Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Pemprov Banten Raih Opini WTP ke 10 Secara Berturut-Turut

    25 Mei 2026

    Kasus Pasien BPJS Tipes Diduga Ditolak, RSUD Labuan Akui Hasil Lab Berbeda

    24 Mei 2026

    Nakes RSUD Labuan Geruduk Rumah Orangtua Pasien BPJS yang Ditolak Rawat Inap, Keluarga Pasien Bingung

    24 Mei 2026

    RSUD Labuan Tolak Rawat Peserta BPJS PPU Penderita Tipes, Padahal Kondisinya Kritis

    24 Mei 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»UMKM Go Digital: Emping Melinjo Bu Lia dari Kapinango Kini Dijual di Shopee, Jangkau Pasar Nasional

    UMKM Go Digital: Emping Melinjo Bu Lia dari Kapinango Kini Dijual di Shopee, Jangkau Pasar Nasional

    Rizki Mubarok27 Agustus 20252 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Semangat digitalisasi terus membara di kalangan pelaku UMKM di berbagai daerah. Salah satu contohnya adalah Bu Lia, seorang pengrajin emping melinjo dari Kampung Kapinango, Desa Kertasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kini, produknya hadir di platform e-commerce Shopee dengan nama brand EMD (Emping Mamah Difa).

    Inisiatif ini terwujud berkat pendampingan dari Alya Dwi Adinda, yang berupaya mendorong UMKM desa agar mampu bersaing di era modern. Transformasi digital ini membuka peluang bagi produk lokal untuk dikenal lebih luas.

    Sebelumnya, pemasaran emping melinjo Bu Lia hanya terbatas di lingkup desa. Namun, dengan digitalisasi, produk khas ini kini dapat dijangkau oleh konsumen di berbagai daerah. Emping melinjo EMD dijual dengan harga Rp49.000 per kilogram, menggunakan sistem pre-order untuk menjaga kualitas dan kesegaran.

    Bu Lia mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan untuk mengembangkan usahanya. Ia berharap, dengan adanya platform digital, emping melinjo Kapinango dapat semakin dikenal masyarakat luas dan memberikan manfaat bagi perekonomian keluarga serta desa.

    “Saya berharap emping ini semakin dikenal masyarakat luas dan bisa membawa manfaat untuk perekonomian keluarga maupun desa,” ujarnya.

    Alya Dwi Adinda menjelaskan bahwa pendampingan yang diberikan tidak hanya sebatas membuat akun Shopee. Para pelaku UMKM juga dibekali dengan keterampilan dasar dalam mengelola toko online, termasuk cara mengunggah produk, menentukan harga, hingga memberikan pelayanan yang profesional kepada konsumen.

    Menurut Alya, pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan agar UMKM dapat mandiri dan berkelanjutan dalam menjalankan bisnis online mereka.

    Digitalisasi usaha emping melinjo Bu Lia diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi UMKM lain di Desa Kertasana untuk ikut serta dalam transformasi digital. Langkah ini tidak hanya memperluas pasar, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan.

    Kisah sukses Bu Lia ini membuktikan bahwa dengan dukungan dan pendampingan yang tepat, UMKM di daerah pun mampu bersaing dan berdaya saing di era digital. Transformasi digital UMKM seperti ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional.***

    Digitalisasi UMKM

    Related Posts

    NEWS

    Royal Baroe Kota Serang Siap Diresmikan Akhir Tahun Ini

    15 Desember 2025
    NEWS

    Wali Kota Budi Rustandi Lantik Pengurus Hipmikindo Kota Serang, UMKM Ditargetkan Go Internasional

    2 Desember 2025
    NEWS

    Hipmikindo Minta Difasilitasi Tiga Hal Ini ke Pemkot Serang, Demi Tingkatkan Kualitas UMKM

    4 November 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Proses Verifikasi Pemira UNIBA Tuai Polemik, KPUM Diduga Tidak Netral

    KAMPUS 18 Mei 2026

    Mahasiswa Pendidikan IPS Uniba Gelar Penyuluhan Kearifan Lokal di MA Raudatul Muta’allamin Baros

    Peninggalan Sejarah Kesultanan Banten yang Masih Bisa Kamu Kunjungi

    LBH Ansor Banten Soroti Insiden Ojek Online yang Dilindas Mobil Polisi

    KKN INAIS Gelar Seminar Ekonomi Islam di Desa Malasari

    Recent Post

    Tak Punya Sertifikasi tapi Digelontorkan Dana Rp5,4 M, Kasus Sewa Pesawat PT APK Diusut Kejaksaan

    22 Mei 2026

    Gugatan Hasil Muktamar XXI Mathla’ul Anwar Masih Bergulir, Sidang Lanjutan Dijadwalkan Juni 2026

    21 Mei 2026

    Mahasiswa Pendidikan IPS Uniba Gelar Penyuluhan Kearifan Lokal di MA Raudatul Muta’allamin Baros

    20 Mei 2026

    Kadindikbud Kota Serang Ngamuk saat Sidak di SDN Karangantu: Toilet Berantakan hingga Guru Menangis

    20 Mei 2026

    Catut Nama Pejabat BGN, 4 Orang Tipu Calon Mitra SPPG Rugikan Rp1,9 Miliar

    19 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.