perempuan Siap Bersinergi dengan LMND untuk Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan

    11 Maret, 2026

    LMND UNIBA Gelar Dialog Publik dan Buka Bersama, Bahas Strategi Kampus Cegah Disorientasi Ideologi Mahasiswa

    10 Maret, 2026

    HIPMI Banten Gelar Fit and Proper Test Basnom di Tangerang Selatan, Dorong Lahirnya Kader Pengusaha Muda Berintegritas

    10 Maret, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Andra Soni Buka MPLS Sekolah Rakyat Banten, Perjuangkan Keadilan Sosial Masyarakat
    NEWS

    Andra Soni Buka MPLS Sekolah Rakyat Banten, Perjuangkan Keadilan Sosial Masyarakat

    By Rizki Mubarok19 Agustus, 20252 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    SERANG – Gubernur Banten Andra Soni membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Rakyat (MPLSR) Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 34 Kabupaten Lebak di Aula Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Jum’at (1/8/2025) dan SRMA 33 Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (15/8/2025).

    Andra Soni mengatakan, Sekolah Rakyat hadir memperjuangkan keadilan sosial masyarakat, melalui akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

    Andra Soni menyebut kehadiran Sekolah Rakyat menjadi langkah nyata dalam memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

    “Sekolah Rakyat ini adalah langkah besar menjawab tantangan akses pendidikan, khususnya bagi saudara-saudara kita yang selama ini belum terjangkau,” katanya.

    Andra Soni juga membagikan kisah hidupnya sebagai bukti pentingnya pendidikan dalam mengubah nasib.

    “Saya pun dulu pernah jadi sopir angkot, bekerja serabutan. Tapi karena pendidikan, alhamdulillah berkat pendidikan saya bisa sampai ke posisi sekarang. Saya ingin anak-anak Banten punya kesempatan yang sama, tanpa terkendala biaya,” ucapnya di hadapan ratusan siswa dan orang tua SRMA 34 Kabupaten Lebak.

    Andra Soni menegaskan Pemprov Banten akan terus bersinergi dengan Pemerintah Pusat agar semakin banyak Sekolah Rakyat hadir di Provinsi Banten.

    “Ini adalah wujud nyata negara hadir untuk rakyat. Kita ingin memastikan setiap anak Banten punya kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

    Di kesempatan yang sama Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program prioritas nasional gagasan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming.

    Program ini bertujuan memuliakan masyarakat kecil, menjangkau yang belum terjangkau, serta membuka peluang bagi mereka yang selama ini sulit mendapatkan akses pendidikan.

    “Sekolah Rakyat hadir untuk memuliakan wong cilik. Kami hanya pelaksana dari gagasan Presiden Prabowo,” kata Saifullah.

    Dalam kesempatan itu, Saifullah memberi semangat kepada para siswa agar tidak minder.

    “Kalian ini orang-orang pilihan. Kalau semangat belajar, bekerja keras, insya Allah kalian bisa jadi gubernur, menteri, tentara dan lain-lain,” katanya.

    Sekolah Rakyat memiliki sistem seleksi berbeda dari sekolah umum, yakni berdasarkan data sosial ekonomi, dengan prioritas bagi keluarga miskin ekstrem (Desil 1 dan 2).

    Program ini juga memberikan fasilitas lengkap berupa makan tiga kali sehari, pemeriksaan kesehatan gratis, pemetaan bakat berbasis AI, sistem pembelajaran digital, serta satu laptop untuk setiap siswa.

    Sebagai informasi Sekolah Rakyat adalah program pendidikan berasrama yang digagas oleh Kementerian Sosial (Kemensos) untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

    Program ini bertujuan untuk memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas, serta memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. (ADV)

    Andra Soni Gubernur Banten
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Kampus atau Ruang Aman? Mahasiswa Pertanyakan Kembalinya Dosen yang Pernah Terseret Kasus Pelecehan Verbal di UNIBA

    KAMPUS 07 Maret, 2026

    Solidaritas Mahasiswa UNIBA Gelar Aksi, Soroti Dugaan Pelecehan hingga Biaya TOEFL-EPT dan KIP

    HIPMI Banten Gelar Fit and Proper Test Basnom di Tangerang Selatan, Dorong Lahirnya Kader Pengusaha Muda Berintegritas

    SMU Soroti Kebijakan Biaya TOEFL-EPT di UNIBA, Dorong Kampus Turunkan Biaya demi Keadilan Akses Pendidikan

    KOMNAS Perempuan Siap Bersinergi dengan LMND untuk Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan

    Recent Post

    Pererat Ukhuwah di Ramadan, MWC NU Curug Gelar Nahdlatul Ulama Festival

    10 Maret, 2026

    PKBM Daguina Bantah Isu Siswa Fiktif, Dindikbud Kota Serang Ikut Beri Penegasan

    10 Maret, 2026

    Polres Kabupaten Serang Ungkap Kasus Pengerusakan di Pontang Telah Dilimpahkan ke Kejaksaan

    10 Maret, 2026

    Dokumen Sah Ada, Tapi Kasus Lahan Serang Terjebak

    09 Maret, 2026

    Kasus Korupsi PTSL Tangerang: Jimmy Lie Akhirnya Tertangkap

    09 Maret, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.