Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    ASDP Catat Peningkatan Arus Mudik, Heru Widodo: 6,8% Penumpang dan 18% Kendaraan

    19 Maret, 2026

    Arus Mudik Lebaran 2026 Lancar, Komisi III DPR RI Beri Apresiasi Dirut ASDP Heru Widodo

    19 Maret, 2026

    Polres Tangerang Kota Berhasil Tangkap 14 Terlapor, Ungkap Ragam Modus Curas Sepenjang Ramadan

    18 Maret, 2026

    Launching Bantuan Pangan Jelang Lebaran, Bulog Berikan Bantuan ke Lebak-Pandeglang

    18 Maret, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»KAMPUS»Mahasiswa KKM 49 UNIBA Ciptakan Alat Pengaduk Bumbu Kripik untuk Bantu UMKM
    KAMPUS

    Mahasiswa KKM 49 UNIBA Ciptakan Alat Pengaduk Bumbu Kripik untuk Bantu UMKM

    By Rizki Mubarok28 Agustus, 20252 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) kelompok 49 Desa Sobang, Banten menghadirkan inovasi berupa alat pengaduk bumbu kripik yang dirancang untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang kuliner, khususnya industri rumahan pengolahan makanan ringan.

    Inisiatif ini muncul sebagai respons terhadap permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku UMKM, di mana proses pencampuran bumbu pada keripik selama ini dilakukan secara manual. Metode manual ini dinilai kurang efisien, memakan waktu dan tenaga, serta seringkali menghasilkan kualitas produk yang tidak konsisten.

    “Selama ini, proses pencampuran bumbu masih dilakukan secara manual, sehingga membutuhkan waktu yang lama dan tenaga ekstra. Selain itu, hasilnya pun seringkali kurang merata,” ujar salah satu anggota tim KKM 49 Desa Sobang.

    Alat pengaduk bumbu kripik ini dirancang dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah didapatkan dan hemat biaya. Bentuknya menyerupai tabung dengan pengaduk di bagian dalam yang dapat digerakkan secara manual maupun dengan motor listrik sederhana. Desain ini memungkinkan keripik dan bumbu tercampur secara merata dalam waktu singkat tanpa merusak tekstur keripik.

    Selain efisien, alat ini juga mudah dibersihkan dan aman digunakan. Desain ergonomisnya memungkinkan alat ini dioperasikan oleh siapa saja, termasuk ibu rumah tangga dan pelaku UMKM, tanpa memerlukan keterampilan teknis khusus.

    Kehadiran alat pengaduk bumbu ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi para pelaku UMKM, seperti menghemat waktu dan tenaga dalam proses produksi, meningkatkan higienitas produk, menghasilkan bumbu yang tercampur merata, serta meningkatkan produktivitas yang berdampak positif pada potensi pendapatan.

    Ibu Wastini, seorang pengusaha keripik di Desa Sobang, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas inovasi ini.

    “Biasanya saya butuh waktu lama untuk mencampur bumbu, dan hasilnya pun tidak selalu merata. Dengan alat ini, pekerjaan jadi lebih cepat dan hasilnya lebih baik. Saya sangat terbantu,” ungkapnya.

    Mahasiswa KKM UNIBA berkolaborasi dengan UMKM ciptakan alat pengaduk bumbu kripik.

    Mahasiswa KKM UNIBA kelompok 49 berharap agar alat pengaduk bumbu kripik ini dapat terus digunakan dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi UMKM di Desa Sobang.

    “Kami berharap inovasi sederhana ini dapat mendukung UMKM dalam meningkatkan daya saing produk mereka di pasaran,” pungkas salah satu anggota tim KKM.

    Inovasi ini menjadi bukti nyata bahwa program KKM tidak hanya menjadi pengalaman belajar bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana untuk memberdayakan masyarakat dan memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh UMKM.**

    KKM UMKM UNIBA
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Asal-usul Nama Banten: Dari Mitologi hingga Fakta Sejarah

    ARTIKEL 21 Januari, 2025

    Tradisi dan Budaya Banten Zaman Kesultanan yang Masih Hidup Hingga Kini

    Silaturahmi Ramadan, Eks Napiter Ajak Warga Banten Jaga Stabilitas hingga Idul Fitri

    Heru Widodo Cek Posko Lebaran, ASDP Bantu Pemudik Dapatkan Tiket Kapal

    IWO-I Se-Banten Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama di Pandeglang

    Recent Post

    Serangan Andrie Yunus: IMM Sumenep Minta Usut Hingga Otak Intelektualnya

    18 Maret, 2026
    Heru Widodo Saat Menyapa Pengguna Jasa Penyebrangan ASDP

    Heru Widodo: Puncak Arus Mudik 18 Maret, 18.000 Kendaraan Sudah Check-in di Pelabuhan Merak

    18 Maret, 2026

    Heru Widodo: Arus Mudik 2026 Terbilang Lancar Berkat Kebijakan Strategis

    17 Maret, 2026

    Video Yusuf Manubulu Hina Islam Viral, Pengurus Harian Abdi Rakyar Laporkan ke Polisi

    16 Maret, 2026

    Video TikTok Yusuf Manubulu Sebut ‘Allah Seperti Mucikari’, Ormas KITA Laporkan ke Polisi Sebagai Dugaan Penistaan Agama

    16 Maret, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.