Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Sidang Praperadilan Kasus Gas Portable: Pihak Polisi Mangkir, LBH Peradi Profesional Soroti Kriminalisasi Rakyat Kecil​

    21 Juli 2026

    Penyidikan Polisi Sedang Berjalan, Korban Pailit Bintoro Iduansjah Ajukan Penundaan Eksekusi Rumahnya

    21 Juli 2026

    Kasus Febrie Adriansyah Ujian Integritas Kejagung: Mahasiswa Minta Hukum Tanpa Pandang Bulu

    21 Juli 2026

    KKM Universitas Bina Bangsa Resmi Mengabdi di Desa Beberan, Kelompok 19 Bawa Lima Bidang Unggulan

    21 Juli 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Komisi II DPRD Kota Serang Desak Disnakertrans Evaluasi Job Fair, Ini Alasannya

    Komisi II DPRD Kota Serang Desak Disnakertrans Evaluasi Job Fair, Ini Alasannya

    Bantencorner.com14 Juli 20263 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER – Komisi II DPRD Kota Serang meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan job fair atau bursa kerja yang selama ini rutin digelar.

    Evaluasi tersebut dinilai penting untuk mengukur sejauh mana kegiatan itu mampu menekan angka pengangguran yang hingga kini masih berada di kisaran 26 ribu orang.

    Dorongan evaluasi itu disampaikan saat Komisi II DPRD melakukan pembahasan terkait kondisi ketenagakerjaan di Kota Serang.

    DPRD menilai keberhasilan program bursa kerja tidak cukup diukur dari banyaknya peserta yang hadir, melainkan harus dibuktikan melalui peningkatan penyerapan tenaga kerja secara nyata.

    Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Serang, Edy Irianto, mengatakan pihaknya ingin memastikan data pengangguran yang dimiliki pemerintah daerah benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.

    Selain itu, DPRD juga ingin mengetahui berapa banyak pencari kerja yang berhasil memperoleh pekerjaan setelah mengikuti job fair.

    “Kami datang untuk menyinkronkan data riil di lapangan. Kami ingin tahu berapa persisnya angka pengangguran terbuka saat ini dan sejauh mana efektivitas bursa kerja atau job fair yang selama ini diadakan,” ujar Edy, Selasa (14/7/2026).

    Job Fair Dinilai Belum Cukup Atasi Pengangguran

    Menurut Edy, penyelenggaraan job fair merupakan salah satu langkah yang positif. Namun, upaya tersebut belum cukup apabila tidak dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

    Ia menilai salah satu persoalan utama ketenagakerjaan di Kota Serang bukan semata-mata minimnya lowongan pekerjaan, melainkan adanya ketidaksesuaian kompetensi antara pencari kerja dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.

    “Masalah utama kita sering kali bukan hanya soal jumlah lowongan kerja, tetapi adanya mismatch atau ketidaksesuaian antara keterampilan pencari kerja dengan kebutuhan industri,” katanya.

    Karena itu, Komisi II DPRD mendorong pemerintah daerah memperkuat program pelatihan kerja yang lebih adaptif terhadap perkembangan dunia industri agar lulusan pelatihan memiliki peluang lebih besar untuk terserap di pasar kerja.

    DPRD Dorong BLK Perbanyak Pelatihan Berbasis Industri

    Sebagai bagian dari solusi jangka panjang, DPRD meminta Balai Latihan Kerja (BLK) memperluas jenis pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

    Program peningkatan keterampilan dinilai lebih efektif apabila disusun berdasarkan permintaan pasar kerja sehingga lulusan pelatihan memiliki kompetensi yang relevan.

    Selain itu, DPRD memastikan akan terus mengawal kebijakan ketenagakerjaan melalui fungsi pengawasan maupun dukungan anggaran terhadap program-program yang dinilai berdampak langsung terhadap peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal.

    “Kami di legislatif siap mendukung dari sisi penganggaran untuk program-program yang benar-benar mampu meningkatkan serapan tenaga kerja lokal. Namun pengawasan juga akan kami perketat agar angka pengangguran di Kota Serang dapat terus ditekan,” tegasnya.

    Disnakertrans Fokus Tingkatkan Kompetensi Pencari Kerja

    Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnakertrans Kota Serang, Nafis Hani, mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi strategi utama dalam mengurangi angka pengangguran.

    Menurutnya, Disnakertrans terus menjalin kerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) untuk menyelenggarakan berbagai pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

    “Kami bekerja sama dengan BBPVP dalam berbagai program pelatihan. Tujuannya agar kemampuan yang dimiliki masyarakat sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” ujar Nafis.

    Berbagai pelatihan yang saat ini disiapkan meliputi bahasa Mandarin, public speaking, hingga pengelasan (welder).

    Selain itu, Disnakertrans juga menyiapkan database peserta pelatihan yang telah memiliki sertifikat kompetensi agar lebih mudah dipertemukan dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

    Berdasarkan data terbaru, jumlah pengangguran di Kota Serang saat ini masih berada di kisaran 26 ribu orang. Pemerintah daerah berharap peningkatan kualitas keterampilan tenaga kerja, didukung evaluasi terhadap program job fair, mampu memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran secara bertahap.

    Dinas Ketenagakerjaan DPRD Kota Serang Job Fair Kota Serang Pemkot Serang
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Sejarah Perang Banten VS Batavia, Kisah Pemberontakan Sultang Ageng Terhadap VOC

    BANTENPEDIA 5 Oktober 2024

    Mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 44 Sosialisasikan Program Kerja di Desa Sukaraja Cikeusal

    KKM Kelompok 79 UNIBA Meriahkan Penutupan MPLS di SDN 1 Sukadaya, Perkuat Kolaborasi Pendidikan

    KKM UNIBA Kelompok 78 Laksanakan Sosialisasi dan Observasi di Kampung Kapunduan RW 08 RT 15, Desa Sumurbandung, Kecamatan Cikulur

    KKM Universitas Bina Bangsa Resmi Mengabdi di Desa Beberan, Kelompok 19 Bawa Lima Bidang Unggulan

    Recent Post

    Edukasi Sampah Sejak Dini, KKM 21 UPG Pasang Plang di PAUD

    21 Juli 2026

    KKM UNIBA 78 Sumurbandung Berkolaborasi dengan Puskesmas Sukseskan Program Cek Kesehatan Gratis di SMPN 1 Cikulur

    21 Juli 2026

    Mahasiswa KKM 78 UNIBA Dukung Pelayanan Administrasi Desa Sumurbandung Menuju Sistem Digital

    21 Juli 2026

    Hadiri Pengajian Bulanan Desa Sukadaya, Mahasiswa KKM 79 UNIBA Perkuat Silaturahmi dengan Warga

    20 Juli 2026

    KKM UNIBA 78 Gelar Senam Pagi Bersama Anak-Anak dan Aksi Bersih-Bersih Lingkungan Posko

    20 Juli 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.