Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Indah Kiat Tangerang Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Jelang Lebaran

    07 Maret, 2026

    Pimpinan Komisi V DPRD Banten Rifky Hermiansyah Raih Ekbispar Award 2026 atas Program Pengembangan Wirausaha Pemuda

    06 Maret, 2026

    ASDP Indonesia Ferry Sambut Baik Mudik Gratis Angkutan Laut Kemenhub

    06 Maret, 2026

    Fuso Berkah Ramadan 2026: Siaga 24 Jam dan Berbagi Kebahagiaan untuk Pengemudi Truk

    05 Maret, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Sosok Yudi Budi Wibowo, Aktivis Jadi Pimpinan DPRD Banten
    NEWS

    Sosok Yudi Budi Wibowo, Aktivis Jadi Pimpinan DPRD Banten

    By Maslam Danur22 Desember, 20254 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Keterangan foto : Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Yudi Budi Wibowo, Senin (22/12/2025)
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Bantencorner.com Serang –  Raut wajahnya kalem. Tutur katanya lembut dan mudah bergaul. Tetapi di balik semua itu, sosoknya dipandang di dunia politik dan aktivis. Itulah sedikit gambaran dari sosok Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Yudi Budi Wibowo.

    Walau sering dianggap punya jalan bebas hambatan untuk berkarier karena kedekatannya dengan petinggi Gerindra, apa yang diraih pria kelahiran Bojonegoro, Jawa Timur ini bukan terjadi dari kata simsalabim. Ada perjuangan, ada duka dan pengorbanan yang dilaluinya hingga kini namanya menjadi salah satu yang diperhitungkan.

    Yudi mengaku, jika sebenarnya dirinya lahir dari keluarga yang biasa-biasa saja. Tak ada keistimewaan seperti yang dibayangkan orang-orang. Ia hanya anak ketiga dari empat bersaudara dari ayah yang seorang honorer Perum Perhutani dan ibu yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga.

    Meski demikian, ayah dan ibunya merupakan sosok orang tua yang sangat bertanggung jawab. Walau ekonomi terbatas namun pendidikan selalu yang jadi prioritas. Sejak kecil keempat anaknya termasuk Yudi selalu didorong untuk berpendidikan.

    Yudi tahu betul cara berterima kasih. Perjuangan orang tuanya sangat dihargai hingga masuk ke sanubari dan dilakoni sepenuh hati. Yudi memulai Pendidikan dari Sekolah Dasar (SD) di kampungnya yang lumayan jauh dari rumah. Walau artinya harus berjalan kaki 3 kilometer untuk bersekolah, Yudi tak sedikitpun mengeluh.

    Jenjang pendidikan terus dijalaninya hingga saat memasuki masa SMA Ia harus kehilangan sosok ayah untuk selama-lamanya. Sosok yang tak memikirkan dirinya sendiri yang penting anaknya mendapatkan pendidikan terbaik itu sudah pergi. Kepergiannya menjadi pukulan telak bagi Yudi hingga dirinya sempat memutuskan untuk bekerja saja ketimbang kuliah setelah lulus sekolah.

    Keputusan sudah diambil, tapi sang ibu berkata lain. Tekad sang suami menjadikan pendidikan yang utama terus diembannya. Meski harus memikul beban lebih bukan jadi halangan.  Baginya, pendidikan yang mumpuni bisa menjadi bekal untuk meraih kesuksesan.

    Akhirnya, Yudi melanjutkan pendidikan dengan berkuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya (STIESIA) jurusan ekonomi di Surabaya. Di sinilah jiwa aktivisnya mulai terpanggil. Sejak semester awal sudah bersentuhan dengan Partai Rakyat Demokratik (PRD).

    Selain itu ada pembentukan Mahasiswa Progresif Revolusioner STIESIA (MPRS), Dewan Legislatif Mahasiswa, Abri ( Aksi Bersama Rakyat Indonesia ) dan LMND ( Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi ) yang terafiliasi dengan PRD di mana Yudi sempat menjadi pimpinan di sana. Yudi aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan. Bahkan dirinya sempat berangkat ke Jakarta untuk berdemo pada 1998, sebuah gerakan reformasi.

    2001, Presiden Abdurrahman Wahid alias Gusdur yang kala itu dilengserkan memicu para pendukungnya turun ke jalan. Yudi turut serta menjadi salah satu massa aksi di dalamnya. Pengalaman tersebut menjadi bagian keterlibatannya dalam dunia aktivisme mahasiswa.

    Yudi masih aktif di organisasi dan pada tahun 2005 akhirnya ditarik ke Jakarta. Mengikuti kongres di 2006 dan masuk pengurus nasional mahasiswa lalu masuk menjadi Ketua Umum Serikat Tani Nasional untuk periode 2008-2013.

    Di jeda waktu itu, Yudi mulai tertarik masuk dunia politik dan bahkan sempat menjadi calon anggota legislatif (caleg) DPR RI pada Pemilu 2009 dari Partai Bintang Reformasi (PBR) untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Bojonegoro-Tuban. Namun peruntungan belum berpihak kepadanya.

    Kegagalan itu tak membuatnya jera, setelahnya iya justru kembali ke Jakarta dan ditawari petinggi Gerindra untuk terlibat pemenangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto pada Pilpres 2009. Dari situlah ia mulai dekat dengan sosok panutannya sekarang yakni Prof. Sufmi Dasco Ahmad.

    Dari situ, Yudi terus dipercaya Dasco untuk mendampingi sepak terjangnya di Partai Gerindra di tingkat nasional. Ia juga menjadi salah satu sosok dibalik suksesnya Dasco lolos ke Senayan pada Pileg 2014 dari Dapil Tangerang Raya dan akhirnya didapuk menjadi staf ahli Fraksi Gerindra DPR RI.

    2019, Yudi pun mantap untuk maju dalam Pileg DPRD Provinsi Banten dari Dapil Kota Tangerang Selatan dan akhirnya bisa lolos. Kepiawaiannya di politik juga yang mengantarkannya lolos kembali di pileg 2024 dan kini dipercaya menjadi Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten.

    Yudi Budi Wibowo
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Fuso Berkah Ramadan 2026: Siaga 24 Jam dan Berbagi Kebahagiaan untuk Pengemudi Truk

    NEWS 05 Maret, 2026

    Pimpinan Komisi V DPRD Banten Rifky Hermiansyah Raih Ekbispar Award 2026 atas Program Pengembangan Wirausaha Pemuda

    Orang Tua Siswa SMK Arrasyadiyah di Kota Serang Keluhkan Beasiswa PIP Dipotong Rp1,5 Juta, Ini Kata Pihak Sekolah

    Kehidupan di Banten pada Masa Kolonial: Sebuah Tinjauan Sosial

    Sultan Ageng Tirtayasa: Pemimpin Legendaris yang Berjuang Melawan Belanda

    Recent Post

    Danrem 064 Maulana Yusuf: Karya Bakti di Lebak Turunkan Angka Kemiskinan

    05 Maret, 2026

    Modus WO Janji Pelunasan Khusus, Oknum Matel ACC BSD Malah Lakukan Penganiayaan dan Intimidasi

    04 Maret, 2026

    Kisah Septi : Dari Kelangitan di Kamboja di Kamboja Hingga Kebaikan Datang dari Demokrat Jabar

    04 Maret, 2026

    LPPL RSTG Diduga Jadi Sapi Perah Pribadi, Gagak Akan Demo di Kejagung

    04 Maret, 2026

    Politisi PDIP Ingatkan LPDP Bukan untuk Pansos, Ini Uang Rakyat!

    27 Februari, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.