Close Menu
Bantencorner.comBantencorner.com

    Berita Terbaru

    Selengkapnya

    Fuso Berkah Ramadan 2026: Siaga 24 Jam dan Berbagi Kebahagiaan untuk Pengemudi Truk

    05 Maret, 2026

    Danrem 064 Maulana Yusuf: Karya Bakti di Lebak Turunkan Angka Kemiskinan

    05 Maret, 2026

    Modus WO Janji Pelunasan Khusus, Oknum Matel ACC BSD Malah Lakukan Penganiayaan dan Intimidasi

    04 Maret, 2026

    Kisah Septi : Dari Kelangitan di Kamboja di Kamboja Hingga Kebaikan Datang dari Demokrat Jabar

    04 Maret, 2026
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Bantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Bantencorner.comBantencorner.com
    • HOME
    • NEWS
    • PERSPEKTIF
    • KAMPUS
    • FIGURE
    • BANTENPEDIA
    • TRAVEL
    Home»NEWS»Lewat Program CHIPS, Kota Serang Dorong Digitalisasi Pengelolaan Sampah
    NEWS

    Lewat Program CHIPS, Kota Serang Dorong Digitalisasi Pengelolaan Sampah

    By Bantencorner.com21 Oktober, 20252 Mins Read
    Copy Link Twitter WhatsApp Facebook
    Kepala Dinas LH Kota Serang, Farach Richi
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANTENCORNER – Pengelolaan sampah menjadi isu krusial di banyak kota besar, dan Kota Serang tidak terkecuali. Untuk mengatasi tantangan ini, Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menginisiasi sebuah program inovatif bernama CHIPS, yang singkatan dari Cara Hebat Ikut Pengelolaan Sampah. Program ini diharapkan menjadi solusi terintegrasi yang tidak hanya mengurangi volume sampah tetapi juga mengubah perilaku masyarakat terkait pengelolaan sampah.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang dan sekaligus inisiator program CHIPS, Farach Richi, menjelaskan bahwa pengelolaan sampah di Kota Serang menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah di sumbernya.

    “Kami menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah, yang berkontribusi pada meningkatnya volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong,” ujar Farach.

    Program CHIPS dirancang sebagai ekosistem pengelolaan sampah berbasis digital yang memungkinkan masyarakat untuk lebih mudah berpartisipasi dalam pengelolaan sampah. Melalui platform digital CHIPS, masyarakat dapat melaporkan sampah terpilah, memantau nilai ekonomi sampah yang mereka kelola, dan menerima insentif berupa poin atau diskon untuk partisipasi mereka.

    Menurut Farach, CHIPS juga bertujuan untuk memperkuat kelembagaan bank sampah di Kota Serang.

    “Kami akan memperkuat kapasitas manajemen dan operasional bank sampah yang ada melalui pelatihan dan integrasi digital,” tambahnya.

    Salah satu tujuan utama program ini adalah untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPAS, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik.

    Program ini bukan hanya menjadi inisiatif pemerintah, namun juga melibatkan berbagai sektor swasta, komunitas, dan akademisi. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pengesahan peraturan yang lebih ketat mengenai pembatasan plastik, salah satu regulasi yang menjadi fokus program CHIPS.

    Farach Richi juga menyatakan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata.

    “Kami membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Dengan adanya platform CHIPS, masyarakat dapat secara langsung berkontribusi dan merasakan manfaat dari pengelolaan sampah, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi,” jelasnya.

    Untuk tahap awal, program CHIPS akan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dengan pengembangan platform digital dan pelatihan kepada pengelola bank sampah di beberapa wilayah percontohan. Dalam jangka panjang, proyek ini diharapkan dapat memperluas implementasinya ke seluruh Kota Serang, sekaligus menjadi model yang bisa diadopsi oleh kota lain di Indonesia.

    Farach menambahkan bahwa meskipun tantangan besar masih ada, proyek ini menawarkan sebuah langkah konkret untuk mewujudkan Kota Serang yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

    “Kita tidak hanya berfokus pada pengelolaan sampah, tetapi juga pada perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan,” tutupnya.***

    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terpopuler

    Fuso Berkah Ramadan 2026: Siaga 24 Jam dan Berbagi Kebahagiaan untuk Pengemudi Truk

    NEWS 05 Maret, 2026

    Kehidupan di Banten pada Masa Kolonial: Sebuah Tinjauan Sosial

    Sultan Ageng Tirtayasa: Pemimpin Legendaris yang Berjuang Melawan Belanda

    Nyimas Gamparan, Pendekar Perempuan Gerilyawan Perang Cikande Melawan Kolonial

    Peran Banten dalam Penyebaran Islam di Jawa dan Sumatera

    Recent Post

    LPPL RSTG Diduga Jadi Sapi Perah Pribadi, Gagak Akan Demo di Kejagung

    04 Maret, 2026

    Politisi PDIP Ingatkan LPDP Bukan untuk Pansos, Ini Uang Rakyat!

    27 Februari, 2026

    LMND Serang Raya Soroti Kemiskinan dan Tata Kelola, Satu Tahun Pemerintah Budi Agis Dievaluasi

    24 Februari, 2026

    Ramadan Tanpa Khawatir Harga Mahal, Bulog Lebak-Pandeglang Siapkan Pasokan Melimpah dan Pasar Murah

    24 Februari, 2026

    Mantan Direktur PT ARA Jadi DPO RI-Cina, Diduga Gelapkan Ratusan Miliar

    24 Februari, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Kontak

    Jl. Akses Gedung/Perumahan Pondok Angsana Indah 1 Kasemen

    • red.bantencorner@gmail.com
    • +62 857-1947-9969
    • News
    • Politik
    • Parlemen
    • Hukrim
    • Regional
    • Feature
    • News
    • Perspektif
    • Figure
    • Info Loker
    • Kolom
    • Jadi Kolumnis
    • Kirim Opini
    • S&K
    • FAQ
    • Kolaborasi
    • Media Partner
    • Sponsorship
    • Iklan & Adv
    • Iklan Baris
    • © 2024 Bantencorner.com
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Peta Situs
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.