BANTENCORNER.COM – Kolaborasi yang erat antara mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 93 Universitas Bina Bangsa dan pemerintah Kabupaten Serang terlihat nyata dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional yang digelar di Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten.
Dihelat pada Kamis, 17 Juli 2025, upacara ini diikuti oleh enam desa, masing-masing diwakili oleh kelompok KKM-nya, turut berpartisipasi dalam upacara tersebut: Desa Bendung (Kelompok 90), Desa Cerukcuk (Kelompok 91), Desa Cibodas (Kelompok 92), Desa Lempuyang (Kelompok 93), Desa Pedaleman (Kelompok 94), dan Desa Siremen (Kelompok 95).
Upacara ini bukan hanya sekadar seremonial, melainkan juga menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah dalam mewujudkan program pembangunan desa, khususnya program “Kabupaten Serang Bebas Sampah”. Program ini merupakan bagian dari 10 Program Prioritas Bupati Serang dalam 100 Hari Kerja, yang mencakup berbagai aspek pembangunan, mulai dari penataan ASN, peningkatan kesejahteraan guru dan perangkat desa, hingga pemberantasan pungli.
Mahasiswa KKM Kelompok 93 Universitas Bina Bangsa yang bertugas di Desa Lempuyang, merasa bangga dapat berpartisipasi aktif dalam upacara tersebut. Mereka melihat momen ini sebagai penguatan nilai kebangsaan dan penguatan kolaborasi dalam mewujudkan program pembangunan desa.
Camat Tanara, Farid Anwar Ibrahim, S.STP., M.Si, dalam amanatnya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa atas dedikasi dan kontribusi aktif mereka dalam kegiatan masyarakat.
“Kami merasa terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa Universitas Bina Bangsa. Kami siap membantu dan kami hanya tinggal menunggu jadwal progres terkait sampah kepada adik-adik mahasiswa untuk wilayah Kecamatan Tanara, terutama di beberapa titik desa,” pungkasnya.
Pernyataan Camat Tanara ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan Kabupaten Serang Bebas Sampah. Program pengelolaan sampah dan pemberdayaan masyarakat yang digagas oleh mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa di Tanara diharapkan dapat menjadi contoh nyata bagi desa-desa lain dalam upaya mencapai target tersebut. Keberhasilan program ini akan menjadi kontribusi nyata terhadap pencapaian poin ke-9 dari 10 Program Prioritas Bupati Serang, yakni Kebijakan Kabupaten Serang Bebas Sampah dan Pembentukan Satgas Pungli demi pelayanan publik yang transparan dan bebas biaya.
Kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah daerah ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam memberdayakan potensi mahasiswa untuk pembangunan daerah yang berkelanjutan.***






