BANTENCORNER.COM – Pondok Pesantren (Ponpes) Bismillah menggelar kegiatan peresmian, peletakan batu pertama, sekaligus penanaman 1000 pohon di Bismillah Kampus 2 yang berlokasi di Desa Cisaat, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (24/8/2025).
Acara ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Ponpes Bismillah dalam mengembangkan lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas santri, tetapi juga peduli pada kelestarian lingkungan.
Sejumlah tokoh penting hadir langsung dalam kesempatan tersebut. Di antaranya Kajati Banten Dr. Siswanto, Kajari Serang Punia Atmaja, Jam Intel Kejagung Reda Manthovani, serta Bupati Serang Ratu Rachmatu.
Turut hadir pula Direktur SMK Arie Wibowo, Kasubdit Sarana SMK Hernita, dan Ketua PWNU Banten KH. Hafis Gunawan, yang semuanya memberikan dukungan moral terhadap perkembangan Ponpes Bismillah 2.
Pimpinan Ponpes Bismillah, KH. Alvi Ruzabady, mengungkapkan rasa syukur atas berdirinya kampus kedua ini. Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari doa, dukungan, serta bimbingan berbagai pihak, khususnya Jam Intel Kejagung.
“Ucapan terima kasih kepada Jam Intel Kejagung yang sudah banyak membimbing dan memotivasi agar Ponpes Terpadu Bismillah terus melakukan percepatan-percepatan dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia,” ujarnya.
Ia menambahkan, Ponpes Bismillah 2 diharapkan dapat menjadi lembaga pendidikan yang berperan serta dalam membantu pemerintah meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, sekaligus menyiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
Selain peresmian, acara juga diisi dengan penanaman 1000 pohon sebagai wujud kepedulian ponpes terhadap lingkungan. Penanaman pohon ini diharapkan mampu menciptakan suasana asri dan nyaman di lingkungan pesantren.
“Kegiatan penanaman 1000 pohon ini adalah bentuk komitmen menjaga lingkungan agar tetap asri, nyaman, dan hijau. Kami juga bercita-cita dalam waktu dekat membangun masjid berukuran 30×30 sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan dakwah,” jelas KH. Alvi.
Sementara itu, Jam Intel Kejagung Reda Manthovani mengaku terharu menyaksikan lembaga pendidikan yang ikut serta dalam gerakan penghijauan. Ia menilai langkah Ponpes Bismillah patut dicontoh oleh pesantren lain di Indonesia.
“Saya sangat terharu karena ada lembaga pendidikan yang mau menanam hingga 1000 pohon. Itu hal yang sangat baik, perlu kita dukung dan kita jaga bersama,” katanya.
Reda juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung pembangunan masjid di Ponpes Bismillah 2 agar segera terealisasi. “Insya Allah akan saya bantu peresmian pembangunan masjid, dan semoga semua berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.







