BANTENCORNER.COM – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 36 melaksanakan kegiatan perpustakaan keliling di salah satu desa binaan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya anak-anak, yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap bahan bacaan di Desa Kertasana, Pandeglang, Banten pada Rabu, 17 Juli 2025.
Sejak pagi, mobil yang dimodifikasi sebagai perpustakaan berjalan tampak dikerumuni anak-anak. Mereka dengan antusias memilih buku cerita, ensiklopedia bergambar, hingga komik edukatif yang disediakan. Suasana kian meriah saat beberapa mahasiswa membacakan dongeng dengan gaya interaktif, membuat anak-anak larut dalam imajinasi.
Menurut keterangan salah satu warga Desa Kertasana, masyarakat desa jarang bersentuhan langsung dengan buku karena jauh dari fasilitas perpustakaan. Ia menilai, kehadiran perpustakaan keliling menjadi “jembatan kecil yang bisa membuka wawasan lebih luas bagi generasi muda desa,” pungkasnya.
Bunga Inayatul Kaniyah Salah satu Mahasiswa Kkm 36 Bidang Pendidikan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian nyata mahasiswa kepada masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan literasi lebih dekat dengan masyarakat. Dengan perpustakaan keliling, kami berharap anak-anak desa dapat merasakan pengalaman membaca yang menyenangkan,” ujarnya.
Tak hanya anak-anak, beberapa orang tua pun turut hadir. Mereka mendukung penuh inisiatif ini karena menyadari pentingnya literasi sejak dini. Salah seorang warga mengatakan bahwa kegiatan tersebut membantu anak-anak mengisi waktu luang dengan kegiatan positif, bukan sekadar bermain gawai atau televisi.
Kegiatan perpustakaan keliling ini juga disertai dengan lomba membaca cepat dan mewarnai untuk anak-anak. Antusiasme terlihat dari banyaknya peserta yang mendaftar spontan. Hadiah sederhana yang disiapkan oleh mahasiswa KKM 36 pun menjadi penyemangat tersendiri bagi para peserta.
Program ini mendapatkan apresiasi dari aparat desa.
“Kami sangat terbantu dengan adanya mahasiswa KKM 36. Kegiatan ini bukan hanya bermanfaat secara edukasi, tetapi juga memberikan warna baru dalam kehidupan sosial masyarakat desa,” katanya.
Dengan semangat yang dibawa KKM 36, kegiatan perpustakaan keliling diharapkan dapat menjadi pemicu tumbuhnya budaya membaca di desa. Meski sederhana, langkah kecil ini diyakini mampu memberikan dampak besar dalam membangun generasi yang lebih cerdas dan berwawasan luas.***







