Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Lawan Hoaks, Pemprov Banten dan ICN Perkuat Literasi Digital

    9 September 2026

    Investasi Diproyeksi Hampir Rp1 Triliun, Dua Aset Banten Dibidik Investor

    9 September 2026

    KKM 79 UNIBA Hadirkan Gema Literasi dan Pembinaan Keagamaan Anak di Desa Sukadaya

    9 September 2026

    KKM UNIBA Kelompok 78 Gelar Loka Karya, Sampaikan Hasil Program Kerja di Desa Sumurbandung

    9 September 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Situs Banten Girang Bakal Dijadikan Kawasan Wisata Sejarah, Demi Dongkrak Kunjungan Wisatawan

    Situs Banten Girang Bakal Dijadikan Kawasan Wisata Sejarah, Demi Dongkrak Kunjungan Wisatawan

    Roy Goozly16 Januari 20262 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang berupaya melakukan pengembangan wisata lokal berbasis sejarah.
    ‎
    ‎Salah satu potensi yang tengah difokuskan adalah kawasan situs Banten Girang, yang dikenal sebagai kerajaan pertama di wilayah Banten sebelum berdirinya Kesultanan Banten Lama.
    ‎
    ‎Kerajaan Banten Girang berada di wilayah Sempu, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten.
    ‎
    ‎Kepala Disparpora Kota Serang, Zeka Bachdi mengatakan Banten Girang memiliki nilai sejarah tinggi, karena menyimpan berbagai peninggalan masa lalu. Mulai dari goa-goa bersejarah, artefak kerajaan, hingga bentang alam yang asri.
    ‎
    ‎”Banten Girang ini lengkap artefaknya masih ada, ada goa nya juga. Jadi Banten Girang ini kerajaan pertama sebelum Banten Lama,” ujarnya Zeka, Jumat, 16 Januari 2026.
    ‎
    ‎Menurutnya, Banten Girang memiliki latar sejarah kepercayaan Hindu dan Buddha sebelum masuknya Islam yang dibawa Kesultanan Banten Lama dari Cirebon ke wilayah Banten.
    ‎
    ‎Di kawasan Banten Girang terdapat empat goa bersejarah. Namun saat ini, baru dua goa yang dapat dikunjungi wisatawan. Dua goa lainnya belum bisa dimasuki karena alasan kultural.
    ‎
    ‎”Tentunya dari empat goa ini sementara yang bisa kita kunjungi hanya dua goa, karena dua goa yang lain memang dari ahli waris mengatakan masih belum bisa dimasuki, karena memang masih banyak mistik-mistiknya,” jelas Zeka.
    ‎
    ‎”Goa-goa ini masih menyimpan kisah-kisah kerajaan diukir di tembok-temboknya di zaman dulu,” sambungnya.
    ‎
    ‎Selain goa, artefak peninggalan Hindu dan Buddha seperti patung serta bukti-bukti kejayaan kerajaan masih tersimpan dengan baik oleh ahli waris.
    ‎
    ‎Ke depan, seluruh potensi tersebut akan diintegrasikan menjadi satu kawasan wisata sejarah terpadu.
    ‎
    ‎Kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam pengembangan Banten Girang sebagai destinasi wisata sejarah juga tengah dipersiapkan Disparpora Kota Serang.
    ‎
    ‎”Tentunya ini wisata sejarah. Kemudian kita melihat bahwa ada sejarah tentang goa-goa, dan ini menjadi rangkaian menguatkan bahwa Kota Serang itu sebagai kota city of heritage. Jadi kota yang berbasis sejarah kerajaan,” ujar Zeka.
    ‎
    ‎”Nanti masyarakat bisa datang melihat alamnya, alamnya juga bagus, sungainya masih ada, artefak ada,” tambahnya.
    ‎
    ‎Dengan pengembangan tersebut, Banten Girang diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan lokal maupun luar daerah serta menjadi rujukan wisata sejarah di Provinsi Banten.
    ‎
    ‎”Sehingga ini bisa menjadi referensi kunjungan wisatawan dalam kota atau di luar kota yang akan datang ke Banten Girang,” pungkasnya.

    Artefak Kuno City of Heritage Destinasi Wisata Disparpora Goa Pariwisata Situs Banten Girang Sulap Wisata Lokal wisata sejarah Wisatawan
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    KKM UNIBA Kelompok 78 Hadirkan Alat Penyiram Pupuk sebagai Inovasi Teknologi Sederhana bagi Petani

    KAMPUS 5 September 2026

    Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat, KKM 63 Kolaborasi Bersama Pita Putih Indonesia Provinsi Banten Gelar Sosialisasi PHBS dan Resmikan Rocket Stove

    Kreatif, KKM 78 Sumurbandung ubah Sampah Nonorganik Jadi Gantungan Kunci

    KKM Kelompok 63 Pulo Panjang 2 Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SDN Pulo Panjang 1

    Sinergi Bersama Puskesdes Setempat, Mahasiswa KKM 63 Pulo Panjang 2 Dampingi Pelaksanaan Vaksinasi BIAS di SDN Pulo Panjang 1

    Recent Post

    Dorong Budaya Literasi, Mahasiswa KKM 63 UNIBA Helat Gelaran Membaca di Desa Pulo Panjang

    9 September 2026

    14 Unit RTLH dan Sembako Disalurkan Arif Rahman untuk Warga Baduy di Tengah Ancaman Krisis Pangan ​

    9 September 2026

    Gelar Rakerda, Karang Taruna Kab Serang Tegaskan Siap Sukseskan Semua Kebijakan Pemerintah

    8 September 2026

    Doli Sebut Ada Poros Solo dan Cikeas, Projo: Kami Hanya Bersiap, Bukan Bentuk Poros

    8 September 2026

    Ada Jokowi, Keuceran Mande Macan Guling Bakal Dihadiri Ribuan Pendekar

    7 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.