Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Mahasiswa KKM UNIBA Bangun TPA Berteknologi Rocket Stove untuk Tekan Permasalahan Sampah Desa

    5 September 2026

    Mahasiswa KKM UNIBA Bantu Desa Bangun Akun Media Sosial untuk Promosi dan Informasi

    5 September 2026

    Dukung Kesehatan Ibu dan Janin, Mahasiswa KKM 63 Pulo Panjang Berkolaborasi dengan Puskesdes Gelar Senam Hamil di Kelas Ibu Hamil

    5 September 2026

    Inovasi Kuliner, KKM 63 UNIBA Olah rumput Laut Jari Produk Dodol Di Pulo Panjang

    5 September 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Komisi II DPRD Kota Serang Desak Disnakertrans Evaluasi Job Fair, Ini Alasannya

    Komisi II DPRD Kota Serang Desak Disnakertrans Evaluasi Job Fair, Ini Alasannya

    Bantencorner.com14 Juli 20263 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER – Komisi II DPRD Kota Serang meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan job fair atau bursa kerja yang selama ini rutin digelar.

    Evaluasi tersebut dinilai penting untuk mengukur sejauh mana kegiatan itu mampu menekan angka pengangguran yang hingga kini masih berada di kisaran 26 ribu orang.

    Dorongan evaluasi itu disampaikan saat Komisi II DPRD melakukan pembahasan terkait kondisi ketenagakerjaan di Kota Serang.

    DPRD menilai keberhasilan program bursa kerja tidak cukup diukur dari banyaknya peserta yang hadir, melainkan harus dibuktikan melalui peningkatan penyerapan tenaga kerja secara nyata.

    Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Serang, Edy Irianto, mengatakan pihaknya ingin memastikan data pengangguran yang dimiliki pemerintah daerah benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.

    Selain itu, DPRD juga ingin mengetahui berapa banyak pencari kerja yang berhasil memperoleh pekerjaan setelah mengikuti job fair.

    “Kami datang untuk menyinkronkan data riil di lapangan. Kami ingin tahu berapa persisnya angka pengangguran terbuka saat ini dan sejauh mana efektivitas bursa kerja atau job fair yang selama ini diadakan,” ujar Edy, Selasa (14/7/2026).

    Job Fair Dinilai Belum Cukup Atasi Pengangguran

    Menurut Edy, penyelenggaraan job fair merupakan salah satu langkah yang positif. Namun, upaya tersebut belum cukup apabila tidak dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

    Ia menilai salah satu persoalan utama ketenagakerjaan di Kota Serang bukan semata-mata minimnya lowongan pekerjaan, melainkan adanya ketidaksesuaian kompetensi antara pencari kerja dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.

    “Masalah utama kita sering kali bukan hanya soal jumlah lowongan kerja, tetapi adanya mismatch atau ketidaksesuaian antara keterampilan pencari kerja dengan kebutuhan industri,” katanya.

    Karena itu, Komisi II DPRD mendorong pemerintah daerah memperkuat program pelatihan kerja yang lebih adaptif terhadap perkembangan dunia industri agar lulusan pelatihan memiliki peluang lebih besar untuk terserap di pasar kerja.

    DPRD Dorong BLK Perbanyak Pelatihan Berbasis Industri

    Sebagai bagian dari solusi jangka panjang, DPRD meminta Balai Latihan Kerja (BLK) memperluas jenis pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

    Program peningkatan keterampilan dinilai lebih efektif apabila disusun berdasarkan permintaan pasar kerja sehingga lulusan pelatihan memiliki kompetensi yang relevan.

    Selain itu, DPRD memastikan akan terus mengawal kebijakan ketenagakerjaan melalui fungsi pengawasan maupun dukungan anggaran terhadap program-program yang dinilai berdampak langsung terhadap peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal.

    “Kami di legislatif siap mendukung dari sisi penganggaran untuk program-program yang benar-benar mampu meningkatkan serapan tenaga kerja lokal. Namun pengawasan juga akan kami perketat agar angka pengangguran di Kota Serang dapat terus ditekan,” tegasnya.

    Disnakertrans Fokus Tingkatkan Kompetensi Pencari Kerja

    Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnakertrans Kota Serang, Nafis Hani, mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi strategi utama dalam mengurangi angka pengangguran.

    Menurutnya, Disnakertrans terus menjalin kerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) untuk menyelenggarakan berbagai pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

    “Kami bekerja sama dengan BBPVP dalam berbagai program pelatihan. Tujuannya agar kemampuan yang dimiliki masyarakat sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” ujar Nafis.

    Berbagai pelatihan yang saat ini disiapkan meliputi bahasa Mandarin, public speaking, hingga pengelasan (welder).

    Selain itu, Disnakertrans juga menyiapkan database peserta pelatihan yang telah memiliki sertifikat kompetensi agar lebih mudah dipertemukan dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

    Berdasarkan data terbaru, jumlah pengangguran di Kota Serang saat ini masih berada di kisaran 26 ribu orang. Pemerintah daerah berharap peningkatan kualitas keterampilan tenaga kerja, didukung evaluasi terhadap program job fair, mampu memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran secara bertahap.

    Dinas Ketenagakerjaan DPRD Kota Serang Job Fair Kota Serang Pemkot Serang
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    KKM UNIBA Kelompok 78 Hadirkan Alat Penyiram Pupuk sebagai Inovasi Teknologi Sederhana bagi Petani

    KAMPUS 5 September 2026

    Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat, KKM 63 Kolaborasi Bersama Pita Putih Indonesia Provinsi Banten Gelar Sosialisasi PHBS dan Resmikan Rocket Stove

    KKM Kelompok 63 Pulo Panjang 2 Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SDN Pulo Panjang 1

    Sinergi Bersama Puskesdes Setempat, Mahasiswa KKM 63 Pulo Panjang 2 Dampingi Pelaksanaan Vaksinasi BIAS di SDN Pulo Panjang 1

    Atasi Sampah Organik, KKM 12 UNIBA Beri Pelatihan Biopori Kompos dan Teknologi Komposter di Kelurahan Sukalaksana

    Recent Post

    Kreatif, KKM 78 Sumurbandung ubah Sampah Nonorganik Jadi Gantungan Kunci

    5 September 2026

    KKM 78 Sumurbandung Hadirkan AKAL, Inovasi Sederhana untuk Kelola Sampah Organik

    5 September 2026

    KKM UNIBA Kelompok 78 Hadirkan Alat Penyiram Pupuk sebagai Inovasi Teknologi Sederhana bagi Petani

    5 September 2026

    KKM Kelompok 63 Pulo Panjang 2 Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SDN Pulo Panjang 1

    5 September 2026

    Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat, KKM 63 Kolaborasi Bersama Pita Putih Indonesia Provinsi Banten Gelar Sosialisasi PHBS dan Resmikan Rocket Stove

    5 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.