Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Nama di Surat Sony Sonjaya Hanya Calon Saksi, Bukan Pihak yang Terlibat Korupsi

    19 Juni 2026

    DPUPR Pastikan Pembangunan Alun-Alun Kota Serang Tak Ganggu Infrastruktur Dasar dan Fasilitas Pelayanan Publik

    19 Juni 2026

    Terima Audiensi, Furqon Tegaskan Status Hukum Situ Rancagede Jakung Miliki Pemprov Banten, Segera Dimanfaatkan

    19 Juni 2026

    DPRD Kota Serang Perketat Pengawasan SPMB 2026, Cegah Praktik Curang

    18 Juni 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»ARTIKEL»Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten: Masjid Agung Banten dan Keindahan Arsitektur Islam

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten: Masjid Agung Banten dan Keindahan Arsitektur Islam

    Sae19 Januari 20253 Mins Read ARTIKEL
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner – Kalau ngomongin sejarah Kesultanan Banten, nggak lengkap rasanya tanpa bahas salah satu ikon paling pentingnya: Masjid Agung Banten. Masjid ini bukan cuma jadi pusat kegiatan keagamaan, tapi juga saksi bisu kejayaan Islam di Nusantara.

    Sampai sekarang, Masjid Agung Banten masih berdiri kokoh dan terus jadi tujuan wisata religi yang nggak pernah sepi pengunjung.

    Tapi, Masjid Agung Banten bukan sekadar bangunan tua biasa. Ada cerita sejarah yang bikin kita nggak cuma kagum sama keindahan arsitekturnya.

    Tapi juga sama perjuangan Kesultanan Banten yang pernah jadi pusat kekuatan Islam di masa lampau. Yuk, kita intip lebih dalam keajaiban masjid ini!

    Sejarah Singkat Masjid Agung Banten

    Masjid Agung Banten dibangun pada tahun 1556 oleh Sultan Maulana Hasanuddin, sultan pertama Kesultanan Banten. Lokasinya yang strategis, di dekat pesisir pantai utara Jawa, bikin masjid ini jadi pusat aktivitas masyarakat Banten, baik untuk ibadah maupun perdagangan.

    Pada masa itu, Banten adalah salah satu pelabuhan terbesar di Asia Tenggara, jadi nggak heran kalau Masjid Agung ini punya peran penting dalam perkembangan Islam di Nusantara.

    Selain jadi tempat ibadah, Masjid Agung Banten juga difungsikan sebagai pusat pemerintahan. Sultan Maulana Hasanuddin sering menggunakan masjid ini untuk berdiskusi dan mengambil keputusan penting bersama para ulama dan tokoh masyarakat. Nggak cuma itu, masjid ini juga jadi tempat belajar agama bagi penduduk Banten.

    Keindahan Arsitektur Islam yang Abadi

    Salah satu hal paling menonjol dari Masjid Agung Banten adalah desain arsitekturnya. Bangunan utama masjid ini punya atap berbentuk limas bersusun lima yang melambangkan rukun Islam.

    Ini adalah salah satu ciri khas arsitektur masjid di Indonesia yang terinspirasi dari budaya lokal sekaligus ajaran Islam.

    Bagian menara masjid juga nggak kalah ikonik. Menara setinggi 24 meter yang dibangun pada abad ke-17 ini punya gaya arsitektur mirip mercusuar. Fungsinya dulu nggak cuma buat azan, tapi juga jadi titik pantau bagi masyarakat Banten untuk mengawasi kapal-kapal yang datang ke pelabuhan.

    Kalau kamu naik ke atas menara, pemandangan sekitar bakal bikin kamu terkagum-kagum, apalagi kalau cuacanya lagi cerah.

    Di sekitar masjid, kamu juga bisa menemukan makam para sultan Banten beserta keluarganya. Makam-makam ini punya gaya arsitektur yang khas, lengkap dengan ukiran-ukiran indah yang menggambarkan kekayaan seni Islam pada masa itu.

    Masjid yang Penuh dengan Kehidupan

    Hingga kini, Masjid Agung Banten masih jadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat. Setiap hari, ratusan orang datang buat salat, belajar agama, atau sekadar menikmati suasana masjid yang tenang.

    Di bulan Ramadan atau hari-hari besar Islam, masjid ini bakal lebih ramai lagi, dipenuhi pengunjung dari berbagai daerah yang ingin merasakan atmosfer religi yang kental.

    Selain itu, masjid ini juga jadi destinasi favorit buat wisata sejarah dan religi. Banyak pelajar dan peneliti yang datang ke sini untuk mempelajari sejarah Kesultanan Banten dan melihat langsung peninggalannya. Jadi, selain ibadah, kamu juga bisa dapetin ilmu baru di tempat ini.

    Pesan dari Masjid Agung Banten

    Masjid Agung Banten bukan cuma peninggalan sejarah, tapi juga pengingat tentang bagaimana Islam berkembang di Nusantara dengan cara yang harmonis.

    Lewat arsitektur dan sejarahnya, kita bisa belajar bahwa Islam di Indonesia tumbuh dengan mengakomodasi budaya lokal tanpa kehilangan esensi ajarannya.

    Buat generasi sekarang, melestarikan Masjid Agung Banten adalah cara kita menghargai perjuangan dan kebijaksanaan para pendahulu.

    Jadi, kalau kamu lagi cari inspirasi atau tempat buat menenangkan hati, Masjid Agung Banten bisa jadi pilihan yang pas banget.

    Masjid Agung Banten, peninggalan Kesultanan Banten, memukau dengan arsitektur Islam khas Nusantara dan sejarahnya yang penuh makna.***

    Kesultanan Banten Masjid Agung Banten Sultan Maulana Hasanuddin
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Puji Kepempinan Kepala BKD Ai Dwi Suzana, Taufik Hidayat: Kami Percaya Beliau Mampu Selesaikan PPPK dan Honorer

    NEWS 18 Juni 2026

    Diduga Terjadi Tindakan Premanisme di Lingkungan Kampus UNIBA, Mahasiswa Tempuh Jalur Hukum

    Menyambut SPMB 2026 PMII Cabang Cilegon Mendesak Sinergi Dindikbud, APIP dan APH dalam Menjamin SPMB Bersih di Kota Cilegon

    Nelayan di Pandeglang Keluhkan Kenaikan BBM hingga Pendangkalan Alur Dermaga

    Terima Audiensi, Furqon Tegaskan Status Hukum Situ Rancagede Jakung Miliki Pemprov Banten, Segera Dimanfaatkan

    Recent Post

    Komisi I DPRD Puji Kinerja Kepala Diskominfo Banten Beni Ismail, Riyan Hidayat Beri Catatan

    18 Juni 2026

    Puji Kepempinan Kepala BKD Ai Dwi Suzana, Taufik Hidayat: Kami Percaya Beliau Mampu Selesaikan PPPK dan Honorer

    18 Juni 2026

    GMPK: Ruang Akademik Harus Tetap Menjadi Tempat Berpikir, Bukan Melampiaskan Emosi

    17 Juni 2026

    Sudah Dipecat PDIP, Pengamat Ingatkan Jokowi Fokus ke PSI Jangan Main Api

    17 Juni 2026

    Koordinator BEM UPI Soroti RUU Polri: Perluasan Kewenangan Harus Tetap Dalam Koridor Demokrasi dan Supremasi Sipil

    16 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.