Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Aliansi BEM Serukan Demokrasi Berbasis Dialog dan Argumen, Bukan Provokasi

    20 Juni 2026

    Rayakan HUT ke-14, Pensiunan Karyawan Krakatau Steel Gelar Sunatan Massal Gratis untuk 60 Anak

    20 Juni 2026

    Nama di Surat Sony Sonjaya Hanya Calon Saksi, Bukan Pihak yang Terlibat Korupsi

    19 Juni 2026

    DPUPR Pastikan Pembangunan Alun-Alun Kota Serang Tak Ganggu Infrastruktur Dasar dan Fasilitas Pelayanan Publik

    19 Juni 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»ARTIKEL»Angklung Gubrag: Musik Tradisional Khas Banten yang Sarat Filosofi

    Angklung Gubrag: Musik Tradisional Khas Banten yang Sarat Filosofi

    Sae21 Januari 20253 Mins Read ARTIKEL
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BantenCorner – Bicara soal musik tradisional Indonesia, ada banyak banget warisan budaya yang bikin kita kagum. Salah satunya adalah angklung.

    Tapi, tahu nggak sih kalau di Banten ada jenis angklung yang beda dari angklung kebanyakan? Yup, namanya Angklung Gubrag! Bukan cuma unik, angklung ini juga penuh cerita dan filosofi yang bikin kita makin bangga sama budaya lokal.

    Sayangnya, kayak banyak tradisi lain, Angklung Gubrag ini sekarang mulai jarang terdengar. Padahal, di balik suaranya yang khas, ada sejarah panjang yang bisa bikin kita makin cinta sama Indonesia.

    Nah, biar tradisi ini tetap hidup, yuk kita bahas lebih dalam tentang angklung yang satu ini!

    Apa Itu Angklung Gubrag?

    Angklung Gubrag adalah alat musik tradisional asal Desa Cipining, Bogor, yang punya hubungan erat sama masyarakat Banten. Dibuat dari bambu, angklung ini menghasilkan suara khas yang dihasilkan dengan cara digoyang atau digubrag makanya namanya Angklung Gubrag.

    Bukan cuma sekadar alat musik, Angklung Gubrag juga jadi simbol doa dan harapan masyarakat pada masa lalu.

    Angklung ini pertama kali dibuat sekitar abad ke-17, lho. Menurut cerita turun-temurun, Angklung Gubrag awalnya digunakan sebagai alat pengiring upacara adat untuk meminta hujan.

    Waktu itu, masyarakat yang mayoritas petani percaya kalau suara Angklung Gubrag bisa memanggil roh penjaga alam supaya menurunkan hujan.

    Filosofi ini menunjukkan hubungan erat antara manusia, alam, dan spiritualitas.

    Keunikan Filosofi Angklung Gubrag

    Kalau dipikir-pikir, keren banget ya, gimana nenek moyang kita punya cara kreatif buat menunjukkan rasa syukur dan harapan lewat seni.

    Filosofi Angklung Gubrag ini nggak sekadar soal hujan, tapi juga tentang harmoni. Suara angklung yang harmonis melambangkan kerja sama dan kebersamaan dalam masyarakat.

    Selain itu, setiap bagian Angklung Gubrag punya makna tersendiri. Bambu yang dipilih dengan hati-hati menunjukkan penghormatan pada alam.

    Proses pembuatannya yang butuh kesabaran juga jadi pengingat bahwa segala sesuatu yang indah butuh waktu dan usaha. Jadi, main angklung ini bukan cuma soal musik, tapi juga soal nilai kehidupan.

    Bagaimana Kondisinya Sekarang?

    Meski punya sejarah panjang dan penuh makna, sayangnya Angklung Gubrag kini mulai jarang dimainkan. Banyak generasi muda yang mungkin nggak pernah dengar nama angklung ini, apalagi memainkannya.

    Padahal, kalau kita mau melestarikan tradisi ini, ada banyak cara seru yang bisa dilakukan.

    Misalnya, kenapa nggak coba bikin workshop Angklung Gubrag di sekolah-sekolah atau komunitas seni?

    Atau, kita bisa mulai memasukkan alat musik ini ke dalam festival budaya biar makin dikenal. Dengan sentuhan kreatif, tradisi ini bisa terus hidup di tengah modernisasi.

    Yuk, Lestarikan Angklung Gubrag!

    Jadi, apa yang bisa kita pelajari dari Angklung Gubrag? Selain suaranya yang unik, angklung ini mengingatkan kita untuk selalu menjaga harmoni dalam hidup, menghormati alam, dan menghargai tradisi.

    Sebagai generasi muda, kita punya tanggung jawab untuk menjaga warisan budaya ini tetap hidup.

    Nggak perlu muluk-muluk, langkah kecil seperti belajar tentang angklung ini atau mengenalkan ke teman-teman udah jadi kontribusi besar. Kalau bukan kita, siapa lagi yang bakal menjaga tradisi kaya makna seperti Angklung Gubrag ini?

    Mengenal Angklung Gubrag, alat musik tradisional khas Banten yang penuh filosofi tentang harmoni, spiritualitas, dan hubungan manusia dengan alam.***

    Angklung Banten Indonesia
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Puji Kepempinan Kepala BKD Ai Dwi Suzana, Taufik Hidayat: Kami Percaya Beliau Mampu Selesaikan PPPK dan Honorer

    NEWS 18 Juni 2026

    Rayakan HUT ke-14, Pensiunan Karyawan Krakatau Steel Gelar Sunatan Massal Gratis untuk 60 Anak

    Diduga Terjadi Tindakan Premanisme di Lingkungan Kampus UNIBA, Mahasiswa Tempuh Jalur Hukum

    Terima Audiensi, Furqon Tegaskan Status Hukum Situ Rancagede Jakung Miliki Pemprov Banten, Segera Dimanfaatkan

    Menyambut SPMB 2026 PMII Cabang Cilegon Mendesak Sinergi Dindikbud, APIP dan APH dalam Menjamin SPMB Bersih di Kota Cilegon

    Recent Post

    Terima Audiensi, Furqon Tegaskan Status Hukum Situ Rancagede Jakung Miliki Pemprov Banten, Segera Dimanfaatkan

    19 Juni 2026

    Komisi IV DPRD Kota Serang Gelar Raker Bersama OPD, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Pelayanan Dasar

    19 Juni 2026

    DPRD Kota Serang Perketat Pengawasan SPMB 2026, Cegah Praktik Curang

    18 Juni 2026

    Komisi I DPRD Puji Kinerja Kepala Diskominfo Banten Beni Ismail, Riyan Hidayat Beri Catatan

    18 Juni 2026

    Puji Kepempinan Kepala BKD Ai Dwi Suzana, Taufik Hidayat: Kami Percaya Beliau Mampu Selesaikan PPPK dan Honorer

    18 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.