Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    GP Ansor Dorong KH Abbas Abdul Jamil Jadi Pahlawan Nasional

    20 Oktober 2026

    Hilirisasi Mineral Terus Jadi Strategis Dongkrak Kinerja Ekonomi

    20 Oktober 2026

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, PMII Unpam dan SWOT Banten Geruduk Kantor DPRD Bawa 10 Tuntutan

    19 Oktober 2026

    Grand Final Kang Nong 2026 Sukses Digelar, HIPMI Kabupaten Serang Siap Kolaborasi Dorong PAD Lewat Pariwisata

    18 Oktober 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Mosi Nusantara Gedor DPRD: Copot Ketua Dewan, Wali Kota Bogor Harus Tanggung Jawab!

    Mosi Nusantara Gedor DPRD: Copot Ketua Dewan, Wali Kota Bogor Harus Tanggung Jawab!

    Imam Tantowi17 September 20252 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Puluhan massa dari Mimbar Orasi Nusantara (Mosi Nusantara) menggeruduk Gedung DPRD Kota Bogor, Selasa (16/09/2025). Dengan dipimpin Koordinator Aksi Suhandi, mereka melontarkan tuntutan keras: Ketua DPRD dicopot, Wali Kota Dedie A. Rachim angkat kaki dari jabatannya.

    Massa menuding lahirnya Perwali No. 21 Tahun 2025 sebagai bentuk pengkhianatan terhadap rakyat. Aturan itu mengatur penghasilan anggota DPRD Kota Bogor hingga miliaran rupiah saban tahun, di saat masyarakat masih berjibaku dengan kemiskinan, pengangguran, mahalnya pendidikan, dan harga kebutuhan pokok yang terus melambung.

    “Ini kebijakan rakus, elitis, dan jelas menginjak-injak penderitaan rakyat. DPRD dan Wali Kota bukan lagi pelayan rakyat, tapi pelayan kepentingan elite,” hardik Suhandi dalam orasinya.

    Tak berhenti di situ, massa juga membidik program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang mereka sebut sebagai ladang bancakan anggaran. Dengan dasar investigasi MediaKPK serta peringatan resmi KPK lewat SE-2/2024, mereka menegaskan Pokir telah menjadi ruang transaksi politik kotor dan berpotensi menyeret DPRD ke jurang korupsi berjamaah.

    Karena itu, mereka menuntut audit independen terhadap seluruh proyek Pokir DPRD. Menurut Mosi Nusantara, praktik titipan proyek dan penyalahgunaan wewenang sudah terlalu telanjang untuk dibiarkan.

    Dalam aksi yang dikawal ketat aparat kepolisian itu, massa melayangkan lima tuntutan utama: menolak Perwali No. 21 Tahun 2025, mencopot Ketua DPRD, mendesak Wali Kota mundur, mengaudit Pokir DPRD, serta membuka seluruh data APBD agar publik tahu ke mana larinya uang rakyat.

    Suasana makin panas ketika massa membentangkan payung hitam perlawanan dan spanduk besar bertuliskan: “Copot Ketua DPRD karena gagal menjaga marwah lembaga rakyat!” serta teriakan lantang: “Hentikan bancakan Pokir di Bogor!”

    Massa juga menuntut Ketua DPRD keluar menemui mereka, namun yang bersangkutan tak kunjung hadir. Hanya segelintir anggota DPRD yang muncul, itupun dengan jawaban normatif yang makin memancing amarah peserta aksi.

    Kekecewaan itu meledak jadi teriakan lebih keras. Yel-yel perlawanan menggema, menegaskan bahwa aksi ini bukan basa-basi, tapi peringatan keras bagi penguasa Kota Bogor.

    Menurut Mosi Nusantara, apa yang terjadi di DPRD dan Pemkot Bogor adalah tanda bahwa demokrasi lokal sudah digadai demi kepentingan kelompok kecil.

    “Kalau pejabat sudah berkhianat, rakyatlah yang harus turun tangan,” teriak salah satu orator.

    Aksi ditutup dengan ikrar bahwa Mosi Nusantara tidak akan berhenti. Mereka siap menggelar gelombang protes berikutnya hingga Ketua DPRD benar-benar dicopot dan Wali Kota mundur dari kursinya.

    “Perlawanan ini bukan main-main. Bogor harus dibersihkan dari kebijakan koruptif dan pejabat rakus,” pungkas Suhandi menutup orasi.

    Bogor DPRD Memanas Mosi Nusantara
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Festival Santri Lebak 2026 Siap Digelar, Ketua GP Ansor Lebak: Ini adalah Lebaran Para Santri

    Budaya & Tradisi 15 Oktober 2026

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, PMII Unpam dan SWOT Banten Geruduk Kantor DPRD Bawa 10 Tuntutan

    Cegah Pinjol dan Judol, Fakultas Hukum Unpam Edukasi Siswa SMAN 1 Kragilan

    Wisuda ke-15, UNBAJA Dorong Lulusan Berdaya Saing dan Berintegritas

    Menguak Sejarah Panjang dan Ritual Keagamaan di Makam Sultan Maulana Hasanuddin

    Recent Post

    Wisuda ke-15, UNBAJA Dorong Lulusan Berdaya Saing dan Berintegritas

    18 Oktober 2026

    Festival Santri Lebak 2026 Siap Digelar, Ketua GP Ansor Lebak: Ini adalah Lebaran Para Santri

    15 Oktober 2026

    Cegah Pinjol dan Judol, Fakultas Hukum Unpam Edukasi Siswa SMAN 1 Kragilan

    15 Oktober 2026

    Siap Hadapi Porprov VII 2026, KONI Kabupaten Serang Launching PelatKab Menuju Porprov VII 2026

    14 Oktober 2026

    BBPVP Serang Gandeng Ansor Kota Serang Gelar Pelatihan Digital Marketing

    14 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.