Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Cek Tekanan Darah Secara Berkala, KKM 78 UNIBA Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Warga

    14 Agustus 2026

    Posyandu Sigap: KKM UNIBA 78 Dampingi Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Desa Sumurbandung

    14 Agustus 2026

    Cegah Kanker Serviks Sejak Dini, KKM 78 UNIBA Dampingi Pelaksanaan Imunisasi HPV dalam Program BIAS Bersama Puskesmas Cikulur

    14 Agustus 2026

    Olah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aroma Terapi, KKM 19 Uniba Tanamkan Ekonomi Kreatif

    14 Agustus 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»UMKM Go Digital: Emping Melinjo Bu Lia dari Kapinango Kini Dijual di Shopee, Jangkau Pasar Nasional

    UMKM Go Digital: Emping Melinjo Bu Lia dari Kapinango Kini Dijual di Shopee, Jangkau Pasar Nasional

    Rizki Mubarok27 Agustus 20252 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Semangat digitalisasi terus membara di kalangan pelaku UMKM di berbagai daerah. Salah satu contohnya adalah Bu Lia, seorang pengrajin emping melinjo dari Kampung Kapinango, Desa Kertasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kini, produknya hadir di platform e-commerce Shopee dengan nama brand EMD (Emping Mamah Difa).

    Inisiatif ini terwujud berkat pendampingan dari Alya Dwi Adinda, yang berupaya mendorong UMKM desa agar mampu bersaing di era modern. Transformasi digital ini membuka peluang bagi produk lokal untuk dikenal lebih luas.

    Sebelumnya, pemasaran emping melinjo Bu Lia hanya terbatas di lingkup desa. Namun, dengan digitalisasi, produk khas ini kini dapat dijangkau oleh konsumen di berbagai daerah. Emping melinjo EMD dijual dengan harga Rp49.000 per kilogram, menggunakan sistem pre-order untuk menjaga kualitas dan kesegaran.

    Bu Lia mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan untuk mengembangkan usahanya. Ia berharap, dengan adanya platform digital, emping melinjo Kapinango dapat semakin dikenal masyarakat luas dan memberikan manfaat bagi perekonomian keluarga serta desa.

    “Saya berharap emping ini semakin dikenal masyarakat luas dan bisa membawa manfaat untuk perekonomian keluarga maupun desa,” ujarnya.

    Alya Dwi Adinda menjelaskan bahwa pendampingan yang diberikan tidak hanya sebatas membuat akun Shopee. Para pelaku UMKM juga dibekali dengan keterampilan dasar dalam mengelola toko online, termasuk cara mengunggah produk, menentukan harga, hingga memberikan pelayanan yang profesional kepada konsumen.

    Menurut Alya, pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan agar UMKM dapat mandiri dan berkelanjutan dalam menjalankan bisnis online mereka.

    Digitalisasi usaha emping melinjo Bu Lia diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi UMKM lain di Desa Kertasana untuk ikut serta dalam transformasi digital. Langkah ini tidak hanya memperluas pasar, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan.

    Kisah sukses Bu Lia ini membuktikan bahwa dengan dukungan dan pendampingan yang tepat, UMKM di daerah pun mampu bersaing dan berdaya saing di era digital. Transformasi digital UMKM seperti ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional.***

    Digitalisasi UMKM
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    MAN 2 Pandeglang Gelar Penerimaan Tamu Ambalan, Siap Cetak Generasi Pimpinan Masa Depan yang Berintegritas

    NEWS 12 Agustus 2026

    Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih, FPK Lebak Berkomitmen Merawat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

    9 Fraksi DPRD Kota Serang Sepakat Bahas Raperda Pariwisata, Operasional THM Bakal Diperketat

    Ketua DPRD Kota Serang: Siswa Tak Lolos SPMB Tetap Bisa Sekolah Lewat Program Gratis di Sekolah Swasta

    Tak Terima Kecelakaan Akibat Jalan Berbahaya, Mahasiswa Berencana Tuntut Pemerintah Lebak dan Dinas Terkait

    Recent Post

    KKM 19 Desa Beberan Gelar Sosialisasi UMKM Kewirausahaan melalui Pelatihan Pembuatan Minuman Cendol

    14 Agustus 2026

    Kuasa Hukum Tersangka Ajukan Praperadilan, Minta Kejari Ternate Tunda Pelimpahan Perkara PT ARA

    13 Agustus 2026

    Anak Buruh Serabutan, Nuriman Kini Jadi Advokat

    13 Agustus 2026

    Anton Sukartono Suratto Daftar Kembali Ketua DPD Demokrat Jabar

    13 Agustus 2026

    Tak Terima Kecelakaan Akibat Jalan Berbahaya, Mahasiswa Berencana Tuntut Pemerintah Lebak dan Dinas Terkait

    13 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.