Ade Sumardi lahir pada 27 Juli 1972 di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Ia tumbuh dalam keluarga yang memiliki sejarah panjang dalam dunia wirausaha dan politik — ayahnya pernah bergabung dengan Partai Nasional Indonesia (PNI), cikal bakal PDI Perjuangan. Setelah menamatkan pendidikan menengah di daerah asal, Ade melanjutkan studi ke Universitas Islam Nusantara (Uninus), Bandung, dengan mengambil jurusan Ekonomi dan meraih gelar Sarjana Ekonomi sekitar tahun 1998.
Karier politiknya dimulai pada 1998 ketika ia bergabung dengan PDI Perjuangan. Setahun kemudian, Ade terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Lebak pada Pemilu 1999 dan dipercaya oleh masyarakat dalam beberapa periode berikutnya . Pada 2009, ia dipercaya sebagai Ketua DPRD Lebak dan memegang jabatan itu hingga 2013.
Selain menjalankan amanah politik, ia juga meneruskan usaha keluarga dan menjadi wirausahawan di sektor peternakan, tercatat sebagai peternak kambing sekaligus aktif di dunia usaha .
Pada 2014, karier politik dan eksekutifnya meningkat saat ia terpilih menjadi Wakil Bupati Lebak mendampingi Iti Octavia Jayabaya. Ia kemudian terpilih kembali dalam Pilkada 2019 dan menjabat hingga akhir masa jabatannya pada 2023. Sosoknya tampil mewarnai perkembangan daerah, termasuk aktivitas sebagai ketua Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Lebak, yang menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan generasi muda.
Perjalanan partainya tidak berhenti di situ. Sejak 2019, Ade memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Banten, jabatan penting yang menempatkannya sebagai figur sentral di kalangan internal partai.
Di tengah dukungan partai dan rekam jejaknya sebagai kepala daerah dan legislatif, Ade kemudian dipilih oleh PDIP untuk menjadi calon Wakil Gubernur Banten pada Pilkada 2024, menggandeng Airin Rachmi Diany dari Partai Golkar sebagai calon Gubernur. Pasangan “Airin–Ade” resmi mendaftar ke KPU pada 28 Agustus 2024, sekaligus dideklarasikan oleh PDIP pada 25 Agustus 2024 di ICE BSD, Tangerang. Namun, Ade menghadapi tantangan administratif terkait statusnya sebagai anggota DPRD Banten yang terpilih pada Pemilu 2024 — isu ini diselesaikan dengan pengunduran diri sebelum verifikasi Berkas Pilkada
Ade dikenal sebagai politisi berpengalaman yang mampu menjembatani dunia eksekutif dan legislatif, serta pegiat gerakan kepanduan. Dua periode sebagai Wakil Bupati Lebak membuktikan kemampuannya dalam menjalankan roda pemerintahan daerah. Sebagai Ketua DPD PDIP Banten, ia turut menentukan arah dan strategi partai selama lima tahun terakhir, termasuk mendukung gagasan “Banten Maju Bersama” dalam visi dan programnya
Secara pribadi, Ade dikenal sebagai figur keluarga yang telah berumahtangga dengan Sukarni Butan dan dikaruniai tiga anak
Ia terus aktif dalam berbagai organisasi lokal dan sosial, seperti Himpunan Peternak Kambing Indonesia (HPDKI) Provinsi Banten dan pembinaan kegiatan kepramukaan.







