Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Matahukum Minta Jaksa Agung Panggil Staf Menkeu Terkait Dugaan Korupsi

    19 Januari, 2026

    Sekwil PWNU Banten Tegaskan Pentingnya Kemandirian dan Soliditas NU di Rapat Pleno PCNU Kota Serang

    16 Januari, 2026

    Situs Banten Girang Bakal Dijadikan Kawasan Wisata Sejarah, Demi Dongkrak Kunjungan Wisatawan

    16 Januari, 2026

    Mahasiswa Teknik Lingkungan Unbaja Kritik AMPAL Banten: Ngaku Aktivis Lingkungan Tapi Galian Ilegal Tak Dibahas

    16 Januari, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Krisis Kepercayaan! BEM UNIBA Kritik Keras Tindakan Aparat
    NEWS

    Krisis Kepercayaan! BEM UNIBA Kritik Keras Tindakan Aparat

    By Rizki Mubarok29 Agustus, 20252 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bina Bangsa (BEM UNIBA) mengeluarkan pernyataan keras mengecam tindakan represif aparat kepolisian dalam aksi nasional yang berlangsung di sekitar Gedung DPR RI pada 28 Agustus 2025. Aksi tersebut berujung pada gugurnya seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan (23), menambah daftar panjang korban kekerasan aparat.

    Dalam pernyataannya yang disampaikan ke awak media pada Jum’at, 29 Agustus 2025, BEM UNIBA menyatakan bahwa insiden tragis ini merupakan bukti nyata kegagalan aparat negara dalam melindungi rakyat.

    “Seharusnya aparat menjadi pelindung, bukan justru menjadi pelaku kekerasan terhadap masyarakat yang menyampaikan aspirasi,” ujar Muhammad Wasal Falah, Kominfo BEM UNIBA.

    Lebih lanjut, BEM juga menyoroti bahwa kekerasan yang dialami oleh massa aksi, termasuk mahasiswa, buruh, dan masyarakat sipil, merupakan pelanggaran terhadap hak konstitusional untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Mereka menegaskan bahwa kebebasan berekspresi dan berpendapat adalah pilar penting dalam negara demokrasi.

    “Permintaan maaf dari institusi kepolisian tidak cukup untuk menghapus luka dan menggantikan nyawa yang hilang,” tegas Falah mewakili seluruh anggota BEM UNIBA.

    Mereka menuntut agar seluruh aparat yang terlibat dalam tindakan represif tersebut, baik yang berada di lapangan maupun yang memberikan komando, segera diproses hukum secara transparan dan akuntabel.

    Selain itu, BEM UNIBA juga menyoroti kondisi ekonomi nasional yang semakin memburuk, dengan melemahnya nilai tukar rupiah dan penurunan indeks saham. Mereka menilai bahwa instabilitas politik yang dipicu oleh tindakan represif aparat semakin memperparah krisis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

    Sebagai bentuk protes dan solidaritas, BEM UNIBA menyerukan kepada seluruh mahasiswa dan elemen masyarakat sipil untuk terus menyuarakan kebenaran dan menuntut keadilan.

    “Kami tidak akan berhenti sampai keadilan benar-benar ditegakkan,” lanjutnya.

    BEM UNIBA juga mengajak seluruh pihak untuk mengawal kasus ini hingga tuntas dan memastikan bahwa tidak ada lagi tindakan represif serupa di masa depan. Mereka menegaskan bahwa suara mahasiswa dan rakyat tidak akan pernah bisa dibungkam oleh intimidasi maupun kekerasan.***

    Aparat BEM UNIBA Keadilan
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Sekwil PWNU Banten Tegaskan Pentingnya Kemandirian dan Soliditas NU di Rapat Pleno PCNU Kota Serang

    NEWS 16 Januari, 2026

    Mahasiswa Teknik Lingkungan Unbaja Kritik AMPAL Banten: Ngaku Aktivis Lingkungan Tapi Galian Ilegal Tak Dibahas

    Diduga Kuat Akibat Malpraktik di RS Hermina Serpong, Lansia Meninggal Dunia dengan Kerusakan pada Kedua Tangan

    Situs Banten Girang Bakal Dijadikan Kawasan Wisata Sejarah, Demi Dongkrak Kunjungan Wisatawan

    Kisah Pilu Seorang Trader: Pengkhianatan Exness yang Menghancurkan Harapan

    Recent Post

    Pemkot Serang Klarifikasi Biaya Pemeliharaan Kendaraan Dinas Walikota, Diduga Sedot Anggaran Miliaran Rupiah

    15 Januari, 2026

    ‎Pemkot Serang Terima Dua Aset, Kantor Disdukcapil dan Gedung Workshop DPUPR Kabupaten Serang

    15 Januari, 2026

    Abah Jempol di Kota Serang Tipu Korban Rp1 Miliar, Janjikan Lolos Seleksi Taruna Akpol

    15 Januari, 2026

    Aktivis Desak Kejagung Periksa Dr Robert Leonard

    15 Januari, 2026

    Serap Dana Desa Cikeusik Hampir 1 Miliar, AMBAS Akan Lapor ke APH

    14 Januari, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.