Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    BKSAP Fokus Buka Akses Selat Hormuz demi Kelancaran Logistik Indonesia

    10 April, 2026

    Ancaman Ketahanan Pangan! Pekerja Penggilingan Minta Tolong ke Komisi IV

    09 April, 2026

    Optimisme Lawan Teror: Projo Ingatkan Pengalaman Bangsa Saat Pandemi

    08 April, 2026

    PKBM Daguina Gelar UPK Paket C, Bukti Pendidikan Nonformal Kian Berkualitas

    08 April, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»LBH Ansor Bantu Istri Korban Brutalnya Pengawal Habib Bahar

    LBH Ansor Bantu Istri Korban Brutalnya Pengawal Habib Bahar

    Imam Tantowi22 September, 20252 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER.COM – Fitri Yulita, istri jamaah pengajian bernama Rida yang menjadi korban pengeroyokan pengawal Habib Bahar, akhirnya buka suara. Ia melaporkan kasus penganiayaan brutal itu ke Mapolres Kota Tangerang dengan didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor, Pada Senin (23/9/2025).

    Dengan wajah sedih bercampur marah, Fitri menegaskan suaminya tidak melakukan hal yang dituduhkan. Menurutnya, Rida hanya ingin bersalaman dengan Habib Bahar Bin Smith usai acara pengajian. Namun, niat baik itu justru berujung malapetaka.

    “Suami saya cuma mau salaman, bukan macam-macam. Tapi tiba tiba dituduh mau nyolok mata Habib, lalu dipukuli ramai-ramai,” ungkap Fitri usai membuat laporan.

    Fitri mengaku trauma dengan kejadian tersebut. Ia menyaksikan langsung bagaimana suaminya dihajar habis habisan oleh pengawal hingga terkapar tak berdaya. Pukulan dan tendangan bertubi tubi membuat tubuh Rida penuh luka lebam.

    Tidak hanya itu, motor dan handphone milik suaminya pun masih ditahan oleh panitia pengajian. Fitri menilai tindakan itu semakin memperparah penderitaannya.

    “Bukan hanya dipukuli, barang barang suami saya juga masih ditahan. Ini sungguh keterlaluan,” tambahnya.

    Bahkan saat ini, Rida masih dirawat intensif di RSUD Kabupaten Tangerang. Kondisinya lemah dan memerlukan perawatan medis secara intensif. Fitri berharap aparat segera bertindak agar pelaku kekerasan ditangkap dan diadili.

    LBH Ansor yang mendampingi pelaporan menyebut kasus ini sebagai tindak pidana murni. Mereka mendesak polisi tidak ragu menindak siapa pun yang terlibat, termasuk pengawal Habib Bahar.

    “Ini jelas penganiayaan berat. Korban harus dilindungi dan pelaku wajib diproses hukum,” tegas Arkiyan perwakilan LBH Ansor

    Hingga berita ini diturunkan, pihak Habib Bahar maupun panitia pengajian belum memberikan tanggapan resmi. Aparat kepolisian juga belum mengumumkan perkembangan lebih lanjut terkait laporan Fitri.

    Kekerasan ini memicu kecaman publik. Banyak pihak menilai tindakan pengawal Habib Bahar telah mencoreng nilai-nilai keagamaan dan menjadikan acara pengajian sebagai arena pengeroyokan.

    Fitri menegaskan, dirinya tidak akan berhenti mencari keadilan. “Saya hanya ingin suami saya diperlakukan manusiawi dan pelaku dihukum sesuai hukum yang berlaku,” tutupnya.

    Habib bahar Keadilan Kekerasan LBH ansor Pengajian

    Related Posts

    HUKRIM

    Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Dugaan Persekusi Kader Banser di Tangerang

    31 Januari, 2026
    NEWS

    GP Ansor Tangsel Dampingi Warga Kurang Mampu, Perjuangkan Akses Pendidikan dan Kemandirian Usaha

    27 Januari, 2026
    NEWS

    PW MDS RA Banten Gelar Diskusi Bedah Buku “Agama Kerja”, Perkuat Etos Kerja dan Spirit Pengabdian

    24 Januari, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Kritik Anggaran Belanja Buah Durian hingga Kue Ulang Tahun di Biro Umum Banten Habiskan Puluhan Juta, Mahasiswa: Hamburkan APBD

    NEWS 07 April, 2026

    Pengeroyokan Petugas Keamanan di Movenpick Carita, Satu Pelaku Diduga Anak Lurah Umbul Tanjung

    PKBM Daguina Gelar UPK Paket C, Bukti Pendidikan Nonformal Kian Berkualitas

    Kisah Konflik Internal Kesultanan Banten dan Campur Tangan Belanda

    Menguak Sejarah Panjang dan Ritual Keagamaan di Makam Sultan Maulana Hasanuddin

    Recent Post

    Kritik Anggaran Belanja Buah Durian hingga Kue Ulang Tahun di Biro Umum Banten Habiskan Puluhan Juta, Mahasiswa: Hamburkan APBD

    07 April, 2026

    Bawa Visi Baru, Pramuka Banten Akan Olah Sampah Jadi Pupuk

    07 April, 2026

    Ketua DPRD: Musrenbang 2027 Jadi Kunci Wujudkan Kota Serang Lebih Maju

    06 April, 2026

    DPRD Serang Siap Kawal Iklim Usaha Kondusif untuk Investor

    02 April, 2026

    DPD GMPK Banten Apresiasi Kebijakan Pemerintah: Jaga Stabilitas Harga BBM di Tengah Ketidakpastian Global

    01 April, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.