Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    KKM 78 Sumurbandung Turun Langsung Dampingi Budidaya Lele Lewat Program GEMELE

    24 Agustus 2026

    42 Hektare Afdeling Mike dan Kebun Di Luar Batas Izin, HASRI JACK dan PARTNERS Laporkan PT Letawa

    24 Agustus 2026

    Gelar Mubes ke-VIII, Yamin Sabikin Terpilih sebagai Ketua Umum IKAMABA Periode 2026–2027

    24 Agustus 2026

    GP Ansor Banten Apresiasi Program dan Kebijakan Pemerintahan Prabowo

    23 Agustus 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»ARTIKEL»Menggali Tradisi dan Ritual Keagamaan di Kesultanan Banten

    Menggali Tradisi dan Ritual Keagamaan di Kesultanan Banten

    Sae20 Januari 20253 Mins Read ARTIKEL
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner – Banten nggak cuma dikenal sebagai pusat perdagangan internasional di masa lalu, tapi juga sebagai tempat lahirnya tradisi dan ritual keagamaan yang kaya akan makna.

    Dari era Kesultanan Banten hingga sekarang, wilayah ini masih menyimpan jejak sejarah yang erat kaitannya dengan budaya Islam. Tradisi yang tumbuh di sana nggak hanya menjadi cermin kehidupan masyarakat, tapi juga bagian dari identitas yang terus dipertahankan.

    Kesultanan Banten, yang didirikan pada abad ke-16 oleh Sultan Maulana Hasanuddin, memainkan peran penting dalam penyebaran Islam di Nusantara.

    Nggak cuma sebagai pusat pemerintahan, kesultanan ini juga menjadi tempat berkembangnya tradisi keagamaan yang hingga kini masih dipraktikkan.

    Yuk, kita gali lebih dalam tentang tradisi dan ritual yang jadi warisan budaya di tanah Banten ini!

    Tradisi Maulid Nabi: Perayaan Penuh Makna

    Salah satu tradisi keagamaan yang masih hidup di Banten adalah perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Perayaan ini biasanya berlangsung dengan meriah dan penuh khidmat.

    Nggak cuma sekadar membaca salawat atau sirah nabi, acara ini juga diwarnai dengan iringan seni tradisional, seperti debus dan rampak bedug.

    Dalam tradisi Maulid di Banten, masyarakat juga menggelar arak-arakan panjang yang membawa tumpeng dan hasil bumi sebagai bentuk rasa syukur.

    Ritual ini menunjukkan betapa eratnya nilai agama dan budaya lokal dalam kehidupan masyarakat Banten, yang diwarisi sejak zaman kesultanan.

    Ziarah ke Makam Sultan Maulana Hasanuddin

    Ziarah ke makam Sultan Maulana Hasanuddin adalah tradisi yang nggak bisa dipisahkan dari masyarakat Banten. Ritual ini nggak hanya untuk mengenang jasa sang pendiri kesultanan, tapi juga menjadi sarana spiritual.

    Banyak peziarah yang datang dengan harapan mendapatkan keberkahan, inspirasi, atau sekadar menenangkan diri.

    Makam Sultan Maulana Hasanuddin terletak di kompleks Masjid Agung Banten, salah satu warisan bersejarah yang dibangun pada masa kejayaan kesultanan.

    Tempat ini selalu ramai, terutama di momen-momen tertentu seperti bulan Ramadan atau menjelang hari besar Islam.

    Debus: Seni Bela Diri Bernuansa Mistis

    Kesultanan Banten juga terkenal dengan seni debus, yang punya unsur mistis sekaligus keagamaan. Pada zaman dulu, debus adalah bagian dari latihan bela diri para prajurit kesultanan.

    Tapi, seiring waktu, debus juga menjadi sarana untuk menunjukkan kekuatan spiritual yang didasarkan pada ajaran Islam.

    Atraksi debus sering kali ditampilkan dalam acara-acara adat atau keagamaan, seperti pernikahan, khitanan, atau hari besar Islam.

    Meskipun terlihat ekstrem, seperti menusuk diri dengan benda tajam, para pelaku debus percaya bahwa kekuatan mereka berasal dari doa dan zikir kepada Allah.

    Tradisi Panjang Mulud

    Tradisi Panjang Mulud adalah salah satu ritual unik yang masih lestari di Banten. Tradisi ini merupakan bagian dari perayaan Maulid Nabi dan melibatkan prosesi arak-arakan “panjang mulud,” yaitu replika kapal besar yang dihiasi dengan berbagai ornamen.

    Panjang Mulud adalah simbol perjalanan dakwah Islam oleh Nabi Muhammad SAW dan para penyebar agama Islam, termasuk Sultan Maulana Hasanuddin. Prosesi ini juga diiringi doa-doa serta lantunan salawat yang menambah suasana religius.

    Tradisi dan ritual keagamaan di Kesultanan Banten bukan cuma menjadi cerminan sejarah, tapi juga bagian dari identitas masyarakat yang terus dipertahankan hingga kini.

    Dari perayaan Maulid Nabi, ziarah makam, hingga seni debus, semuanya menunjukkan betapa eratnya hubungan antara nilai agama dan budaya di tanah Banten.

    Tradisi ini nggak hanya menjadi warisan, tapi juga pengingat akan pentingnya menjaga akar budaya dan spiritualitas kita.

    Menggali tradisi keagamaan Kesultanan Banten, dari Maulid Nabi hingga seni debus. Jejak sejarah Islam yang masih hidup di tanah Banten.***

    Kesultanan Banten Maulid Nabi Ziarah
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Semarak Kemerdekaan, Warga Kampung Risah Tumpah Ruah

    NEWS 18 Agustus 2026

    Perkuat Pemasangan Ptoduk, KKM 25 Uniba Pasang Media Promosi untuk Mendukung UMKM

    Bikin Produk Makin Menarik, KKM 78 Sumurbandung Dampingi Packaging Dapros dan Renggining

    Mahasiswa Baru Diminta Kritis Melihat Persoalan Sosial, Ketua FAM Tegaskan Fungsi PKKMB

    Tanam Tanaman Obat, KKM 25 Singamerta Wujudkan Desa Sehat dan Mandiri

    Recent Post

    Tanah Bertuan! Pemilik Hak Ulayat Nifasi Tegaskan: Tanah Adat Bukan Milik Negara

    23 Agustus 2026

    Mahasiswa KKM 25 Singamerta Bersama Kepolisian Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Judi Online di MTs

    23 Agustus 2026

    Siap Jadi Pemimpin Masa Depan, Duet Tiyo-Dhana: Perubahan Harus Dimulai dari Mindset

    23 Agustus 2026

    KKM UNIBA Kelompok 19 Hadirkan Insinerator untuk Atasi Permasalahan Sampah

    23 Agustus 2026

    Abad Kedua NU: Modernisasi Tata Kelola Tanpa Tinggalkan Tradisi Keulamaan

    23 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.