Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Lantik Pengurus Baru, LMND Banten Tegaskan Perjuangan Ekonomi Kerakyatan dan Lawan Serakhnomic

    8 Oktober 2026

    Hadir Langsung ke Bayah, Arif Rahman: Hutan Rakyat Aset Masa Depan yang Harus Dijaga dan Dihasilkan

    7 Oktober 2026

    Subhan Setiabudi Hadirkan E-SETWAN BANTEN untuk Integrasikan Layanan Sekretariat DPRD

    7 Oktober 2026

    Musim Hujan Mundur hingga Desember, Ancaman Kekeringan Terus Mengintai

    7 Oktober 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»Mahasiswa KKM 49 UNIBA Ciptakan Alat Pengaduk Bumbu Kripik untuk Bantu UMKM

    Mahasiswa KKM 49 UNIBA Ciptakan Alat Pengaduk Bumbu Kripik untuk Bantu UMKM

    Rizki Mubarok28 Agustus 20252 Mins Read KAMPUS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) kelompok 49 Desa Sobang, Banten menghadirkan inovasi berupa alat pengaduk bumbu kripik yang dirancang untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang kuliner, khususnya industri rumahan pengolahan makanan ringan.

    Inisiatif ini muncul sebagai respons terhadap permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku UMKM, di mana proses pencampuran bumbu pada keripik selama ini dilakukan secara manual. Metode manual ini dinilai kurang efisien, memakan waktu dan tenaga, serta seringkali menghasilkan kualitas produk yang tidak konsisten.

    “Selama ini, proses pencampuran bumbu masih dilakukan secara manual, sehingga membutuhkan waktu yang lama dan tenaga ekstra. Selain itu, hasilnya pun seringkali kurang merata,” ujar salah satu anggota tim KKM 49 Desa Sobang.

    Alat pengaduk bumbu kripik ini dirancang dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah didapatkan dan hemat biaya. Bentuknya menyerupai tabung dengan pengaduk di bagian dalam yang dapat digerakkan secara manual maupun dengan motor listrik sederhana. Desain ini memungkinkan keripik dan bumbu tercampur secara merata dalam waktu singkat tanpa merusak tekstur keripik.

    Selain efisien, alat ini juga mudah dibersihkan dan aman digunakan. Desain ergonomisnya memungkinkan alat ini dioperasikan oleh siapa saja, termasuk ibu rumah tangga dan pelaku UMKM, tanpa memerlukan keterampilan teknis khusus.

    Kehadiran alat pengaduk bumbu ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi para pelaku UMKM, seperti menghemat waktu dan tenaga dalam proses produksi, meningkatkan higienitas produk, menghasilkan bumbu yang tercampur merata, serta meningkatkan produktivitas yang berdampak positif pada potensi pendapatan.

    Ibu Wastini, seorang pengusaha keripik di Desa Sobang, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas inovasi ini.

    “Biasanya saya butuh waktu lama untuk mencampur bumbu, dan hasilnya pun tidak selalu merata. Dengan alat ini, pekerjaan jadi lebih cepat dan hasilnya lebih baik. Saya sangat terbantu,” ungkapnya.

    Mahasiswa KKM UNIBA berkolaborasi dengan UMKM ciptakan alat pengaduk bumbu kripik.

    Mahasiswa KKM UNIBA kelompok 49 berharap agar alat pengaduk bumbu kripik ini dapat terus digunakan dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi UMKM di Desa Sobang.

    “Kami berharap inovasi sederhana ini dapat mendukung UMKM dalam meningkatkan daya saing produk mereka di pasaran,” pungkas salah satu anggota tim KKM.

    Inovasi ini menjadi bukti nyata bahwa program KKM tidak hanya menjadi pengalaman belajar bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana untuk memberdayakan masyarakat dan memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh UMKM.**

    KKM UMKM UNIBA
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Lantik Pengurus Baru, LMND Banten Tegaskan Perjuangan Ekonomi Kerakyatan dan Lawan Serakhnomic

    NEWS 8 Oktober 2026

    26 Tahun Banten, Yeremia Mendrofa Harap Banten Maju, Mandiri Sejahtera Berlandaskan Iman dan Takwa

    Berbagi Hidup dan Sehat Bersama, Kejati Banten Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di HUT Kejaksaan

    26 Tahun Banten, Legislator PDIP: Kita Harap Tidak Ada Lagi Orang Tua Bingung Anaknya Lulus Harus Kerja Di mana

    Konfercab XV PCNU Kabupaten Serang Segera Digelar, Gus Robi Bicara Estafet Kepemimpinan

    Recent Post

    APBD Banten 2027 Berisiko “Boncos”, Target Penerimaan Lesu, Ini kata Sekda Deden

    7 Oktober 2026

    Perusahaan hingga Mobil Mewah “Ngemplang” Pajak di Banten, Potensi Capai Ratusan Miliar

    7 Oktober 2026

    Dana Bantuan Kementan Dialihkan ke Perusahaan Keluarga, KOSMAK: Usut Tuntas Skema Porang Sidrap

    6 Oktober 2026

    Cek Kesehatan Gratis di Tanah Jawara Capai 7 Juta Jiwa

    6 Oktober 2026

    Kata Kemendagri Soal Pertumbuhan Ekonomi Banten

    5 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.