Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Pendaftaran Calon Ketua Umum KONI Kabupaten Serang Resmi Dibuka, Ini Syaratnya!

    20 Februari, 2026

    Kodim Lebak Bangun Kemitraan dengan Pers

    19 Februari, 2026

    Sinergi Media dan Kodim 0601 Pandeglang Untuk Berita Positif

    19 Februari, 2026

    Hasil Reses DPRD Kota Serang, Jalan Rusak dan PJU Jadi Sorotan Utama Warga

    18 Februari, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»BANTENPEDIA»Mengulik Sejarah Kesultanan Banten: Dari Kejayaan Hingga Jejaknya Kini
    BANTENPEDIA

    Mengulik Sejarah Kesultanan Banten: Dari Kejayaan Hingga Jejaknya Kini

    By Sae13 Januari, 20253 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner – Indonesia punya sejarah panjang yang penuh warna, termasuk jejak kerajaan-kerajaan besar yang pernah berjaya di masanya. Salah satunya adalah Kesultanan Banten, yang nggak cuma dikenal sebagai pusat perdagangan, tapi juga simbol kejayaan Islam di Nusantara.

    Kesultanan ini punya pengaruh besar, bukan hanya di wilayah Banten, tapi juga di kawasan Asia Tenggara. Kalau kita jalan-jalan ke Banten hari ini, sisa-sisa kejayaan kesultanan ini masih bisa dirasakan lewat peninggalan sejarahnya.

    Nah, buat kamu yang penasaran dengan sejarah Kesultanan Banten, artikel ini bakal ngajak kamu buat nostalgia ke masa-masa keemasannya. Dari awal berdirinya, masa kejayaan, sampai bagaimana jejaknya masih bisa kita temukan di zaman modern ini. Yuk, kita telusuri lebih dalam!

    Awal Berdirinya Kesultanan Banten

    Kesultanan Banten berdiri pada abad ke-16, tepatnya pada tahun 1527. Awalnya, wilayah Banten merupakan bagian dari Kerajaan Sunda, tapi kemudian direbut oleh Kesultanan Demak di bawah pimpinan Fatahillah.

    Setelah berhasil menaklukkan wilayah ini, Fatahillah mendirikan Kesultanan Banten sebagai pusat kekuasaan baru dengan Islam sebagai fondasi utamanya.

    Banten berkembang pesat berkat lokasinya yang strategis, berada di jalur perdagangan internasional. Pelabuhan Banten menjadi pusat perdagangan yang ramai, menarik pedagang dari berbagai penjuru dunia, seperti Arab, Tiongkok, hingga Eropa. Hal ini membuat Kesultanan Banten menjadi salah satu kekuatan ekonomi yang disegani.

    Masa Kejayaan Kesultanan Banten

    Puncak kejayaan Kesultanan Banten terjadi di bawah kepemimpinan Sultan Ageng Tirtayasa pada pertengahan abad ke-17. Di masa ini, Banten nggak cuma dikenal sebagai pusat perdagangan, tapi juga pusat penyebaran agama Islam di Nusantara.

    Sultan Ageng Tirtayasa juga dikenal sebagai pemimpin yang gigih melawan penjajahan Belanda demi mempertahankan kedaulatan kesultanan.

    Pada masa kejayaannya, Banten memiliki armada laut yang kuat dan wilayah kekuasaan yang luas, mencakup Lampung di Sumatera hingga sebagian Pulau Jawa.

    Kehidupan masyarakatnya juga makmur, didukung oleh perdagangan lada yang menjadi komoditas utama di Banten.

    Kemunduran Kesultanan Banten

    Sayangnya, seperti kerajaan besar lainnya, Kesultanan Banten juga mengalami masa-masa sulit. Setelah wafatnya Sultan Ageng Tirtayasa, konflik internal antara keluarga kerajaan mulai muncul.

    Belanda yang semakin kuat pada masa itu memanfaatkan konflik ini untuk melemahkan Kesultanan Banten.

    Pada tahun 1813, Kesultanan Banten resmi dihapus oleh pemerintah kolonial Belanda. Meski demikian, jejak sejarahnya masih terasa hingga kini lewat berbagai peninggalan seperti Masjid Agung Banten, Keraton Surosowan, dan Benteng Speelwijk.

    Jejak Kesultanan Banten di Masa Kini

    Walau Kesultanan Banten sudah nggak ada, jejaknya masih bisa ditemukan di berbagai sudut Banten. Masjid Agung Banten, misalnya, masih menjadi tempat ibadah sekaligus destinasi wisata religi yang ramai dikunjungi. Bangunan ini menjadi saksi bisu betapa majunya arsitektur Islam pada masa itu.

    Selain itu, tradisi-tradisi yang diwariskan Kesultanan Banten, seperti debus dan upacara adat, masih dilestarikan oleh masyarakat setempat. Tradisi ini menjadi bukti bahwa budaya Kesultanan Banten tetap hidup di tengah modernisasi.

    Pelajaran dari Sejarah Kesultanan Banten

    Sejarah Kesultanan Banten mengajarkan kita pentingnya persatuan dan kerja keras dalam menghadapi tantangan. Dari kejayaan Kesultanan Banten, kita bisa belajar bagaimana perdagangan, agama, dan budaya bisa berjalan beriringan, menciptakan masyarakat yang sejahtera.

    Meskipun Kesultanan Banten hanya tinggal sejarah, nilai-nilai yang diwariskannya tetap relevan sampai sekarang. Jadi, jangan cuma mengenang sejarahnya, tapi juga ambil pelajaran dari kejayaannya untuk masa depan yang lebih baik.

    Menyelami sejarah Kesultanan Banten, dari awal berdiri, masa kejayaan, hingga jejak peninggalannya yang masih hidup di era modern.***

    Banten Kesultanan Banten Sejarah
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Himapikani Wilayah II Soroti Sungai Cisadane Tangerang Selatan Tercemar Pestisida, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    NEWS 18 Februari, 2026

    Konferancab III GP Ansor Cisauk: Ahmad Munajat Terpilih, Siap Perkuat Kader dan Kawal NU–NKRI

    Resmi Buka Rapat Kerja KONI Kabupaten Serang Tahun 2026, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah: Selamat Raker, Susunlah Program Berprestasi

    Hadiri Raker KONI Kabupaten Serang, Ketua KONI Banten Agus Rasyid: Mudah-mudahan ini Menghasilkan yang Terbaik

    Potensi 42.000 Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional, Gerakan Santripreneur Banten Masuk Agenda Nasional

    Recent Post

    Himapikani Wilayah II Soroti Sungai Cisadane Tangerang Selatan Tercemar Pestisida, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    18 Februari, 2026

    Hadiri Raker KONI Kabupaten Serang, Ketua KONI Banten Agus Rasyid: Mudah-mudahan ini Menghasilkan yang Terbaik

    16 Februari, 2026

    Resmi Buka Rapat Kerja KONI Kabupaten Serang Tahun 2026, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah: Selamat Raker, Susunlah Program Berprestasi

    16 Februari, 2026

    Rapat Kerja KONI Kabupaten Serang Tahun 2026 Resmi Dibuka, Usung Tema Sinergi Menuju Prestasi Porprov VII Banten 2026

    16 Februari, 2026

    Regenerasi Kepemimpinan, PK Ipnu-Ippnu Uin Smh Banten Gelar Rapat Anggota Komisariat

    16 Februari, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.