Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Kematian Bharatu Laurentiis Valdo: GMPK Desak Transparansi dan Pertanggungjawaban Institusi Polri

    21 Oktober 2026

    Hadir di Tengah Rakyat, Komunitas Kuntul Ngebul Salurkan Baksos dan Promosikan Wisata Ujung Kulon

    21 Oktober 2026

    Andra Soni Pastikan Keselamatan Penumpang KMP Batumandi Terbakar Jadi Prioritas

    21 Oktober 2026

    Andra Usul Raperda Penyertaan Modal

    21 Oktober 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Lewat Program CHIPS, Kota Serang Dorong Digitalisasi Pengelolaan Sampah

    Lewat Program CHIPS, Kota Serang Dorong Digitalisasi Pengelolaan Sampah

    Bantencorner.com21 Oktober 20252 Mins Read NEWS
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Kepala Dinas LH Kota Serang, Farach Richi
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER – Pengelolaan sampah menjadi isu krusial di banyak kota besar, dan Kota Serang tidak terkecuali. Untuk mengatasi tantangan ini, Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menginisiasi sebuah program inovatif bernama CHIPS, yang singkatan dari Cara Hebat Ikut Pengelolaan Sampah. Program ini diharapkan menjadi solusi terintegrasi yang tidak hanya mengurangi volume sampah tetapi juga mengubah perilaku masyarakat terkait pengelolaan sampah.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang dan sekaligus inisiator program CHIPS, Farach Richi, menjelaskan bahwa pengelolaan sampah di Kota Serang menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah di sumbernya.

    “Kami menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah, yang berkontribusi pada meningkatnya volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong,” ujar Farach.

    Program CHIPS dirancang sebagai ekosistem pengelolaan sampah berbasis digital yang memungkinkan masyarakat untuk lebih mudah berpartisipasi dalam pengelolaan sampah. Melalui platform digital CHIPS, masyarakat dapat melaporkan sampah terpilah, memantau nilai ekonomi sampah yang mereka kelola, dan menerima insentif berupa poin atau diskon untuk partisipasi mereka.

    Menurut Farach, CHIPS juga bertujuan untuk memperkuat kelembagaan bank sampah di Kota Serang.

    “Kami akan memperkuat kapasitas manajemen dan operasional bank sampah yang ada melalui pelatihan dan integrasi digital,” tambahnya.

    Salah satu tujuan utama program ini adalah untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPAS, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik.

    Program ini bukan hanya menjadi inisiatif pemerintah, namun juga melibatkan berbagai sektor swasta, komunitas, dan akademisi. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pengesahan peraturan yang lebih ketat mengenai pembatasan plastik, salah satu regulasi yang menjadi fokus program CHIPS.

    Farach Richi juga menyatakan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata.

    “Kami membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Dengan adanya platform CHIPS, masyarakat dapat secara langsung berkontribusi dan merasakan manfaat dari pengelolaan sampah, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi,” jelasnya.

    Untuk tahap awal, program CHIPS akan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dengan pengembangan platform digital dan pelatihan kepada pengelola bank sampah di beberapa wilayah percontohan. Dalam jangka panjang, proyek ini diharapkan dapat memperluas implementasinya ke seluruh Kota Serang, sekaligus menjadi model yang bisa diadopsi oleh kota lain di Indonesia.

    Farach menambahkan bahwa meskipun tantangan besar masih ada, proyek ini menawarkan sebuah langkah konkret untuk mewujudkan Kota Serang yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

    “Kita tidak hanya berfokus pada pengelolaan sampah, tetapi juga pada perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan,” tutupnya.***

    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Festival Santri Lebak 2026 Siap Digelar, Ketua GP Ansor Lebak: Ini adalah Lebaran Para Santri

    Budaya & Tradisi 15 Oktober 2026

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, PMII Unpam dan SWOT Banten Geruduk Kantor DPRD Bawa 10 Tuntutan

    Cegah Pinjol dan Judol, Fakultas Hukum Unpam Edukasi Siswa SMAN 1 Kragilan

    Wisuda ke-15, UNBAJA Dorong Lulusan Berdaya Saing dan Berintegritas

    Menguak Sejarah Panjang dan Ritual Keagamaan di Makam Sultan Maulana Hasanuddin

    Recent Post

    Perubahan Struktur Perangkat Daerah di Banten

    21 Oktober 2026

    GP Ansor Dorong KH Abbas Abdul Jamil Jadi Pahlawan Nasional

    20 Oktober 2026

    Hilirisasi Mineral Terus Jadi Strategis Dongkrak Kinerja Ekonomi

    20 Oktober 2026

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, PMII Unpam dan SWOT Banten Geruduk Kantor DPRD Bawa 10 Tuntutan

    19 Oktober 2026

    Grand Final Kang Nong 2026 Sukses Digelar, HIPMI Kabupaten Serang Siap Kolaborasi Dorong PAD Lewat Pariwisata

    18 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.