Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Sekwil PWNU Banten Tegaskan Pentingnya Kemandirian dan Soliditas NU di Rapat Pleno PCNU Kota Serang

    16 Januari, 2026

    Situs Banten Girang Bakal Dijadikan Kawasan Wisata Sejarah, Demi Dongkrak Kunjungan Wisatawan

    16 Januari, 2026

    Mahasiswa Teknik Lingkungan Unbaja Kritik AMPAL Banten: Ngaku Aktivis Lingkungan Tapi Galian Ilegal Tak Dibahas

    16 Januari, 2026

    Pemkot Serang Klarifikasi Biaya Pemeliharaan Kendaraan Dinas Walikota, Diduga Sedot Anggaran Miliaran Rupiah

    15 Januari, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»UMKM Go Digital: Emping Melinjo Bu Lia dari Kapinango Kini Dijual di Shopee, Jangkau Pasar Nasional
    NEWS

    UMKM Go Digital: Emping Melinjo Bu Lia dari Kapinango Kini Dijual di Shopee, Jangkau Pasar Nasional

    By Rizki Mubarok27 Agustus, 20252 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Semangat digitalisasi terus membara di kalangan pelaku UMKM di berbagai daerah. Salah satu contohnya adalah Bu Lia, seorang pengrajin emping melinjo dari Kampung Kapinango, Desa Kertasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kini, produknya hadir di platform e-commerce Shopee dengan nama brand EMD (Emping Mamah Difa).

    Inisiatif ini terwujud berkat pendampingan dari Alya Dwi Adinda, yang berupaya mendorong UMKM desa agar mampu bersaing di era modern. Transformasi digital ini membuka peluang bagi produk lokal untuk dikenal lebih luas.

    Sebelumnya, pemasaran emping melinjo Bu Lia hanya terbatas di lingkup desa. Namun, dengan digitalisasi, produk khas ini kini dapat dijangkau oleh konsumen di berbagai daerah. Emping melinjo EMD dijual dengan harga Rp49.000 per kilogram, menggunakan sistem pre-order untuk menjaga kualitas dan kesegaran.

    Bu Lia mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan untuk mengembangkan usahanya. Ia berharap, dengan adanya platform digital, emping melinjo Kapinango dapat semakin dikenal masyarakat luas dan memberikan manfaat bagi perekonomian keluarga serta desa.

    “Saya berharap emping ini semakin dikenal masyarakat luas dan bisa membawa manfaat untuk perekonomian keluarga maupun desa,” ujarnya.

    Alya Dwi Adinda menjelaskan bahwa pendampingan yang diberikan tidak hanya sebatas membuat akun Shopee. Para pelaku UMKM juga dibekali dengan keterampilan dasar dalam mengelola toko online, termasuk cara mengunggah produk, menentukan harga, hingga memberikan pelayanan yang profesional kepada konsumen.

    Menurut Alya, pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan agar UMKM dapat mandiri dan berkelanjutan dalam menjalankan bisnis online mereka.

    Digitalisasi usaha emping melinjo Bu Lia diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi UMKM lain di Desa Kertasana untuk ikut serta dalam transformasi digital. Langkah ini tidak hanya memperluas pasar, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan.

    Kisah sukses Bu Lia ini membuktikan bahwa dengan dukungan dan pendampingan yang tepat, UMKM di daerah pun mampu bersaing dan berdaya saing di era digital. Transformasi digital UMKM seperti ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional.***

    Digitalisasi UMKM
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Banser Turun Tangan Tangani Banjir di Kecamatan Labuan, Pandeglang

    NEWS 12 Januari, 2026

    Mahasiswa Teknik Lingkungan Unbaja Kritik AMPAL Banten: Ngaku Aktivis Lingkungan Tapi Galian Ilegal Tak Dibahas

    Sekwil PWNU Banten Tegaskan Pentingnya Kemandirian dan Soliditas NU di Rapat Pleno PCNU Kota Serang

    Diduga Kuat Akibat Malpraktik di RS Hermina Serpong, Lansia Meninggal Dunia dengan Kerusakan pada Kedua Tangan

    KONI Pusat Diduga Langgar AD/ART, Kini Didugat ke PTUN Jakarta

    Recent Post

    ‎Pemkot Serang Terima Dua Aset, Kantor Disdukcapil dan Gedung Workshop DPUPR Kabupaten Serang

    15 Januari, 2026

    Abah Jempol di Kota Serang Tipu Korban Rp1 Miliar, Janjikan Lolos Seleksi Taruna Akpol

    15 Januari, 2026

    Aktivis Desak Kejagung Periksa Dr Robert Leonard

    15 Januari, 2026

    Serap Dana Desa Cikeusik Hampir 1 Miliar, AMBAS Akan Lapor ke APH

    14 Januari, 2026

    Sepanjang 2025, BPN Banten Sukses Dorong Nilai Ekonomi Rp87,3 Triliun

    13 Januari, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.