Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Pangkas Biaya, PROJO Setujui Gubernur Dipilih DPRD

    06 Januari, 2026

    Wakil Wali Kota Serang Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung KMP Kelurahan Unyur

    06 Januari, 2026

    Awas Diperika, Pemkab Bogor Gagal Bayar Sejumlah Proyek TA 2025

    05 Januari, 2026

    Banjir Rendam SD Negeri Pamarican 1 dan 2, Kadisdikbud Kota Serang Tinjau Langsung Lokasi

    04 Januari, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»IPW: Perpol 10/2025 Kebutuhan Mendesak Pasca Putusan MK Larang Polisi Aktif Duduki Jabatan Sipil
    NEWS

    IPW: Perpol 10/2025 Kebutuhan Mendesak Pasca Putusan MK Larang Polisi Aktif Duduki Jabatan Sipil

    By Rizki Mubarok28 Desember, 20253 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menyebut bahwa diterbitkannya Peraturan Kepolisian (Perpol) nomor 10 tahun 2025 oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit merupakan kebutuhan yang mendesak. Perpol ini memberikan kepastian bagi anggota Polri aktif yang masih menduduki jabatan sipil.

    “Perpol nomor 10 tahun 2025 adalah kondisi kemendesakan, kondisi mengatasi gejolak, kemudian ketidakpastian, kemudian absurditas di dalam lembaga polri,” kata Sugeng dalam diskusi refleksi akhir tahun yang diadakan Lingkar Diskusi Indonesia secara daring pada Minggu 28 Desember 2025.

    Sekedar informasi, Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan melakukan perkara Nomor 114/PUU-XXIII/2025 yang melarang polisi aktif menduduki jabatan sipil. Sementara Perpol 10/2025 mengatur penugasan anggota Polri aktif untuk dapat menduduki jabatan di 17 kementerian dan lembaga negara di luar struktur Polri.

    Dia menilai langkah Kapolri menerbitkan Perpol sebagai bagian upaya menyelamatkan institusi dan anggotanya di tengah gejolak putusan MK. Sebab dia melihat akan terjadi masalah besar jika putusan MK tak direspon cepat dengan Perpol.

    “Coba bayangkan, begitu diputus, timbul gejolak. Ada 4.000 lebih anggota polri yang berada di luar institusi, di luar institusi, kalau kita menggunakan pendekatan legalitas, pendekatan kepastian hukum, gejolak akan terjadi,” ujarnya.

    Dari 4.000 anggota Polri yang menduduki jabatan sipil, dia berandai-andai bila 50 persen prajurit mengundurkan diri alias bertahan di kementerian/lembaga. Sedangkan sisanya, 2.000 prajurit kembali ke Korps Bhayangkara.

    2.000 prajurit yang kembali ke institut Polri inilah yang akan menjadi gejolak baru di tubuh Polri. Pasalnya jabatan tersebut tentunya sudah ditempati oleh prajurit lain.

    “Di dalam institusi akan panas. Turbulensi akan besar, para anggota polri pada rebutan jabatan dari 2.000 orang ini.Itu kemudian menjadi tanggung jawab siapa? Tanggung jawab kapolri untuk menyelesaikan,” sambungnya.

    “Potensi turbulensi terus terjadi. Karena apa? Yang sudah menjabat tidak mau, jabatannya diganti oleh yang baru datang, kemudian pada usak-usuk, mungkin juga permainan uang segala macam, bisa meledak,” sambungnya.

    Dalam kesempatan yang sama, anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo menyebut bahwa pimpinan DPR telah memberikan lampu hijau agar segera membahas revisi undang-undang polri. Revisi ini juga akan membahas penempatan anggota Polri pada jabatan sipil.

    “Karena undang-undang polri ini Memang sudah 23 tahun yang lalu ya, 2002 Dan menurut saya Ketidakaturan apa tidak, apa, tidak Jelasnya pengaturan anggota polri,” ucap dia.

    Menurut pandangan, anggota Polri bisa saja menduduki jabatan sipil asalkan sesuai dengan tugas pokok polri yang berkaitan sesuai Pasal 30 ayat (4) UUD 1945.

    “Tapi saya secara pribadi Saya Menganggap bahwa pasal 30 Sepanjang tugas polri berkaitan Yang keamanan ketertiban Dan penegakan hukum Anggota polri bisa bertugas di luar institusi polri,” ujarnya.***

    Jabatan Sipil Perpol Polri
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    ‎Anggota DPRD Kota Serang Bantah Tuduhan Bawa Sajam saat Sidak Galian Ilegal

    NEWS 31 Desember, 2025

    IMALA Gelar Pelantikan dan Upgrading Raya Komisariat, Teguhkan Kepemimpinan Amanah dan Progresif

    Pengurus MWC NU Kecamatan Taktakan Dilantik, Momentum Perkuat Sinergitas Antar Banom

    Banjir Cilegon, Ansor Banser Hadir di Garda Terdepan Kemanusiaan

    Kadis Dikbud Kota Serang Tinjau Langsung Banjir di SMPN 25 Kasemen, Siapkan Opsi Pembelajaran Daring

    Recent Post

    Banjir Cilegon, Ansor Banser Hadir di Garda Terdepan Kemanusiaan

    04 Januari, 2026

    Kadis Dikbud Kota Serang Tinjau Langsung Banjir di SMPN 25 Kasemen, Siapkan Opsi Pembelajaran Daring

    04 Januari, 2026

    Pengurus MWC NU Kecamatan Taktakan Dilantik, Momentum Perkuat Sinergitas Antar Banom

    04 Januari, 2026

    IMALA Gelar Pelantikan dan Upgrading Raya Komisariat, Teguhkan Kepemimpinan Amanah dan Progresif

    02 Januari, 2026

    ‎Anggota DPRD Kota Serang Bantah Tuduhan Bawa Sajam saat Sidak Galian Ilegal

    31 Desember, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.