Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Mahasiswa KKM 78 Ikut Bergerak dalam GEMAS, Dukung Ketahanan Pangan melalui Penggemukan Sapi BUMDes

    25 Agustus 2026

    Beri Semangat Nakes RSUD Banten, Sekda Deden: Semua Harus Dilayani dengan Maksimal

    25 Agustus 2026

    Minim Penerangan, KKM Kelompok 79 UNIBA Pasang 12 Lampu di 11 Titik di Desa Sukadaya

    24 Agustus 2026

    KKM 78 Sumurbandung Turun Langsung Dampingi Budidaya Lele Lewat Program GEMELE

    24 Agustus 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»UMKM Go Digital: Emping Melinjo Bu Lia dari Kapinango Kini Dijual di Shopee, Jangkau Pasar Nasional

    UMKM Go Digital: Emping Melinjo Bu Lia dari Kapinango Kini Dijual di Shopee, Jangkau Pasar Nasional

    Rizki Mubarok27 Agustus 20252 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Semangat digitalisasi terus membara di kalangan pelaku UMKM di berbagai daerah. Salah satu contohnya adalah Bu Lia, seorang pengrajin emping melinjo dari Kampung Kapinango, Desa Kertasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kini, produknya hadir di platform e-commerce Shopee dengan nama brand EMD (Emping Mamah Difa).

    Inisiatif ini terwujud berkat pendampingan dari Alya Dwi Adinda, yang berupaya mendorong UMKM desa agar mampu bersaing di era modern. Transformasi digital ini membuka peluang bagi produk lokal untuk dikenal lebih luas.

    Sebelumnya, pemasaran emping melinjo Bu Lia hanya terbatas di lingkup desa. Namun, dengan digitalisasi, produk khas ini kini dapat dijangkau oleh konsumen di berbagai daerah. Emping melinjo EMD dijual dengan harga Rp49.000 per kilogram, menggunakan sistem pre-order untuk menjaga kualitas dan kesegaran.

    Bu Lia mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan untuk mengembangkan usahanya. Ia berharap, dengan adanya platform digital, emping melinjo Kapinango dapat semakin dikenal masyarakat luas dan memberikan manfaat bagi perekonomian keluarga serta desa.

    “Saya berharap emping ini semakin dikenal masyarakat luas dan bisa membawa manfaat untuk perekonomian keluarga maupun desa,” ujarnya.

    Alya Dwi Adinda menjelaskan bahwa pendampingan yang diberikan tidak hanya sebatas membuat akun Shopee. Para pelaku UMKM juga dibekali dengan keterampilan dasar dalam mengelola toko online, termasuk cara mengunggah produk, menentukan harga, hingga memberikan pelayanan yang profesional kepada konsumen.

    Menurut Alya, pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan agar UMKM dapat mandiri dan berkelanjutan dalam menjalankan bisnis online mereka.

    Digitalisasi usaha emping melinjo Bu Lia diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi UMKM lain di Desa Kertasana untuk ikut serta dalam transformasi digital. Langkah ini tidak hanya memperluas pasar, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan.

    Kisah sukses Bu Lia ini membuktikan bahwa dengan dukungan dan pendampingan yang tepat, UMKM di daerah pun mampu bersaing dan berdaya saing di era digital. Transformasi digital UMKM seperti ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional.***

    Digitalisasi UMKM
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Bikin Produk Makin Menarik, KKM 78 Sumurbandung Dampingi Packaging Dapros dan Renggining

    KAMPUS 22 Agustus 2026

    Minim Penerangan, KKM Kelompok 79 UNIBA Pasang 12 Lampu di 11 Titik di Desa Sukadaya

    Semangat Literasi Digaungkan di Serang: TBM Titik Literasi Kukuhkan Ruang Baca Sebagai Jalan Masa Depan

    Mahasiswa Baru Diminta Kritis Melihat Persoalan Sosial, Ketua FAM Tegaskan Fungsi PKKMB

    Kisah Pilu Seorang Trader: Pengkhianatan Exness yang Menghancurkan Harapan

    Recent Post

    42 Hektare Afdeling Mike dan Kebun Di Luar Batas Izin, HASRI JACK dan PARTNERS Laporkan PT Letawa

    24 Agustus 2026

    Gelar Mubes ke-VIII, Yamin Sabikin Terpilih sebagai Ketua Umum IKAMABA Periode 2026–2027

    24 Agustus 2026

    Semangat Literasi Digaungkan di Serang: TBM Titik Literasi Kukuhkan Ruang Baca Sebagai Jalan Masa Depan

    23 Agustus 2026

    GP Ansor Banten Apresiasi Program dan Kebijakan Pemerintahan Prabowo

    23 Agustus 2026

    Tanah Bertuan! Pemilik Hak Ulayat Nifasi Tegaskan: Tanah Adat Bukan Milik Negara

    23 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.