Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    BKSAP Fokus Buka Akses Selat Hormuz demi Kelancaran Logistik Indonesia

    10 April, 2026

    Ancaman Ketahanan Pangan! Pekerja Penggilingan Minta Tolong ke Komisi IV

    09 April, 2026

    Optimisme Lawan Teror: Projo Ingatkan Pengalaman Bangsa Saat Pandemi

    08 April, 2026

    PKBM Daguina Gelar UPK Paket C, Bukti Pendidikan Nonformal Kian Berkualitas

    08 April, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»ARTIKEL»Menggali Tradisi dan Ritual Keagamaan di Kesultanan Banten

    Menggali Tradisi dan Ritual Keagamaan di Kesultanan Banten

    Sae20 Januari, 20253 Mins Read ARTIKEL
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner – Banten nggak cuma dikenal sebagai pusat perdagangan internasional di masa lalu, tapi juga sebagai tempat lahirnya tradisi dan ritual keagamaan yang kaya akan makna.

    Dari era Kesultanan Banten hingga sekarang, wilayah ini masih menyimpan jejak sejarah yang erat kaitannya dengan budaya Islam. Tradisi yang tumbuh di sana nggak hanya menjadi cermin kehidupan masyarakat, tapi juga bagian dari identitas yang terus dipertahankan.

    Kesultanan Banten, yang didirikan pada abad ke-16 oleh Sultan Maulana Hasanuddin, memainkan peran penting dalam penyebaran Islam di Nusantara.

    Nggak cuma sebagai pusat pemerintahan, kesultanan ini juga menjadi tempat berkembangnya tradisi keagamaan yang hingga kini masih dipraktikkan.

    Yuk, kita gali lebih dalam tentang tradisi dan ritual yang jadi warisan budaya di tanah Banten ini!

    Tradisi Maulid Nabi: Perayaan Penuh Makna

    Salah satu tradisi keagamaan yang masih hidup di Banten adalah perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Perayaan ini biasanya berlangsung dengan meriah dan penuh khidmat.

    Nggak cuma sekadar membaca salawat atau sirah nabi, acara ini juga diwarnai dengan iringan seni tradisional, seperti debus dan rampak bedug.

    Dalam tradisi Maulid di Banten, masyarakat juga menggelar arak-arakan panjang yang membawa tumpeng dan hasil bumi sebagai bentuk rasa syukur.

    Ritual ini menunjukkan betapa eratnya nilai agama dan budaya lokal dalam kehidupan masyarakat Banten, yang diwarisi sejak zaman kesultanan.

    Ziarah ke Makam Sultan Maulana Hasanuddin

    Ziarah ke makam Sultan Maulana Hasanuddin adalah tradisi yang nggak bisa dipisahkan dari masyarakat Banten. Ritual ini nggak hanya untuk mengenang jasa sang pendiri kesultanan, tapi juga menjadi sarana spiritual.

    Banyak peziarah yang datang dengan harapan mendapatkan keberkahan, inspirasi, atau sekadar menenangkan diri.

    Makam Sultan Maulana Hasanuddin terletak di kompleks Masjid Agung Banten, salah satu warisan bersejarah yang dibangun pada masa kejayaan kesultanan.

    Tempat ini selalu ramai, terutama di momen-momen tertentu seperti bulan Ramadan atau menjelang hari besar Islam.

    Debus: Seni Bela Diri Bernuansa Mistis

    Kesultanan Banten juga terkenal dengan seni debus, yang punya unsur mistis sekaligus keagamaan. Pada zaman dulu, debus adalah bagian dari latihan bela diri para prajurit kesultanan.

    Tapi, seiring waktu, debus juga menjadi sarana untuk menunjukkan kekuatan spiritual yang didasarkan pada ajaran Islam.

    Atraksi debus sering kali ditampilkan dalam acara-acara adat atau keagamaan, seperti pernikahan, khitanan, atau hari besar Islam.

    Meskipun terlihat ekstrem, seperti menusuk diri dengan benda tajam, para pelaku debus percaya bahwa kekuatan mereka berasal dari doa dan zikir kepada Allah.

    Tradisi Panjang Mulud

    Tradisi Panjang Mulud adalah salah satu ritual unik yang masih lestari di Banten. Tradisi ini merupakan bagian dari perayaan Maulid Nabi dan melibatkan prosesi arak-arakan “panjang mulud,” yaitu replika kapal besar yang dihiasi dengan berbagai ornamen.

    Panjang Mulud adalah simbol perjalanan dakwah Islam oleh Nabi Muhammad SAW dan para penyebar agama Islam, termasuk Sultan Maulana Hasanuddin. Prosesi ini juga diiringi doa-doa serta lantunan salawat yang menambah suasana religius.

    Tradisi dan ritual keagamaan di Kesultanan Banten bukan cuma menjadi cerminan sejarah, tapi juga bagian dari identitas masyarakat yang terus dipertahankan hingga kini.

    Dari perayaan Maulid Nabi, ziarah makam, hingga seni debus, semuanya menunjukkan betapa eratnya hubungan antara nilai agama dan budaya di tanah Banten.

    Tradisi ini nggak hanya menjadi warisan, tapi juga pengingat akan pentingnya menjaga akar budaya dan spiritualitas kita.

    Menggali tradisi keagamaan Kesultanan Banten, dari Maulid Nabi hingga seni debus. Jejak sejarah Islam yang masih hidup di tanah Banten.***

    Kesultanan Banten Maulid Nabi Ziarah

    Related Posts

    NEWS

    Sempat Vakum Dilanda Pandemi, Festival Kaibon 2025 Kembali Digelar Demi Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

    25 Oktober, 2025
    NEWS

    Peran Sunan Gunung Jati Terhadap Islamisasi di Banten

    23 April, 2025
    NEWS

    Tradisi dan Budaya Banten Zaman Kesultanan yang Masih Hidup Hingga Kini

    21 April, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Kritik Anggaran Belanja Buah Durian hingga Kue Ulang Tahun di Biro Umum Banten Habiskan Puluhan Juta, Mahasiswa: Hamburkan APBD

    NEWS 07 April, 2026

    Pengeroyokan Petugas Keamanan di Movenpick Carita, Satu Pelaku Diduga Anak Lurah Umbul Tanjung

    PKBM Daguina Gelar UPK Paket C, Bukti Pendidikan Nonformal Kian Berkualitas

    Kecam Keras Dugaan Kelalaian Perumda Tirta Benteng, Pemuda Gandasari Siap Turun ke Jalan

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten yang Masih Bisa Kamu Kunjungi

    Recent Post

    Kritik Anggaran Belanja Buah Durian hingga Kue Ulang Tahun di Biro Umum Banten Habiskan Puluhan Juta, Mahasiswa: Hamburkan APBD

    07 April, 2026

    Bawa Visi Baru, Pramuka Banten Akan Olah Sampah Jadi Pupuk

    07 April, 2026

    Ketua DPRD: Musrenbang 2027 Jadi Kunci Wujudkan Kota Serang Lebih Maju

    06 April, 2026

    DPRD Serang Siap Kawal Iklim Usaha Kondusif untuk Investor

    02 April, 2026

    DPD GMPK Banten Apresiasi Kebijakan Pemerintah: Jaga Stabilitas Harga BBM di Tengah Ketidakpastian Global

    01 April, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.