Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Mahasiswa KKM 78 Ikut Bergerak dalam GEMAS, Dukung Ketahanan Pangan melalui Penggemukan Sapi BUMDes

    25 Agustus 2026

    Beri Semangat Nakes RSUD Banten, Sekda Deden: Semua Harus Dilayani dengan Maksimal

    25 Agustus 2026

    Minim Penerangan, KKM Kelompok 79 UNIBA Pasang 12 Lampu di 11 Titik di Desa Sukadaya

    24 Agustus 2026

    KKM 78 Sumurbandung Turun Langsung Dampingi Budidaya Lele Lewat Program GEMELE

    24 Agustus 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»Mahasiswa KKM 43 Universitas Bina Bangsa Sukseskan Program Pelestarian Batik Cikadu di Pandeglang

    Mahasiswa KKM 43 Universitas Bina Bangsa Sukseskan Program Pelestarian Batik Cikadu di Pandeglang

    Rizki Mubarok21 Juli 20252 Mins Read KAMPUS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 43 Universitas Bina Bangsa telah berhasil menjalankan program pelestarian dan pengembangan Batik Cikadu di Desa Tanjungjaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten pada Sabtu, 19 Juli 2025. Program ini merupakan kontribusi mahasiswa dalam melestarikan warisan budaya lokal dan memberdayakan masyarakat.

     

    Di tengah arus globalisasi dan gaya hidup modern, masyarakat Desa Tanjungjaya tetap menjaga warisan budaya mereka melalui Batik Cikadu, sebuah kain bermotif yang kaya akan makna dan nilai-nilai lokal. Batik Cikadu sendiri telah dikenal sejak tahun 2015 berkat inisiatif Ibu Sumyati, yang menggagas pelatihan membatik bagi masyarakat sebagai upaya pelestarian budaya dan penguatan ekonomi kreatif. Motif-motifnya, seperti badak bercula satu, lesung, daun nipah, dan ikan laut, merefleksikan kehidupan masyarakat pesisir yang lekat dengan alam dan Taman Nasional Ujung Kulon.

     

    Bapak Amsari, seorang perajin dan tokoh penggerak Batik Cikadu, menjelaskan filosofi di balik setiap motif.

     

    “Kami ingin anak-anak muda tahu bahwa desa ini kaya budaya. Lewat batik, kami menyampaikan pesan tentang alam dan identitas kami,” ujarnya.

     

    Keunikan Batik Cikadu tidak hanya terletak pada motifnya, tetapi juga proses pembuatannya yang masih mempertahankan teknik cap dan tulis manual, menghasilkan warna-warna alami yang tenang dan khas. Hal ini menjadikan batik tersebut semakin diminati masyarakat, dari kalangan pelajar hingga pegawai negeri.

     

    Meskipun demikian, para perajin masih menghadapi tantangan dalam pemasaran dan digitalisasi, banyak yang masih bergantung pada penjualan konvensional. Melihat hal ini, mahasiswa KKM Kelompok 43 Universitas Bina Bangsa, bersama pendamping lokal, turun tangan memberikan pelatihan branding dan pemasaran digital. Tujuannya adalah agar produk Batik Cikadu mampu menembus pasar yang lebih luas.

     

    “Batik ini harus dikenal tidak hanya di Pandeglang, tapi juga secara nasional, bahkan internasional. Kami bantu mengenalkan melalui media digital,” ujar Leyla Ayu Azkiyah, salah satu mahasiswa KKM yang bertugas di Desa Cikadu.

     

    Dengan dukungan dari berbagai pihak dan promosi yang berkelanjutan, Batik Cikadu diharapkan mampu menjadi ikon budaya dan produk unggulan Kabupaten Pandeglang. Batik Cikadu bukan sekadar kain, melainkan simbol jati diri dan semangat masyarakat Panimbang dalam menjaga warisan leluhur mereka. Keberhasilan program KKM ini membuktikan peran penting mahasiswa dalam pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia.***

    KKM UNIBA
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Perkuat Pemasangan Ptoduk, KKM 25 Uniba Pasang Media Promosi untuk Mendukung UMKM

    KAMPUS 19 Agustus 2026

    Bikin Produk Makin Menarik, KKM 78 Sumurbandung Dampingi Packaging Dapros dan Renggining

    Mahasiswa Baru Diminta Kritis Melihat Persoalan Sosial, Ketua FAM Tegaskan Fungsi PKKMB

    Tanam Tanaman Obat, KKM 25 Singamerta Wujudkan Desa Sehat dan Mandiri

    Kisah Pilu Seorang Trader: Pengkhianatan Exness yang Menghancurkan Harapan

    Recent Post

    42 Hektare Afdeling Mike dan Kebun Di Luar Batas Izin, HASRI JACK dan PARTNERS Laporkan PT Letawa

    24 Agustus 2026

    Gelar Mubes ke-VIII, Yamin Sabikin Terpilih sebagai Ketua Umum IKAMABA Periode 2026–2027

    24 Agustus 2026

    Semangat Literasi Digaungkan di Serang: TBM Titik Literasi Kukuhkan Ruang Baca Sebagai Jalan Masa Depan

    23 Agustus 2026

    GP Ansor Banten Apresiasi Program dan Kebijakan Pemerintahan Prabowo

    23 Agustus 2026

    Tanah Bertuan! Pemilik Hak Ulayat Nifasi Tegaskan: Tanah Adat Bukan Milik Negara

    23 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.