Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Bank Banten Peduli Korban Kebakaran TPA Jatiwaringin Kabupaten Tangerang

    15 Juli 2026

    Awali Pengabdian di Desa Sumurbandung, Mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 78 Gelar Sosialisasi Program Kerja kepada Sekolah dan Masyarakat Desa

    15 Juli 2026

    PMI Manufaktur Sentuh 46,9, Infast Bestari Dorong Percepatan Kebijakan Pemulihan

    15 Juli 2026

    Di Forum Asia, Teguh Santosa Serukan Media Bangun Narasi Perdamaian dan Lawan Disinformasi

    15 Juli 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»POLITIK»Serakahnomics: Musuh Nyata Rakyat dan Ancaman bagi Ekonomi Pancasila

    Serakahnomics: Musuh Nyata Rakyat dan Ancaman bagi Ekonomi Pancasila

    Rizki Mubarok6 November 20253 Mins Read POLITIK
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner– Dalam Simposium Gerakan Nasional Pasal 33 yang dilaksanakan pada 05 November 2025 di Gedung Soeroto APMD DIY yang diselenggarakan oleh Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW LMND) DIY, berbagai pandangan kritis terkait arah perekonomian nasional mengemuka. Salah satunya datang dari Juru Bicara Partai Prima, Syamsudin Saman, yang menyoroti bahaya sistem ekonomi yang disebut Presiden Prabowo sebagai serakahnomics.

    Dalam menjalankan perekonomian bangsa sejatinya Indonesia sudah mempunyai peta sebagai acuan untuk membawa Indonesia menuju negara yang adil, makmur, dan sejahtera.

    Peta tersebut adalah Ekonomi Pancasila, yang fundamentalnya tertuang dalam Pasal 33 UUD 1945 dan Jalan Trisakti Bung Karno. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang dianugerahi kekayaan alam yang begitu besar. Indonesia merupakan produsen nikel terbesar di dunia, batu bara, timah, serta penghasil emas urutan kesepuluh di dunia.

    Namun dalam penerapannya, bangsa ini menemui berbagai hambatan. Presiden Prabowo Subianto mengistilahkan hambatan tersebut dengan nama serakahnomics — sebuah perilaku ekonomi yang manipulatif dan eksploitatif, yang kini dominan dan menggerogoti bangsa ini.

    Secara sederhana, serakahnomics adalah sistem ekonomi yang dijalankan berdasarkan prinsip keserakahan.

    Menanggapi hal tersebut, Syamsudin Saman menegaskan bahwa serakahnomics merupakan hambatan utama bangsa ini — sebuah perilaku curang yang terus menggerogoti seluruh sektor.

    “Serakahnomics adalah musuh nyata rakyat. Potensial SDA kita itu sekitar 200.000 triliun, yang kalau kita kelola dengan baik, cita-cita kita untuk jadi negara yang sejahtera, adil, dan makmur bukan hal yang sulit untuk kita capai,” kata Syamsudin, Kamis (6/11/2025).

    Lebih lanjut, ia menilai bahwa serakahnomics adalah anti-Pancasila, terutama karena melanggar sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Praktik tersebut dianggap telah membajak cita-cita kemerdekaan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

    Jalan menuju Indonesia yang berkeadilan sejatinya telah diamanatkan oleh UUD 1945, sehingga seruan Presiden Prabowo untuk membumihanguskan serakahnomics dari bumi Indonesia harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.

    “Serakahnomics bukanlah takdir. Ia adalah buah dari sistem yang dibiarkan bobrok dan dikendalikan oleh nafsu serakah segelintir orang. Kami mendukung seruan Presiden Prabowo untuk melawan sistem rakus ini. Kita harus kembali berpedoman kepada Pasal 33, UUD 1945, dan Pancasila dalam menjalankan sistem ekonomi berbangsa kita,” pungkasnya.

    Oleh karena itu, Syamsudin berharap agar seluruh elemen bangsa bersatu padu dalam melakukan perlawanan terhadap praktik serakahnomics. Kembali ke jalan lama: UUD 1945 dan Pancasila, adalah suatu keharusan untuk menuju Indonesia yang adil dan makmur.

    “Kami percaya bahwa Indonesia mampu keluar dari jerat Serakahnomics. Kuncinya adalah kembali kepada cita-cita founding fathers: berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan  yang semuanya hanya dapat dicapai dengan persatuan yang kokoh,” tutupnya.

    LMND serakahnomics
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Pelepasan Resmi KKM-PKM UNIBA 2026, Kelompok 78 Siap Abdi di Desa Sumurbandung Lebak

    KAMPUS 13 Juli 2026

    Terima Mahasiswa KKM, Camat Cikulur Ajak Bangun Sinergi untuk Pemberdayaan Masyarakat

    KKM Kelompok 25 Universitas Bina Bangsa Dilepas Langsung oleh Gubernur Banten

    Diduga Terjadi Tindakan Premanisme di Lingkungan Kampus UNIBA, Mahasiswa Tempuh Jalur Hukum

    Komunitas ASN Berdaya Gelar Grand Final Lomba Pidato Anak, Cetak Generasi Emas Berani Tampil di Panggung Dunia

    Recent Post

    Mengabdi Lewat Pendidikan, KKM 58 UPG Hadirkan Pembelajaran Interaktif di SDN Kelapa Dua

    15 Juli 2026

    Dilepas Rektor, Kelompok 11 KKM UNIBA 2026 Siap Mengabdi kepada Masyarakat di Kelurahan Sukajaya, Curug Kota Serang

    15 Juli 2026

    Berkas Pencalonan Ketua PBVSI Banten Winata Resmi Diserahkan, Minta Panitia Fokus Jalankan Tahapan Sesuai Jadwal

    15 Juli 2026

    Mahasiswa KKM UPG Kelompok 05 Dampingi Gerakan Indonesia Asri, Pemkot Serang Salurkan Bantuan RTLH di Kelurahan Pancalaksana

    15 Juli 2026

    Edukasi Anti Tawuran, Polisi Tekankan Bahaya Hukum dan Hilangnya Masa Depan

    14 Juli 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.