Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Serikat Petani Banten Dideklarasikan, Perjuangkan Reforma Agraria Sejati dan Kedaulatan Pangan

    8 Juni 2026

    IeSPA Banten Raih Penghargaan Provinsi Paling Kreatif

    7 Juni 2026

    Bulog Jaga Kestabilan Harga, Pasar Rangkasbitung Tetap Kondusif

    7 Juni 2026

    Sowan ke Wamendagri, BM PAN Siap Gelar Kongres VII di Banten

    6 Juni 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Serikat Petani Banten Dideklarasikan, Perjuangkan Reforma Agraria Sejati dan Kedaulatan Pangan

    Serikat Petani Banten Dideklarasikan, Perjuangkan Reforma Agraria Sejati dan Kedaulatan Pangan

    Rizki Mubarok8 Juni 20263 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Serikat Petani Banten (SPEBA) secara resmi mendeklarasikan keberadaannya pada hari Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 23.06 WIB di Posko Petani Kampung Montor, Desa Sinarjaya, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang. Langkah ini diambil sebagai wujud nyata perjuangan mewujudkan Reforma Agraria yang sejati serta menjamin kedaulatan pangan bagi seluruh petani di Banten.

    Deklarasi ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperjuangkan hak milik atas tanah, menyelesaikan berbagai konflik agraria yang berlangsung lama, serta mengakhiri ketimpangan penguasaan lahan yang masih terjadi di wilayah Provinsi Banten.

    Hadir dalam acara tersebut Nandang Wirakusuma, aktivis Reforma Agraria yang sudah berkiprah sejak masa pasca reformasi 1999, yang sebelumnya pernah mendirikan Serikat Petani Banten (SPB). Ia dikenal dengan sapaan akrab Bang Wira menyampaikan bahwa Reforma Agraria sejati bukan sekadar berhenti pada pembagian sertifikat tanah, melainkan harus mendistribusikan sumber-sumber kemakmuran dan menata ulang struktur penguasaan lahan yang berpihak kepada kepentingan rakyat kecil.

    “Reforma Agraria sejati adalah membagi keadilan, bukan sekadar kertas sertifikat. Hari ini kita berdiri bersama untuk mengawal hak-hak rakyat. SPEBA ini adalah SPB Reborn nama berubah, tapi tujuan perjuangan tetap sama: mewujudkan Reforma Agraria yang benar-benar berpihak pada petani,” ujarnya.

    Selain pembacaan naskah deklarasi, acara juga dirangkai dengan doa bersama yang dipimpin para petani sebagai tanda bersyukur atas berdirinya Posko Petani yang dibangun secara swadaya oleh kader dan anggota SPEBA.

    Menurut Marka, pengurus SPEBA Cigeulis, posko ini bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan markas perjuangan.

    “Di sini para petani bisa bercerita mengenai masalah di lahan garapan mereka. Kami juga menjadikan tempat ini sebagai ruang pendidikan: baik pendidikan hukum agraria dan hukum negara, maupun tempat belajar bagi anak-anak petani setelah selesai bersekolah. Alhamdulillah, selama ini mahasiswa dari organisasi FAM Serang Raya telah rutin memberikan pengajaran bagi anak-anak kami,” jelasnya.

    Struktur Organisasi SPEBA

    – Ketua Umum: Sukandar (Bung Nandar)

    – Sekretaris Umum: Kahfi

    – Bendahara Umum: Siti Nabila Rahma

    Ketua Umum Sukandar menjelaskan bahwa pembentukan SPEBA dilatarbelakangi oleh masih masifnya ketimpangan struktural kepemilikan tanah serta perlindungan hak-hak petani, masyarakat adat, dan kelompok marjinal di wilayah pedesaan. Pendidikan bagi petani dan anak petani menjadi prioritas utama organisasi ini.

    Visi SPEBA:

    Terwujudnya keadilan sosial melalui penataan ulang struktur penguasaan lahan yang timpang demi kemakmuran dan kesejahteraan seluruh rakyat.

    Misi Utama SPEBA:

    1. Memperjuangkan hak atas tanah bagi kaum tani miskin dan masyarakat adat.

    2. Mengadvokasi penyelesaian konflik agraria bersifat struktural dan kelembagaan.

    3. Membangun pendidikan politik dan ekonomi alternatif yang berbasis kerakyatan.

    Lutfi, perwakilan mahasiswa yang juga bertindak sebagai presedium sidang pembentukan SPEBA, menyampaikan rasa bangganya bisa terlibat dalam perjuangan ini.

    “Kami mahasiswa merasa terhormat dipercaya ikut dalam proses ini. Ini adalah perjuangan nyata, perjuangan rakyat yang belum sepenuhnya merdeka. Insya Allah kami akan selalu berdiri di samping petani,” tegasnya.

    Sementara itu, Wiwin, petani perempuan dari Cigeulis menegaskan peran penting kaum wanita dalam pergerakan ini.

    “Kami para petani perempuan akan menjadi barisan terdepan perjuangan Reforma Agraria. Sudah puluhan tahun kami diperas dan dijajah oleh Perhutani, dipungut biaya tidak wajar dan diancam akan diusir jika tidak membayar. Kini, dengan hadirnya organisasi ini, kami merasa merdeka, meski perjuangan masih panjang,” ujarnya dengan semangat.

    SPEBA hadir sebagai wadah perjuangan rakyat yang bergerak dalam isu keadilan agraria, pelestarian lingkungan, serta kesejahteraan petani, nelayan, dan masyarakat adat. Organisasi ini berfokus pada advokasi kebijakan publik, pendampingan masyarakat, serta penyelenggaraan pendidikan politik dan pemahaman hukum terkait isu agraria.**

    Banten Organisasi Petani Serikat Petani Banten
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Diduga Terjadi Tindakan Premanisme di Lingkungan Kampus UNIBA, Mahasiswa Tempuh Jalur Hukum

    NEWS 31 Mei 2026

    BEM UNIBA Minta Maaf atas Kerusuhan Konser Rilaya, Desak Polisi Usut Provokator

    SPMB Segera Dilaunching, Dindikbud Kab Serang Tolak Percaloan Siswa Baru

    Bulog Jaga Kestabilan Harga, Pasar Rangkasbitung Tetap Kondusif

    Recent Post

    Atasi Persoalan Guru, Adde Rosi Usulkan Bentuk Badan Guru dan Dosen Nasional

    5 Juni 2026

    Bentrokan Antarpelajar Berujung Maut, Dua Remaja Diamankan Polisi

    5 Juni 2026

    Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, 12,7 Ton Sampah Diangkat dari Sungai Cisadane

    5 Juni 2026

    PMII IAI Sahid dan Warga Kepung UPTD IV, Tuntut Jalan Rusak Segera Diperbaiki

    5 Juni 2026

    Konten Video di Media Sosial Jadi Dasar Laporan ke Polisi

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.