BANTENCORNER.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang berencana akan menggabungkan pembelajaran antara SDN Pamarican 1 dan SDN Pamarican 2, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen.

‎Hal ini dikarenakan masih terdapat genangan air di dua sekolah tersebut pasca banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.

‎Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri, menjelaskan saat ini pembelajaran SDN Pamarican 1 masih menggunakan sistem dalam jaringan (daring) akibat masih adanya genangan air.

‎Bahkan, dirinya berencana menggabungkan kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN Pamarican 2 yang lokasinya berdekatan.

‎”SDN Pamarican 1 kondisinya belum surut secara total, jadi kita berencana menggabungkan KBM nya dengan SDN Pamarican 2,” ujar Nuri saat dikonfirmasi awak media, Rabu, 7 Januari 2026.

‎Adapun total peserta didik dari SDN Pamarican 1 dan SDN Pamarican 2 kurang lebih mencapai 432 siswa.

‎”Siswa SDN Pamarican 1 jumlahnya 198 orang, dan SDN Pamarican 2 itu ada 234 orang, jadi bisa digabung KBM nya,” ungkapnya.

‎Dikatakan Nuri, penggabungan KBM ini dalam rangka antisipasi jika kondisi SDN Pamarican 1 masih terjadi genangan.

‎Kemudian juga, SDN Pamarican 1 akan dilakukan renovasi karena sekolah tersebut kerap terjadi banjir saat curah hujan tinggi dan faktor adanya irigasi di belakang sekolah.

‎”Penggabungan ini dalam rangka agar siswa tidak terganggu KBM nya, saat ini kita sedang kaji,” tandasnya.

Leave A Reply

Exit mobile version