Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Jangan Main Mata, BPKP Harus Cegah OTT

    21 September 2026

    Pengusaha asal Pariaman Serap Tenaga Kerja Dilirik Dimyati

    21 September 2026

    Susut Rp363,91 Miliar, Pendapatan Banten Jadi Rp9,72 dari Rp10 Triliun

    18 September 2026

    Harapan Masih Ada di Perairan Selat Sunda

    18 September 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»Cegah Perundungan Sejak Dini, KKM 25 Singamerta Ajak Siswa SDN Priuk Ciptakan Lingkungan Sekolah yang Aman

    Cegah Perundungan Sejak Dini, KKM 25 Singamerta Ajak Siswa SDN Priuk Ciptakan Lingkungan Sekolah yang Aman

    Rizki Mubarok8 Agustus 20263 Mins Read KAMPUS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Perundungan merupakan salah satu masalah yang kerap terjadi di lingkungan sosial masyarakat, bahkan tidak menutup kemungkinan juga dijumpai di lingkungan keluarga. Kita sering mendengar berbagai kasus serupa, mulai dari perkataan yang menghina, merendahkan, tindakan fisik, pelecehan, pencemaran nama baik, hingga bentuk-bentuk tindakan lainnya. Fenomena ini sering dianggap hal biasa, diabaikan begitu saja, dan baru disebarluaskan setelah tersebar di media sosial. Padahal, setiap peristiwa itu membawa dampak, baik bagi pelaku maupun bagi korbannya.

    Luka fisik akibat perundungan memang dapat terlihat dengan jelas. Namun, dampak terhadap kondisi psikis sering kali tidak terlihat secara langsung. Banyak korban tampak seperti biasa saja, padahal belum tentu demikian. Tidak sedikit di antara mereka yang menderita dalam waktu yang lama, karena kejadian tersebut tersimpan dan terekam jelas dalam ingatan. Setiap kali hal itu teringat kembali, muncul berbagai perasaan seperti marah, benci, kecewa, dan sedih yang dapat menekan jiwa serta pikiran. Jika tidak segera ditangani, dampaknya bisa berakibat sangat fatal bagi diri mereka sendiri.

    Menyadari hal tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 25 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) yang melaksanakan pengabdian di Desa Singamerta turut memberikan edukasi kepada siswa SDN Priuk, Kabupaten Serang pada Jum’at, 07 Agustus 2026 mengenai pentingnya menghentikan tindakan perundungan di lingkungan sekolah.

    Kegiatan bertema “Stop Anti Bullying” ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya mahasiswa KKM Kelompok 25 untuk menumbuhkan kesadaran siswa agar saling menghargai, menjaga perasaan teman, serta bersama-sama menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan diarahkan pada perilaku sederhana yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Dalam penyampaiannya, mahasiswa mengajak siswa memahami bahwa perundungan tidak hanya berupa tindakan fisik, tetapi juga berupa ejekan, penghinaan, pengucilan, ancaman, maupun perlakuan lain yang membuat teman merasa takut, sedih, atau tidak nyaman. Para siswa juga didorong untuk berani berkata “tidak” terhadap perundungan serta berani melapor kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya apabila mengalami atau melihat tindakan tersebut.

    Kegiatan ini juga menekankan pentingnya membangun hubungan pertemanan yang positif. Siswa diajak untuk saling membantu, menghargai perbedaan, tidak mengejek kekurangan teman, serta bersedia menjadi pendukung ketika ada siswa lain yang mengalami kesulitan.

    SDN Priuk berlokasi di Kampung Priuk, Desa Singamerta, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM Kelompok 25 Singamerta berharap pesan tentang saling menghormati dan menjaga sesama dapat terus dijalankan oleh para siswa. Edukasi ini diharapkan menjadi langkah kecil yang berdampak besar dalam membangun lingkungan sekolah yang ramah anak, aman, dan mendukung perkembangan setiap siswa. ***

    Bullying Edukasi KKM
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Dugaan Permufakatan Jahat, Bantuan Porang Sidrap Rp26 Miliar Menguap, Petani Rugi

    NEWS 11 September 2026

    Kuasa Hukum Tersangka Ajukan Praperadilan, Minta Kejari Ternate Tunda Pelimpahan Perkara PT ARA

    Penyidikan Polisi Sedang Berjalan, Korban Pailit Bintoro Iduansjah Ajukan Penundaan Eksekusi Rumahnya

    Mangkir Panggilan KPK, Ainun Naim Diduga Terkait Penyerobotan Yayasan Trisakti

    Dugaan Kongkalikong Proyek Rp121 Miliar, Kemenag Akan Dikepung Massa Mahasiswa

    Recent Post

    Janji Andra Terus Dampingi Keluarga Korban Jurnalis- ABK yang Hilang di Selat Sunda

    18 September 2026

    Jeffri AM Simanjuntak: Nusron Wahid Sumber Gaduh Presiden Prabowo Harus Bertindak Tegas Sekarang

    17 September 2026

    Jokowi Instruksikan Relawan Jaga Kondusifitas, David Pajung: Tudingan ke Dasco Gaduh dan Salah Alamat

    16 September 2026

    ALTRI PRIME Ajak Creator Lebih Strategis Pilih Winning Product di Era TikTok Affiliate

    14 September 2026

    Pesan Andra Soni di Kafilah Banten di MTQ Nasional

    14 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.