BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 91 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menggelar pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar limbah minyak jelantah, Minggu l, 10 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung di rumah kader Posyandu Kampung Talang Mas, Desa Cerukcuk, dan diikuti oleh puluhan ibu-ibu warga setempat.
Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya kaum ibu, dalam memanfaatkan barang bekas menjadi produk bernilai jual. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya diajarkan teknik pembuatan lilin aromaterapi, tetapi juga diberikan wawasan mengenai peluang pemasaran produk tersebut.
Ketua Pelaksana, Annisa Rahma Fajriani, mengatakan bahwa ide pelatihan ini lahir dari keinginan mahasiswa untuk membantu warga mengubah limbah rumah tangga menjadi sumber pendapatan.
“Kami ingin mengajak warga untuk melihat potensi dari limbah yang ada di sekitar. Minyak jelantah yang biasanya dibuang, ternyata bisa diolah menjadi produk cantik dan bermanfaat seperti lilin aromaterapi,” ujarnya.
Salah satu peserta pelatihan, Ibu Rapiah, mengaku senang dengan adanya kegiatan ini.
“Kami jadi tahu cara membuat lilin aromaterapi sendiri. Selain bisa dipakai di rumah, hasilnya juga bisa dijual untuk menambah penghasilan,” ungkapnya dengan antusias.
Pelatihan ini menjadi bagian dari rangkaian program kerja KKM 91 UNIBA di Desa Cerukcuk, yang mengusung tema pemberdayaan ekonomi kreatif dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Mahasiswa berharap, keterampilan yang diajarkan dapat terus dipraktikkan warga dan menjadi cikal bakal usaha baru di desa tersebut.***







