BantenCorner.Com- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Serang mengadakan pelatihan penyusunan program cabang olahraga (cabor) bagi para pelatih Se-Kabupaten Serang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 16 Desember 2024, dan dihadiri oleh 54 pelatih dari berbagai cabor.
Dalam pelatihan ini, metode diskusi menjadi fokus utama dengan para pelatih agar kami (KONI) Kabupaten Serang memahami hambatan, penyusunan perencanaan, dan menentukan target yang jelas di masing-masing cabor.
Ketua pelaksana pelatihan, Hengki Bramert, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II KONI Kabupaten Serang, menyampaikan pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Persiapan ini penting untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten yang akan digelar di Tangerang Selatan pada tahun 2026.
“Tujuan diadakanya kegiatan ini, kami ingin menyusun program untuk menghadapi (Porpov)2025-2026 nanti, juga untuk mencari bahan baku yang bagus,” ujarnya
Menurutnya, menyusun program olahraga yang efektif bukanlah hal yang mudah jika kualitas dan kondisi para atlet belum diketahui.
“Kita menyusun program, jika bahan baku belum tau kayak apa, ini katandasnya, ” tandasnya.
Sebagai langkah lanjutan dari pelatihan ini, KONI Kabupaten Serang akan melakukan inventarisasi atlet dan tes fisik untuk mengetahui kondisi para calon atlet, baik dari sisi fisik, mental, maupun kemampuan mereka. Setelah data ini terkumpul, program pelatihan akan kembali disesuaikan sehingga para pelatih dapat menjalankan program sesuai dengan kondisi atlitnya di setiap cabor.
Hengki menegaskan pentingnya perhatian pelatih terhadap kondisi atlet secara menyeluruh, mulai dari fisik hingga mental, agar para atlet siap menghadapi Porprov mendatang. Ia juga berharap para pelatih dapat terus mengikuti dan menjalankan program yang sedang dirancang dengan baik.
“Saya berharap para pelatih tetap konsisten dan intensif dalam mengikuti program yang kita susun demi kesuksesan Porprov Banten 2026,” katanya.
Selain itu, Hengki menyoroti pesan dari pemateri, Monlex, yang menurutnya efektif dan harus diterapkan para pelatih mengenai pentingnya komunikasi untuk mendapatkan solusi dari setiap permasalahan yang ada.
“Apa yang disampaikain pak monlex tadi, ‘Pelatih jangan pernah bosen dan malu-malu untuk berdiskusi pada kami,’ mana kala para pelatih menemukan kejanggalan, agar kita cari solusinya bersama,” tutup Hengki.
Dengan pelatihan ini, KONI Kabupaten Serang optimis dapat mencetak atlet-atlet unggulan dan menciptakan strategi terbaik untuk bersaing di ajang Porprov Banten 2026.***







