Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Jangan Main Mata, BPKP Harus Cegah OTT

    21 September 2026

    Pengusaha asal Pariaman Serap Tenaga Kerja Dilirik Dimyati

    21 September 2026

    Susut Rp363,91 Miliar, Pendapatan Banten Jadi Rp9,72 dari Rp10 Triliun

    18 September 2026

    Harapan Masih Ada di Perairan Selat Sunda

    18 September 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»POLITIK»BEM Banten Bersatu Murka, Tuding Seleksi Calon Sekda Cacat dan Coreng Wajah Birokrasi

    BEM Banten Bersatu Murka, Tuding Seleksi Calon Sekda Cacat dan Coreng Wajah Birokrasi

    Rizki Mubarok14 Juni 20253 Mins Read POLITIK
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    SERANG – Proses seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten kembali menuai kecaman keras, setelah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diduga mengembalikan berkas hasil seleksi karena tidak menyertakan nilai manajemen talenta dari BKN.

    BEM Banten Berastu menilai langkah tersebut menunjukkan ada pelanggaran serius terhadap prinsip meritokrasi dan keterbukaan yang seharusnya jadi fondasi birokrasi modern.

    Koordinator Pusat BEM Banten Bersatu Bagas Yulianto, menyebut pengembalian berkas oleh Kemendagri bukan hanya bentuk koreksi administratif, tetapi tamparan keras atas carut-marutnya integritas birokrasi di Banten. “Apa yang dilakukan Pansel sangat memalukan. Seleksi Sekda ini tidak hanya cacat prosedural, tapi telah mencoreng wajah birokrasi Banten di mata nasional,” tegas Bagas dalam keterangannya kepada awak media.

    Bagas Yulianto menilai bahwa sejak awal proses seleksi sudah ditandai dengan banyak kejanggalan. “Penilaian tidak dibuka ke publik, indikator tidak jelas, dan nilai manajemen talenta yang krusial justru disembunyikan. Ini bukan kelalaian biasa. Ini adalah bentuk pembangkangan terhadap aturan,” ujar Bagas.

    Lebih lanjut, ia menyoroti nama Deden Apriandhi yang disebut-sebut sebagai calon kuat Sekda sekaligus Plh saat ini. “Fakta bahwa Deden dekat dengan Gubernur Andra Soni, sementara nilainya dipaksa melesat tanpa transparansi, menambah kecurigaan bahwa ini hanyalah panggung formalitas demi meloloskan figur titipan,” katanya.

    Tak kalah keras, Bagas juga mengkritik peran akademisi dalam Panitia Seleksi, khususnya Prof. Suwaib Amiruddin dari Untirta. “Ketika seorang akademisi duduk diam menyaksikan proses yang curang, maka ia ikut mencemari nama baik institusi ilmiah. Dunia kampus harusnya jadi benteng moral, bukan jadi perpanjangan tangan kekuasaan,” tegasnya.

    BEM Banten Bersatu menegaskan bahwa mereka akan segera menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk kekecewaan dan desakan moral. Lokasi aksi direncanakan di depan KP3B, dan akan melibatkan elemen mahasiswa lintas kampus serta organisasi masyarakat sipil. “Kami akan turun! Karena kami tak mau birokrasi Banten dijalankan oleh pejabat yang lahir dari proses curang,” ujar Bagas.

    Menurut Bagas, Gubernur Andra Soni harus bertanggung jawab atas tercorengnya proses seleksi ini. “Ini bukan cuma salah Pansel. Gubernur tidak boleh bersembunyi di balik tim seleksi. Ini tanggung jawab moral dan politik beliau di hadapan rakyat,” katanya.

    Ini indikasi kuat adanya dugaan praktik KKN, yang bertolak belakang dengan janji kampanye Gubernur soal ‘Banten Maju, Adil, Merata, dan Tidak Korupsi.

    “Jika wajah birokrasi Banten hari ini tercoreng, maka luka itu bukan hanya milik ASN, tapi milik seluruh rakyat. Kami mahasiswa akan berdiri di garis depan untuk memastikan jabatan publik tidak lagi jadi arena dagang kekuasaan. Ini perjuangan untuk masa depan Banten yang bersih dan berintegritas, Gubernur Banten Andra Soni harus cepat menyelesaikan carut marut birokrasi pemerintah Banten sekarang juga.” tutup Bagas dengan lantang.

    BEM Banten Bersatu Calon Sekda Banten
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Dugaan Permufakatan Jahat, Bantuan Porang Sidrap Rp26 Miliar Menguap, Petani Rugi

    NEWS 11 September 2026

    Investasi Diproyeksi Hampir Rp1 Triliun, Dua Aset Banten Dibidik Investor

    Kuasa Hukum Tersangka Ajukan Praperadilan, Minta Kejari Ternate Tunda Pelimpahan Perkara PT ARA

    Penyidikan Polisi Sedang Berjalan, Korban Pailit Bintoro Iduansjah Ajukan Penundaan Eksekusi Rumahnya

    Mangkir Panggilan KPK, Ainun Naim Diduga Terkait Penyerobotan Yayasan Trisakti

    Recent Post

    Janji Andra Terus Dampingi Keluarga Korban Jurnalis- ABK yang Hilang di Selat Sunda

    18 September 2026

    Jeffri AM Simanjuntak: Nusron Wahid Sumber Gaduh Presiden Prabowo Harus Bertindak Tegas Sekarang

    17 September 2026

    Jokowi Instruksikan Relawan Jaga Kondusifitas, David Pajung: Tudingan ke Dasco Gaduh dan Salah Alamat

    16 September 2026

    ALTRI PRIME Ajak Creator Lebih Strategis Pilih Winning Product di Era TikTok Affiliate

    14 September 2026

    Pesan Andra Soni di Kafilah Banten di MTQ Nasional

    14 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.