Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Pimpinan Komisi V DPRD Banten Rifky Hermiansyah Raih Ekbispar Award 2026 atas Program Pengembangan Wirausaha Pemuda

    06 Maret, 2026

    ASDP Indonesia Ferry Sambut Baik Mudik Gratis Angkutan Laut Kemenhub

    06 Maret, 2026

    Fuso Berkah Ramadan 2026: Siaga 24 Jam dan Berbagi Kebahagiaan untuk Pengemudi Truk

    05 Maret, 2026

    Danrem 064 Maulana Yusuf: Karya Bakti di Lebak Turunkan Angka Kemiskinan

    05 Maret, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Krisis Kepercayaan! BEM UNIBA Kritik Keras Tindakan Aparat
    NEWS

    Krisis Kepercayaan! BEM UNIBA Kritik Keras Tindakan Aparat

    By Rizki Mubarok29 Agustus, 20252 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bina Bangsa (BEM UNIBA) mengeluarkan pernyataan keras mengecam tindakan represif aparat kepolisian dalam aksi nasional yang berlangsung di sekitar Gedung DPR RI pada 28 Agustus 2025. Aksi tersebut berujung pada gugurnya seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan (23), menambah daftar panjang korban kekerasan aparat.

    Dalam pernyataannya yang disampaikan ke awak media pada Jum’at, 29 Agustus 2025, BEM UNIBA menyatakan bahwa insiden tragis ini merupakan bukti nyata kegagalan aparat negara dalam melindungi rakyat.

    “Seharusnya aparat menjadi pelindung, bukan justru menjadi pelaku kekerasan terhadap masyarakat yang menyampaikan aspirasi,” ujar Muhammad Wasal Falah, Kominfo BEM UNIBA.

    Lebih lanjut, BEM juga menyoroti bahwa kekerasan yang dialami oleh massa aksi, termasuk mahasiswa, buruh, dan masyarakat sipil, merupakan pelanggaran terhadap hak konstitusional untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Mereka menegaskan bahwa kebebasan berekspresi dan berpendapat adalah pilar penting dalam negara demokrasi.

    “Permintaan maaf dari institusi kepolisian tidak cukup untuk menghapus luka dan menggantikan nyawa yang hilang,” tegas Falah mewakili seluruh anggota BEM UNIBA.

    Mereka menuntut agar seluruh aparat yang terlibat dalam tindakan represif tersebut, baik yang berada di lapangan maupun yang memberikan komando, segera diproses hukum secara transparan dan akuntabel.

    Selain itu, BEM UNIBA juga menyoroti kondisi ekonomi nasional yang semakin memburuk, dengan melemahnya nilai tukar rupiah dan penurunan indeks saham. Mereka menilai bahwa instabilitas politik yang dipicu oleh tindakan represif aparat semakin memperparah krisis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

    Sebagai bentuk protes dan solidaritas, BEM UNIBA menyerukan kepada seluruh mahasiswa dan elemen masyarakat sipil untuk terus menyuarakan kebenaran dan menuntut keadilan.

    “Kami tidak akan berhenti sampai keadilan benar-benar ditegakkan,” lanjutnya.

    BEM UNIBA juga mengajak seluruh pihak untuk mengawal kasus ini hingga tuntas dan memastikan bahwa tidak ada lagi tindakan represif serupa di masa depan. Mereka menegaskan bahwa suara mahasiswa dan rakyat tidak akan pernah bisa dibungkam oleh intimidasi maupun kekerasan.***

    Aparat BEM UNIBA Keadilan
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Fuso Berkah Ramadan 2026: Siaga 24 Jam dan Berbagi Kebahagiaan untuk Pengemudi Truk

    NEWS 05 Maret, 2026

    Orang Tua Siswa SMK Arrasyadiyah di Kota Serang Keluhkan Beasiswa PIP Dipotong Rp1,5 Juta, Ini Kata Pihak Sekolah

    Kehidupan di Banten pada Masa Kolonial: Sebuah Tinjauan Sosial

    Sultan Ageng Tirtayasa: Pemimpin Legendaris yang Berjuang Melawan Belanda

    Pimpinan Komisi V DPRD Banten Rifky Hermiansyah Raih Ekbispar Award 2026 atas Program Pengembangan Wirausaha Pemuda

    Recent Post

    Modus WO Janji Pelunasan Khusus, Oknum Matel ACC BSD Malah Lakukan Penganiayaan dan Intimidasi

    04 Maret, 2026

    Kisah Septi : Dari Kelangitan di Kamboja di Kamboja Hingga Kebaikan Datang dari Demokrat Jabar

    04 Maret, 2026

    LPPL RSTG Diduga Jadi Sapi Perah Pribadi, Gagak Akan Demo di Kejagung

    04 Maret, 2026

    Politisi PDIP Ingatkan LPDP Bukan untuk Pansos, Ini Uang Rakyat!

    27 Februari, 2026

    LMND Serang Raya Soroti Kemiskinan dan Tata Kelola, Satu Tahun Pemerintah Budi Agis Dievaluasi

    24 Februari, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.