Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    ASDP Catat Peningkatan Arus Mudik, Heru Widodo: 6,8% Penumpang dan 18% Kendaraan

    19 Maret, 2026

    Arus Mudik Lebaran 2026 Lancar, Komisi III DPR RI Beri Apresiasi Dirut ASDP Heru Widodo

    19 Maret, 2026

    Polres Tangerang Kota Berhasil Tangkap 14 Terlapor, Ungkap Ragam Modus Curas Sepenjang Ramadan

    18 Maret, 2026

    Launching Bantuan Pangan Jelang Lebaran, Bulog Berikan Bantuan ke Lebak-Pandeglang

    18 Maret, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»ARTIKEL»Angklung Gubrag: Musik Tradisional Khas Banten yang Sarat Filosofi
    ARTIKEL

    Angklung Gubrag: Musik Tradisional Khas Banten yang Sarat Filosofi

    By Sae21 Januari, 20253 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner – Bicara soal musik tradisional Indonesia, ada banyak banget warisan budaya yang bikin kita kagum. Salah satunya adalah angklung.

    Tapi, tahu nggak sih kalau di Banten ada jenis angklung yang beda dari angklung kebanyakan? Yup, namanya Angklung Gubrag! Bukan cuma unik, angklung ini juga penuh cerita dan filosofi yang bikin kita makin bangga sama budaya lokal.

    Sayangnya, kayak banyak tradisi lain, Angklung Gubrag ini sekarang mulai jarang terdengar. Padahal, di balik suaranya yang khas, ada sejarah panjang yang bisa bikin kita makin cinta sama Indonesia.

    Nah, biar tradisi ini tetap hidup, yuk kita bahas lebih dalam tentang angklung yang satu ini!

    Apa Itu Angklung Gubrag?

    Angklung Gubrag adalah alat musik tradisional asal Desa Cipining, Bogor, yang punya hubungan erat sama masyarakat Banten. Dibuat dari bambu, angklung ini menghasilkan suara khas yang dihasilkan dengan cara digoyang atau digubrag makanya namanya Angklung Gubrag.

    Bukan cuma sekadar alat musik, Angklung Gubrag juga jadi simbol doa dan harapan masyarakat pada masa lalu.

    Angklung ini pertama kali dibuat sekitar abad ke-17, lho. Menurut cerita turun-temurun, Angklung Gubrag awalnya digunakan sebagai alat pengiring upacara adat untuk meminta hujan.

    Waktu itu, masyarakat yang mayoritas petani percaya kalau suara Angklung Gubrag bisa memanggil roh penjaga alam supaya menurunkan hujan.

    Filosofi ini menunjukkan hubungan erat antara manusia, alam, dan spiritualitas.

    Keunikan Filosofi Angklung Gubrag

    Kalau dipikir-pikir, keren banget ya, gimana nenek moyang kita punya cara kreatif buat menunjukkan rasa syukur dan harapan lewat seni.

    Filosofi Angklung Gubrag ini nggak sekadar soal hujan, tapi juga tentang harmoni. Suara angklung yang harmonis melambangkan kerja sama dan kebersamaan dalam masyarakat.

    Selain itu, setiap bagian Angklung Gubrag punya makna tersendiri. Bambu yang dipilih dengan hati-hati menunjukkan penghormatan pada alam.

    Proses pembuatannya yang butuh kesabaran juga jadi pengingat bahwa segala sesuatu yang indah butuh waktu dan usaha. Jadi, main angklung ini bukan cuma soal musik, tapi juga soal nilai kehidupan.

    Bagaimana Kondisinya Sekarang?

    Meski punya sejarah panjang dan penuh makna, sayangnya Angklung Gubrag kini mulai jarang dimainkan. Banyak generasi muda yang mungkin nggak pernah dengar nama angklung ini, apalagi memainkannya.

    Padahal, kalau kita mau melestarikan tradisi ini, ada banyak cara seru yang bisa dilakukan.

    Misalnya, kenapa nggak coba bikin workshop Angklung Gubrag di sekolah-sekolah atau komunitas seni?

    Atau, kita bisa mulai memasukkan alat musik ini ke dalam festival budaya biar makin dikenal. Dengan sentuhan kreatif, tradisi ini bisa terus hidup di tengah modernisasi.

    Yuk, Lestarikan Angklung Gubrag!

    Jadi, apa yang bisa kita pelajari dari Angklung Gubrag? Selain suaranya yang unik, angklung ini mengingatkan kita untuk selalu menjaga harmoni dalam hidup, menghormati alam, dan menghargai tradisi.

    Sebagai generasi muda, kita punya tanggung jawab untuk menjaga warisan budaya ini tetap hidup.

    Nggak perlu muluk-muluk, langkah kecil seperti belajar tentang angklung ini atau mengenalkan ke teman-teman udah jadi kontribusi besar. Kalau bukan kita, siapa lagi yang bakal menjaga tradisi kaya makna seperti Angklung Gubrag ini?

    Mengenal Angklung Gubrag, alat musik tradisional khas Banten yang penuh filosofi tentang harmoni, spiritualitas, dan hubungan manusia dengan alam.***

    Angklung Banten Indonesia
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Asal-usul Nama Banten: Dari Mitologi hingga Fakta Sejarah

    ARTIKEL 21 Januari, 2025

    Tradisi dan Budaya Banten Zaman Kesultanan yang Masih Hidup Hingga Kini

    Heru Widodo Cek Posko Lebaran, ASDP Bantu Pemudik Dapatkan Tiket Kapal

    IWO-I Se-Banten Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama di Pandeglang

    HIPMI Banten Gelar Fit and Proper Test Basnom di Tangerang Selatan, Dorong Lahirnya Kader Pengusaha Muda Berintegritas

    Recent Post

    Serangan Andrie Yunus: IMM Sumenep Minta Usut Hingga Otak Intelektualnya

    18 Maret, 2026
    Heru Widodo Saat Menyapa Pengguna Jasa Penyebrangan ASDP

    Heru Widodo: Puncak Arus Mudik 18 Maret, 18.000 Kendaraan Sudah Check-in di Pelabuhan Merak

    18 Maret, 2026

    Heru Widodo: Arus Mudik 2026 Terbilang Lancar Berkat Kebijakan Strategis

    17 Maret, 2026

    Video Yusuf Manubulu Hina Islam Viral, Pengurus Harian Abdi Rakyar Laporkan ke Polisi

    16 Maret, 2026

    Video TikTok Yusuf Manubulu Sebut ‘Allah Seperti Mucikari’, Ormas KITA Laporkan ke Polisi Sebagai Dugaan Penistaan Agama

    16 Maret, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.