Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Kepala Dindikbud Kota Serang Tegaskan Peringatan Harus Bermakna: Tak Hanya Refleksi, Tapi Bangun Karakter dan Kepedulian Sejak Dini

    2 Mei 2026

    Matahukum Bedah Dua Wajah Nanik Deyang: Menangis tapi Suka Blokir Wartawan

    1 Mei 2026

    Komitmen Kuat Majukan Pendidikan, Bonnie Triyana Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

    30 April 2026

    Adde Rosi: Pengurus Kecamatan Adalah Ujung Tombak

    30 April 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»Mahasiswa KKM 43 Universitas Bina Bangsa Sukseskan Program Pelestarian Batik Cikadu di Pandeglang

    Mahasiswa KKM 43 Universitas Bina Bangsa Sukseskan Program Pelestarian Batik Cikadu di Pandeglang

    Rizki Mubarok21 Juli 20252 Mins Read KAMPUS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 43 Universitas Bina Bangsa telah berhasil menjalankan program pelestarian dan pengembangan Batik Cikadu di Desa Tanjungjaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten pada Sabtu, 19 Juli 2025. Program ini merupakan kontribusi mahasiswa dalam melestarikan warisan budaya lokal dan memberdayakan masyarakat.

     

    Di tengah arus globalisasi dan gaya hidup modern, masyarakat Desa Tanjungjaya tetap menjaga warisan budaya mereka melalui Batik Cikadu, sebuah kain bermotif yang kaya akan makna dan nilai-nilai lokal. Batik Cikadu sendiri telah dikenal sejak tahun 2015 berkat inisiatif Ibu Sumyati, yang menggagas pelatihan membatik bagi masyarakat sebagai upaya pelestarian budaya dan penguatan ekonomi kreatif. Motif-motifnya, seperti badak bercula satu, lesung, daun nipah, dan ikan laut, merefleksikan kehidupan masyarakat pesisir yang lekat dengan alam dan Taman Nasional Ujung Kulon.

     

    Bapak Amsari, seorang perajin dan tokoh penggerak Batik Cikadu, menjelaskan filosofi di balik setiap motif.

     

    “Kami ingin anak-anak muda tahu bahwa desa ini kaya budaya. Lewat batik, kami menyampaikan pesan tentang alam dan identitas kami,” ujarnya.

     

    Keunikan Batik Cikadu tidak hanya terletak pada motifnya, tetapi juga proses pembuatannya yang masih mempertahankan teknik cap dan tulis manual, menghasilkan warna-warna alami yang tenang dan khas. Hal ini menjadikan batik tersebut semakin diminati masyarakat, dari kalangan pelajar hingga pegawai negeri.

     

    Meskipun demikian, para perajin masih menghadapi tantangan dalam pemasaran dan digitalisasi, banyak yang masih bergantung pada penjualan konvensional. Melihat hal ini, mahasiswa KKM Kelompok 43 Universitas Bina Bangsa, bersama pendamping lokal, turun tangan memberikan pelatihan branding dan pemasaran digital. Tujuannya adalah agar produk Batik Cikadu mampu menembus pasar yang lebih luas.

     

    “Batik ini harus dikenal tidak hanya di Pandeglang, tapi juga secara nasional, bahkan internasional. Kami bantu mengenalkan melalui media digital,” ujar Leyla Ayu Azkiyah, salah satu mahasiswa KKM yang bertugas di Desa Cikadu.

     

    Dengan dukungan dari berbagai pihak dan promosi yang berkelanjutan, Batik Cikadu diharapkan mampu menjadi ikon budaya dan produk unggulan Kabupaten Pandeglang. Batik Cikadu bukan sekadar kain, melainkan simbol jati diri dan semangat masyarakat Panimbang dalam menjaga warisan leluhur mereka. Keberhasilan program KKM ini membuktikan peran penting mahasiswa dalam pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia.***

    KKM UNIBA

    Related Posts

    NEWS

    Solidaritas Mahasiswa UNIBA Gelar Aksi, Soroti Dugaan Pelecehan hingga Biaya TOEFL-EPT dan KIP

    12 Maret 2026
    NEWS

    LMND UNIBA Gelar Dialog Publik dan Buka Bersama, Bahas Strategi Kampus Cegah Disorientasi Ideologi Mahasiswa

    10 Maret 2026
    KAMPUS

    LMND UNIBA Soroti Munculnya Persoalan Baru di Tengah Reformasi Birokrasi Universitas Bina Bangsa

    8 Maret 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Legenda Rakyat Kisah Pangeran Pande Gelang dan Putri Cadasari

    NEWS 24 April 2025

    Peran Kesultanan Banten dalam Sejarah Perdagangan di Asia Tenggara

    Kehidupan di Banten pada Masa Kolonial: Sebuah Tinjauan Sosial

    Peran Banten dalam Penyebaran Islam di Jawa dan Sumatera

    Mengungkap Keindahan dan Filosofi Masjid Agung Banten

    Recent Post

    Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Lebih Mudah Tanpa KTP Pemilik Pertama

    29 April 2026

    Sejalan Desakan Arif Rahman, Tambang Ilegal Pandeglang Dihentikan Sementara

    29 April 2026

    Hadir di SMAN 1 Warunggunung, Adde Rosi: Pendidikan Kunci Perubahan

    28 April 2026

    Legislator Banten, Encop Sopia Sukses Raih Gelar Doktor dengan Yudisium Sangat Memuaskan

    28 April 2026

    Kepala Biro Ekbang Banten Bicara Arah Penataan BUMD Lebih Produktif dan Menguntungkan Tingkatkan PAD

    28 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.